Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah warga Pati mulai merapat ke Gedung DPR jelang demo 27 Agustus 2026.

Tampak spanduk-spanduk tuntutan mulai terpasang di pagar Gedung DPR.

"Adanya berita bahwa aksi pada tanggal 27 itu berita tidak benar, kita tetap konsisten," ujar Anggota Tim Advokasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Vander, pada Rabu (26/8/2026).

Pihak kepolisian juga terlihat berjaga di depan Gedung DPR.

Diketahui, tuntutan utama AMPB dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI ialah pengesahan RUU Perampasan Aset hingga penerapan hukuman mati bagi koruptor.

Baca Juga Jelang Demo 27 Agustus di Jakarta, Analis Minta DPR-Pemerintah Tindaklanjuti Aspirasi Rakyat di https://www.kompas.tv/nasional/687434/jelang-demo-27-agustus-di-jakarta-analis-minta-dpr-pemerintah-tindaklanjuti-aspirasi-rakyat



#demo #dpr #pati

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/687448/situasi-terkini-dpr-jelang-demo-27-agustus-2026-spanduk-tuntutan-mulai-terbentang
Transkrip
00:04selamat menikmati
00:30terima kasih
01:13terima kasih
01:36terima kasih
02:07terima kasih
02:11terima kasih
02:16terima kasih
02:19terima kasih
02:22terima kasih
02:22terima kasih
02:29terima kasih
02:32terima kasih
02:40terima kasih
02:42terima kasih
03:03terima kasih
03:11terima kasih
03:35terima kasih
03:38terima kasih
03:38terima kasih
03:40terima kasih
03:50terima kasih
03:52terima kasih
03:52terima kasih
03:52terima kasih
04:00terima kasih
04:04terima kasih
04:06terima kasih
04:06terima kasih
04:14terima kasih
04:16terima kasih
04:16terima kasih
04:26terima kasih
04:28terima kasih
04:28terima kasih
04:29terima kasih
04:38terima kasih
04:41terima kasih
04:42terima kasih
04:42terima kasih
04:49terima kasih
04:53terima kasih
04:55terima kasih
05:05terima kasih
05:07terima kasih
05:08terima kasih
05:10terima kasih
05:38terima kasih
05:42terima kasih
05:44terima kasih
05:46terima kasih
05:48terima kasih
05:49terima kasih
05:51terima kasih
05:53terima kasih
05:54terima kasih
05:56terima kasih
05:57terima kasih
05:57terima kasih
05:58terima kasih
05:59terima kasih
06:00terima kasih
06:02ini masih belum kita putuskan
06:04untuk menyampaikan hal tersebut karena donasi
06:05masih diberikan oleh masyarakat
06:14terkait itu
06:16nanti kami akan berikan
06:18statement resmi, kebetulan
06:20teman-teman AMPB juga memiliki
06:22tim advokasi, nanti untuk
06:24mengenai hal tersebut disampaikan
06:26langsung oleh teman-teman advokasi
06:30intinya nanti akan kita sampaikan
06:44menurut kami belum memuaskan
06:46kenapa? lagi-lagi
06:48masyarakat kita tidak
06:50percaya dengan janji-janji manis
06:52jadi kehadiran kami sebenarnya datang
06:54ke sini, dengan adanya
06:56berita seperti itu, kami ingin
06:58ketegasan, kami ingin
06:59pemberitaan yang jelas dan juga
07:01kami ingin ada pernyataan secara tertulis
07:04sehingga itu bisa dijadikan jaminan
07:07bagi masyarakat terhadap
07:09pengesahan ero perampasan aset
07:11sekali lagi kami tegaskan, kami bukan
07:13memburuk-burukan pengesahan ini
07:15satu, kami juga pengen ada
07:17ketelebatan masyarakat
07:20partisipasi masyarakat
07:21terhadap ero perampasan aset
07:22yang kedua, karena ini sudah lama
07:25menjadi pembahasan
07:26jadi kami merasa tidak perlu untuk
07:29dilama-lamakan
07:30ini sangat genting
07:32berhubung tindak pidana korupsi di Indonesia
07:34semakin banyak
07:36jadi bukan dalam hal kita ingin
07:39memburuk-burukan agar kemudian hasilnya buruk
07:41bukan, justru kami ingin mendesak
07:43agar proses pengesahan ini
07:45proses pembahasan ero perampasan aset
07:47diseriuskan dan menjadi
07:49program legislasi nasional di DPR
07:51Ketegasan seperti apa Bang yang diinginkan
07:53apakah memang harus menghadap
07:55menghadap DPR begitu untuk ngobrol bareng
07:57atau bagaimana?
07:58Sejak awal kami sudah sampaikan bahwa
07:59kami sangat menerima audiensi
08:02yang dilakukan di DPR
08:05dan kemudian yang kedua
08:06apabila ini tidak bisa disangkan
08:08segera mungkin
08:09kami ingin pernyataan tertulis
08:12jaminan kepada rakyat
08:14bahwa DPR sebagai wakil rakyat itu
08:17serius terhadap penguntukan ero perampasan aset
08:21begitu
08:21Bang, apakah ada
08:23hasil lanjutan rencananya Bang
08:25apabila mungkin audiensi tidak memungkinkan Bang?
08:28Saat ini kami masih fokus di tanggal 27
08:29mengenai bagaimana kemudian tindak lanjut
08:32itu kita akan lihat hasil di tanggal 27
08:34yang pasti kami rasa
08:36ketika DPR serius terhadap persoalan ini
08:40harusnya akan kami diundang
08:42untuk melakukan audiensi
08:44sekaligus juga teman-teman DPR
08:46bisa memberikan pernyataan secara resmi
08:48secara tertulis sebagai jaminan terhadap rakyat yang tadi kami telah sampaikan
08:52Pak Izan, apa lagi?
08:54Soal posku, itu kan posku dipikirkan sekarang
08:56apakah sampai dimana besok?
08:57Ya, didirikan sampai besok
08:59Menginap lagi?
09:00Untuk menginap itu belum bisa kita pastikan
09:03karena kita menghindari
09:06masa yang begitu banyak
09:07dan kemudian lagi-lagi saya mau tegaskan
09:09keperangkatan kami dari Pati
09:11dan sampai ke Jakarta itu
09:12cukup membuat kekhawatiran teman-teman ya
09:15terhadap keselamatan masa hari ini
09:17Nah, makanya
09:18untuk pertimbangan-pertimbangan itu
09:20belum bisa kami sampaikan
09:22nanti kami akan sampaikan ketika sudah kita putuskan
09:28Betul, ini sebenarnya tujuannya selain untuk
09:30literasi ya
09:32atau juga ruang untuk masyarakat berkomunikasi dengan kita
09:34ini juga sebagai tempat untuk
09:37memberikan donasi
09:44Cara baru nonton di Smart TV
09:46Nonton live streaming
09:48dan ribuan tayangan Kompas Gramedia
09:50langsung dari Smart TV kamu
09:52Cara installnya
09:54Buka Google Play Store di Smart TV kamu
09:57Cari Kompas TV melalui pencarian
10:00Pilih aplikasi lalu install
10:02Selesai
10:03Kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
10:07Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga
Komentar

Dianjurkan