00:01Terima kasih, Anda masih di Kompas Siang.
00:04Saudara keberadaan gunungan sampah di TPS ilegal di Celincing, Jakarta Utara meresahkan warga.
00:10Tak hanya aroma tak sedap, warga sekitar juga mengkhawatirkan dampak dari gunungan sampah yang dapat menimbulkan penyakit bagi warga.
00:24Tumpukan sampah telah melebihi ketinggian rumah warga di Jalan Reformasi, Celincing, Jakarta Utara.
00:30Lahan sampah seluas 6 hektare ini merupakan TPS ilegal yang masih beraktivitas untuk pembuangan sampah.
00:36Keberadaan TPS ilegal di lokasi ini telah membuat resah warga.
00:40Tak hanya terganggu karena aroma yang tak sedap, warga juga khawatir dengan penyakit yang ditimbulkan.
00:46Warga telah membuat laporan terkait TPS ilegal tersebut.
00:54Dan Saudara Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti tumpukan hamparan sampah yang terjadi di kawasan Celincing, Jakarta Utara.
01:01Pramono meminta agar pihak swasta pengelola sampah tersebut diberhentikan dan disangsi atas pembuangan sampah secara ilegal.
01:10Dipastikan tumpukan sampah tersebut merupakan hasil pengolahan sampah hotel, restoran, dan kafe yang dilakukan oleh pihak swasta secara ilegal.
01:23Sampah yang ada di Celincing, saya juga sudah mendapatkan laporan bahwa di TPS Liar Nagrak Celincing itu pengelolahannya adalah swasta.
01:38Dan itu tidak ada kaitannya dengan pemerintah DKI Jakarta.
01:44Sampah itu tempatnya di PT Granito dan Almarhum Ibu Yusi sebagai tempat penimunan sampah itu.
01:56Seperti yang saya sampaikan, saya sudah meminta kepada Dinas Komunik Votik dan juga jajaran terkait,
02:03siapapun yang melakukan ini untuk yang pertama diumumkan kepada publik, ini tadi sebagian-bagian dari hukuman kepada publik,
02:11karena sampah yang diambil itu semuanya dari hurika, hotel, restoran, kafe.
02:17Sehingga dia mendapatkan biaya untuk mengangkut sampahnya tetapi ditimpun sembarangan.
02:22Maka untuk itu saya minta kepada OPDI terkait untuk mengambil langkah tegas,
02:26memberhentikan, dan memberikan saksi kepada yang bersangkutan.
Komentar