Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PROBOLINGGO, KOMPAS.TV - Kobaran api di kawasan Gunung Bromo, di Probolinggo, Jawa Timur meluas hingga padang savana dan Lembah Watangan melompati jalur lingkar Kaldera Tengger, pada Sabtu (8/8/2026) malam.

Kencangnya angin membuat api kembali menyala dan dengan cepat menyebar membuat petugas kesulitan memadamkan api.

Padahal, sebelumnya setelah pemadaman secara manual dan jalur udara dilakukan menggunakan helikopter dan drone water spray, api berhasil dikonsentrasikan ke satu titik, yakni di Tebing Pusung Jantur.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bilang, kobaran api di kawasan Bromo kini meluas dari 250 menjadi 500 hektare. Untuk mengatasi kebakaran, ratusan personel gabungan hingga helikopter water bombing dikerahkan.

Kebakaran kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur terjadi sejak Senin, 3 Agustus 2026.

Selain merusak ekosistem kawasan konservasi, kebakaran juga menyebabkan akses masuk pintu wisata melalui jalur Malang dan Lumajang ditutup sementara.

Lebih lengkap soal penanganan kebakaran di kawasan Bromo, di Probolinggo, Jawa Timur, sudah bergabung Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Sutriyo Nurseno.

Baca Juga Kebakaran Gunung Gede Pangrango di Cianjur Meluas, Pendakian Ditutup | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/684744/kebakaran-gunung-gede-pangrango-di-cianjur-meluas-pendakian-ditutup-kompas-malam

#karhutla #gunungbromo #kebakaran #bpbd

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/684750/terbaru-kebakaran-lahan-meluas-capai-500-hektar-kawasan-gunung-bromo-ditutup-sementara
Transkrip
00:03Membarah
00:04Kondisi terkini ya, sebelah tebing
00:07Sudah dilompati oleh api dan setarang menuju Gunung Kursi
00:17Sudah pada menyelamatkan diri masing-masing pak
00:20Ini pak, sudah gak mampu ini
00:25Kobaran api di kawasan Gunung Bromo di Probolinggo, Jawa Timur meluas hingga padang savana dan lembah watangan
00:32Melompati jalur lingkar Kaldera Tengger pada Sabtu malam
00:35Kencangnya angin membuat api kembali menyala dan dengan cepat menyebar
00:40Membuat petugas kesulitan memadamkan api
00:43Padahal sebelumnya setelah pemadaman secara manual dan jalur udara dilakukan menggunakan helikopter dan drone water spray
00:49Api berhasil dikonsentrasikan ke satu titik
00:52Yakni di tebing Pusun Jatur
00:54Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bilang
00:57Kobaran api di kawasan Bromo kini meluas dari 250 menjadi 500 hektare
01:02Untuk mengatasi kebakaran
01:04Ratusan personel gabungan hingga helikopter water bombing dikerakan
01:09Titik siaga supaya jangan sampai dia menyebar lagi ke titik lebih lanjut
01:13Jadi fokus kita mudah-mudahan kita bertahan di 500 hektare ini
01:16Dengan jumlah ada 7 unit damkar plus 1 mobil tanki
01:22Ada lebih dari 200 personel
01:25Ada dari utsut TNI, polisi maupun juga dari BPBD dan TNBTS
01:30Serta 3 helikopter water bombing
01:32Ini bergerak untuk menangani wilayah 500 hektare ini
01:36Yang memang meskipun sudah padam dan ada sisa titik api
01:39Tapi semuanya menjadi tuas padaan
01:43Kebakaran kawasan Gunung Bromo Jawa Timur terjadi sejak Senin 3 Agustus 2026
01:49Selain merusak ekosistem kawasan konservasi
01:52Kebakaran juga menyebabkan akses masuk pintu wisata melalui jalur Malang dan Lumajang ditutup sementara
01:58Tim Liputan Kompas TV
02:04Lebih lengkap soal penanganan kebakaran di kawasan Bromo di Probolinggo Jawa Timur
02:09Sudah bergabung Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Sutrio Nurseno
02:16Selamat petang Pak Sutrio
02:18Bisa diinformasikan kepada kami seperti apa perkembangan hingga sore hari ini terkait dengan pemadaman kebakaran di kawasan Bromo Pak?
02:26Ya kami sampaikan bahwa hari ini sudah action 3 unit helikopter waterbombing untuk mendukung penanganan karuta di Bromo
02:38Total sudah 42 liter dan total 108.000 liter yang sudah kita tuangkan untuk pemadaman di area Bromo Pak
02:50Beberapa sudah padam dan masih ada satu titik yang agak besar di area penanjakan
02:58Cuma kan masalahnya karena jam limitnya waterbombing sudah selesai dan cuaca untuk area root ke Malang sudah close kita untuk
03:08hentikan untuk waterbombing
03:09Namun sudara masih tetap memantau di bawah
03:12Ya untuk satu titik yang terpantau masih terbakar ini luas areanya berapa hektare Pak?
03:19Kita belum mendata estimasi untuk keluasan area tapi total sampai siang tadi total 520 hektare sudah terdampak di area keseluruhan
03:30Bromo
03:31Pak Sutrio kalau kita mendapatkan informasi pada kami selalu dikabarkan bahwa pemadaman sudah berhasil dilakukan untuk sementara waktu
03:43Apa yang menjadi penyebab api kembali meluas Pak Sutrio?
03:48Ya baik memang pada hari Kamis sudah kita padamkan beberapa sumber api sudah kita padamkan
03:54Namun ternyata masih karena sekat bakar yang ada di Bromo ini kan dari tumbuhan cemara
04:02Cemara ini agak kalau sudah terbakar seperti arang gitu ya masih ada bara-bara api di dalam
04:08Jadi dan hari Kamis malam cepat malam atau tadi malam ini anginnya kencang sekali
04:13Sehingga arang-arang ini yang terbawa masih ada baranya untuk akhirnya membakar area-area sekitar lagi
04:21Lalu apa yang bisa dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang kembali muncul
04:28Dan mungkin bisa digambarkan Pak Sutrio saat ini Anda berada di lokasi di titik mana Pak?
04:34Baik tadi saya dari Ranupani untuk memastikan water booming bisa berjalan lancar
04:41Kemudian kita tadi juga sudah turun ke bawah ke area savana
04:45Sekarang saya berada di area Bromo Hillside di belakang Bromo Hillside untuk memantau dari atas di area Malang
04:52Upaya kita kita sudah berupaya maksimal ya kita optimalkan semua upaya yang bisa kita laksanakan
04:57Baik dari darat maupun dari udara untuk memastikan bara api tidak ada lagi
05:03Namun juga kita perlu untuk apa namanya mewaspadai cuaca juga disini karena sering berubah-berubah disini
05:09Beberapa pasti kalau sudah sampai sore seperti ini titik api ada muncul lagi
05:14Pasti kita laksanakan pemadaman dan pembahasan
05:16Namun kalau sudah sampai malam track yang kita lalui pasti akan berbahaya tentunya
05:22Kami lebih memprioritaskan safety oleh para petugas
05:26Namun beberapa upaya yang sudah kita laksanakan area-area yang akan merambah ya
05:33Akan merambah ke area-area yang diwaspadai itu kita pasti kita tutup untuk bisa mengamankan area-area yang
05:41Menjadi prioritas kita khususnya yang pemukiman-pemukiman
05:44Pak Sutrio jika berkenan apakah memungkinkan kami bisa melihat dari layar ponsel Anda
05:51Situasi kebakaran yang berada di belakang Anda yang saat ini sudah padam?
05:58Baik saya ini ya
05:59Terima kasih Pak
06:03Ini area yang sudah padam ada mulai yang tadi malam kemudian masih ada titik api di sebelah ini di area
06:13penanjakan di area Pasuruan masih ada satu yang agak besar
06:17Ini tadi karena waterboarding udah jam limitnya sudah selesai jadi tidak bisa sampai tuntas
06:26Kalau titik api yang Bapak tadi sebutkan ada di lokasi yang mana Pak? Di bagian kiri layar atau kanan layar
06:34Pak?
06:35Ini di kiri layar Pak
06:36Oke
06:37Hanya ada tersisa satu titik api ya Pak ya?
06:41Iya hanya tersisa satu titik api yang besar yang lainnya sementara sudah bisa dikendalikan
06:48Ada berapa petugas yang diterjunkan untuk memadamkan satu titik api tersebut Pak Sutrio?
06:55Kalau yang di sini kita tidak bisa akses yang di sebelah kiri karena ini tinggi sekali ini pakai waterbumping semua
07:01Lalu yang di area ini pakai seru darat dan teman-teman hampir 200 lebih personal yang kita kerahkan dan ada
07:07beberapa unit damkar dan truk tank yang kita operasional akan untuk membantu di sana
07:13Artinya untuk satu titik api yang masih muncul itu hanya bisa dipadamkan melalui helikopter dengan waterbombing seperti itu Pak?
07:23Yang di atas Pak yang area-area tebing tentunya kita tidak bisa memadamkan ya karena bahaya sekali dan tidak bisa
07:31kita akses
07:32Kalau yang di area datar itu yang bisa kita akses untuk personal bisa kita kerahkan
07:37Pak Sutrio kalau kami mencoba mengikuti peristiwa kebakaran ini terjadi sejak selasa lalu titik apinya tidak terlalu besar
07:46Tapi kemudian kembali meluas dan saat ini mudah-mudahan bisa dipadamkan
07:51Terakhir Pak kendalanya apa saja yang dihadapi petugas? Singkat saja
07:56Baik
07:56Kendalanya ada perubahan cuaca ya yang sebagai next team juga tracknya
08:03Tracknya ini kalau di daerah Savana pasir sekali beberapa unit kita banyak yang terjebak untuk bisa jalan untuk akses ke
08:10lokasi-lokasi terbakar
08:13Baik, terima kasih selamat bertugas kembali jaga keselamatan Anda Pak Sutrio Nurseno
08:19Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur
08:23Selamat sore Pak Sutrio
08:24Sore, terima kasih
08:26Sore, terima kasih
Komentar

Dianjurkan