Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah sebelumnya menjadi perhatian pasar, PT Danantara Sumber Daya Indonesia atau DSI kini memperkenalkan secara resmi jajaran pimpinan dan model bisnisnya.

Jajaran pimpinan DSI diisi Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama, Sinthya Roesly sebagai Direktur Keuangan, Nur Hidayat Udin sebagai Direktur Manajemen Risiko, serta Ivan Herdiansyah Baely sebagai Direktur Legal dan Kepatuhan.

Sementara posisi Presiden Komisaris diisi M. Syaifurrahman Noer, dengan Komisaris Harold Tjiptadjaja, Tony Wenas, dan Mari Elka Pangestu.

Dalam model baru ini, DSI menekankan aspek tata kelola dan transparansi, dengan memanfaatkan data ekspor yang sudah tersedia di berbagai sistem pemerintah.

Data tersebut akan dikonsolidasikan dan dianalisis untuk mengidentifikasi potensi praktik under-invoicing dan transfer pricing, sekaligus memastikan nilai sumber daya alam Indonesia dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi perekonomian.

DSI menargetkan peran sebagai perantara ekspor dapat berjalan secara sistematis hingga akhir 2026.

Selanjutnya, efektivitas model ini akan dievaluasi untuk menentukan langkah DSI berikutnya.

Baca Juga 81 Tahun Mahkamah Agung, Transformasi dan Inovasi Penegakan Hukum | MA NEWS di https://www.kompas.tv/nasional/687440/81-tahun-mahkamah-agung-transformasi-dan-inovasi-penegakan-hukum-ma-news

#dsi #danantara #direksi #komisarisdsi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687442/danantara-secara-resmi-umumkan-jajaran-direksi-dan-komisaris-dsi-sapa-pagi
Transkrip
00:00Saudara PT Danantara Sumber Daya Indonesia atau DSI
00:04resmi memperkenalkan jajaran direksi dan komisaris
00:07sekaligus memaparkan peran dan juga model bisnisnya
00:10dalam tata kelola ekspor sumber daya alam Indonesia.
00:14Pengenalan ini jadi momentum untuk memberikan kejelasan kepada pasar
00:18mengenai peran DSI, apa yang dilakukan,
00:21serta arah kerja perusahaan dalam tata kelola ekspor sumber daya alam.
00:31Setelah sebelumnya menjadi perhatian pasar,
00:34PT Danantara Sumber Daya Indonesia atau DSI
00:37kini memperkenalkan secara resmi jajaran pimpinan dan model bisnisnya.
00:42Jajaran pimpinan DSI diisi Luke Thomas Mahoney sebagai Direktur Utama,
00:47Cynthia Rosli sebagai Direktur Keuangan,
00:50Nurhidayat Udin sebagai Direktur Manajemen Risiko,
00:53serta Ivan Herdiansyah Bayli sebagai Direktur Legal dan Kepatuhan.
00:58Sementara, posisi Presiden Komisaris diisi M. Syaifur Rahman Nur
01:03dengan Komisaris Harold Cipta Jaya, Tony Wenas, dan Mari Elka Pangestu.
01:10Dalam model baru ini, DSI menekankan aspek tata kelola dan transparansi
01:15dengan memanfaatkan data ekspor yang sudah tersedia di berbagai sistem pemerintah.
01:20Data tersebut akan dikonsolidasikan dan dianalisis
01:24untuk mengidentifikasi potensi praktik under-invoicing dan transfer pricing,
01:29sekaligus memastikan nilai sumber daya alam Indonesia
01:32dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi perekonomian.
01:36Terima kasih telah menonton!
01:39Terima kasih telah menonton!
01:41Terima kasih telah menonton!
01:42Mandat DSI utamanya kan untuk mencegah atau memitigasi dari under-invoicing
01:45dan terakhir mencapai mandat konstitusional,
01:49di mana sumber daya dari Indonesia
01:51mencapai kepercayaan dari Indonesia.
01:54Jadi, sejak kita berjalan ke model baru,
01:57fokus besar adalah di kontinuitan ekspor,
02:00memastikan kita tidak menghubungan ekspor,
02:03dan kita menambahkan kepercayaan proses.
02:05Mandat DSI utamanya kan untuk mencegah atau memitigasi
02:11dari under-invoicing dan transfer pricing
02:13dengan cara apa?
02:14Tadi menciptakan suatu sistem dengan tata kelola ekspor yang
02:18lebih transparan, lebih kredibel,
02:21kemudian akan menimbulkan suatu confidence ya
02:24dari sisi pasar, sehingga tadi dengan adanya confidence itu
02:28maka tadi harga jual dari produsen akan bisa lebih tinggi,
02:32kemudian juga buyers di luar,
02:33importir di luar negeri juga akan lebih confidence
02:36untuk beli komoditi Indonesia dibandingkan dengan negara lainnya.
02:40Nah, saat ini fokus kita ke tiga komoditas itu tadi,
02:43sawit, cpo, apa namanya, coal,
02:46dan juga paduan besi ya, terfero aloi.
02:51DSI menargetkan peran sebagai perantara ekspor
02:54dapat berjalan secara sistematis hingga akhir 2026.
02:59Selanjutnya, efektivitas model ini akan dievaluasi
03:02untuk menentukan langkah DSI berikutnya.
03:05Sekali lagi, tiga.
Komentar

Dianjurkan