00:00Anda kembali di Kompas Siang.
00:02Saudara Korlantas Polri melakukan olah TKP terkait kecelakaan drug race yang menewaskan 8 penonton.
00:08Proses olah TKP menggunakan teknologi canggih.
00:15Tim Subdit Laka Ditgakum Korlantas Mabes Polri bersama Direkturat Lalu Lintas Polda Sulawesi Utara
00:21menggelar olah TKP menggunakan teknologi Traffic Accident Analysis.
00:25Di antaranya laser scanner serta drone untuk memetakan kondisi lokasi kecelakaan.
00:31Dua perangkat laser scanner ditempatkan di sejumlah titik penting lintasan,
00:36sementara drone diterbangkan merekam lokasi secara menyeluruh.
00:40Teknologi ini memungkinkan petugas merekonstruksi kondisi lintasan secara digital,
00:45termasuk posisi kendaraan, titik benturan, dan lokasi para korban hingga kecepatan kendaraan.
00:50Penggunaan teknologi ini dilakukan untuk membantu polisi mengungkap secara lebih akurat
00:56kronologi kecelakaan, sekaligus mendukung proses pembuktian dalam perkara tersebut.
01:03Secara ilmiah untuk mengungkap kejadian dan pasca secara visual,
01:15tiga dimensi, nanti hasil yang didapatkannya.
01:21Dan delapan warga yang menjadi korban dalam kecelakaan pada ajang balap drug race
01:26di Kota Mobagu, Sulawesi Utara dimakamkan.
01:28Sejumlah korban lain masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
01:36Proses pemakaman korban balap drug race dihadiri sejumlah pejabat pemerintah Kota Mobagu
01:42bersama jajaran Forko Pimda.
01:44Beberapa panitia kegiatan drug race juga turut hadir menyampaikan bela sungkawa
01:48dan memberikan dukungan kepada keluarga korban.
01:50Delapan warga Kota Mobagu meninggal setelah sebuah mobil pebalap kehilangan kendali
01:55dan menabrak kerumunan penonton pada Minggu 9 Agustus.
02:00Sebagian korban luka kini dirujuk ke rumah sakit Prof. Kando Monado.
02:09Kita fokus untuk keluarga yang berduka, yang meninggal dunia.
02:16Tentu secara pribadi kami juga telah melakukan langkah-langkah membantu.
02:26Dan kita juga fokus pada yang masih dirawat di rumah sakit.
02:31Ya semoga cepat disembuhkan, kita akan menjamin bahwa keluarga korban atau korban yang ada di rumah sakit
02:40akan kami kawal.
02:41Sampai insya Allah sampai semua.
03:12Baik diri dan saudara, dari hasil olah TKP dengan menggunakan alat skener digital
03:20untuk menghasilkan visual tiga dimensi ini, kami belum bisa memastikan fakta apa yang didapat dari hasil skener ini.
03:32Sebab pelaksanaan ini dilakukan secara maraton dan dari informasi yang kami dapat
03:42itu akan dilakukan 2x24 jam untuk mempercepat agar proses penelidikan keharusia ini akan cepat terkelesaikan.
03:56Jadi saksi-saksinya, kalau tadi olah TKP sudah dilakukan, lalu saksi-saksinya siapa saja, pihak dari mana saja yang sudah
04:03diperiksa?
04:04Apakah sopir atau pengendara dari drug race ini juga sudah dimintai keterangan?
04:13Terkait saksi yang sudah diperiksa oleh penyidik pokoknya sekotamu baru itu,
04:19kurang lebih kecil itu sudah berada 12 orang yang sudah diperiksa, termasuk anfitriah.
04:27Dan rencananya akan menyasar juga ke pihak pemerintah kotak Bama Babu yang meneluarkan izin.
04:35Dan untuk sopir sendiri, setelah kami konfirmasi itu belum dapat dilakukan peneritaan.
04:42Sebab pasca kejadian terjadi, sang sopir itu sempat dirujuk ke rumah sakit di Manado.
04:48Karena mengalami benturan di kepala.
04:53Namun oleh pihak kepolisian sendiri akan meminta reka medik dari dokter yang menyatakan bahwasannya,
05:01pihak sopir yang mengemudi mobil balap ini benar-benar mengalami benturan di bagian kepala.
05:08Jadi pihak sopir atau sopir pengendara ini belum bisa dimintai keterangan karena masih di rumah sakit begitu.
05:17Lalu kalau pemeriksaan dari pemerintah, kemudian panitia, sebenarnya kegiatan ini izinnya seperti apa?
05:27Ya memang dari awal setelah kami pasca kejadian, setelah kami konfirmasi dengan pihak pemerintah kota-kota Mabagu bahwasannya,
05:37wali kota-kota Mabagu menyatakan bahwa pemerintah kota mengeluarkan izin tidak drag race, drag bike di upaya ini,
05:49karena pemerintah kota Mabagu sudah menerima rekomendasi dari panitia yang terkait dalam kegiatan ini.
05:57Sehingga pemerintah kota juga berani mengembangkan izin.
06:01Namun sejauh ini polisi masih tetap melakukan penyelidikan atas peristiwa ini.
06:10sebab peristiwa ini salah satu peristiwa terbesar yang terjadi di kota Mabagu dengan jumlah korban yang cukup banyak.
06:21Baik. Lalu ini sudah ada izin.
06:25Terus pemeriksaan dari kepolisian misalnya evaluasinya soal standar keamanan dari penyelenggaran acara ini,
06:32seperti apa? Apakah itu juga sudah ada hasilnya?
06:37Ya baik. Jadi, untuk proses penyelidikan atas kasus ini, kami sejumlah wartawan yang ada di kota Mabagu ini
06:48sangat dibatasi akses, terutama dalam proses penyelidikan.
06:53Dan bisa kami katakan itu pemeriksaan ini dalam kondisi tertutup.
06:59Karena polisi ini sangat hati-hati untuk kemudian menyelidiki kasus ini.
07:06Namun, berdasarkan pemantauan kami di lapangan, bahwasannya kondisi track yang ada itu diduga itu sangat tidak layak.
07:18Apalagi di track sepanjang 402 meter, dari titik start finish 201 meter,
07:28dan dari finish ke tempat ruangan itu 201 meter itu sebagian menggunakan pagar besi atau baril,
07:37dan sebagian lagi hanya menggunakan balok kayu.
07:41Yang tentunya ini, ketika terjadi crash di lapangan, ini tidak jamin keselamatan dari para penonton.
07:49Dan satu hal lagi yang sangat disayangkan, yang tidak diperhatikan oleh manusia,
07:54antara jarak penonton dengan pagar itu sangat berdekatan dengan rumah warga.
08:01Sehingga warga atau penonton yang melihat langsung kejadian ini bisa masuk ke dalam lintasan saat kendaraan selesai melakukan race.
08:13Dan ini tentunya lagi dan lagi sangat membahayakan para penonton yang ada saat itu.
08:22Baik, terima kasih Rahman Rahim untuk laporan Anda.
08:26Kita akan tunggu bagaimana hasil olah TKP untuk mengetahui secara pasti dan secara terang apa penyebab peristiwa ini.
08:34Terima kasih Rahman Rahim.
08:40Suasana meriah ajang balap mobil dan motor di sirkuit non-permanen di Kota Mubagu Utara, Sulawesi Utara, berujung duka.
08:48Salah satu mobil pebalap yang melaju kencang tiba-tiba hilang kendali dan menabrak kerumunan penonton saat memasuki area garis finis.
08:58Lapan orang meninggal dan belasan lainnya terluka.
09:01Panitia menegaskan akan bertanggung jawab dan memberikan santunan kepada korban meninggal maupun korban luka.
09:09Seperti ini kan, kami ada di sini.
09:11Dan kami akan keingungan ke ini dan akan memberikan bantuan-bantuan luka yang dihati lima korban ini.
09:21Yang sudah meninggal juga, yang masih dirawat juga akan kami ini.
09:27Berarti Panitia akan tetap bertanggung jawab.
09:29Bertanggung jawab sekali, Panitia.
09:34Polisi menyerti kecelakaan termasuk aspek keselamatan dan kelayakan penyelenggaraan kegiatan balap mobil ini.
09:40Lima orang saksi diperiksa, termasuk Panitia Penyelenggara dan pebalap mobil yang mengakibatkan kecelakaan.
09:47Semua pihak kita akan periksa.
09:49Ini kan kita akan lihat alurnya dari Panitia Penyelenggara, siapa, apa potensi yang ada di sini, mekanisme diikuti.
09:58Kan ini masih berproses, tapi kan ini kita tidak bisa.
10:02Namanya Pradugata bersalah.
10:03Kita harus mengikuti.
10:04Tapi kalau yang pengemudi itu sudah jelas, karena dia walaupun kelalaiannya, kelalaian itu sudah jelas tersangka potensinya besar.
10:15Berapa orang, Pak, yang diperiksa?
10:17Kalau tidak salah, kemarin sudah lima orang, termasuk yang mengandarai mobil.
10:23Sejumlah korban luka akibat kecelakaan mobil balap ini masih menjalani perawatan medis di dua rumah sakit.
10:35Terima kasih telah menonton!
Komentar