Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan saat ini sekitar 43 ribu anak telah mendapatkan kesempatan bersekolah melalui Sekolah Rakyat.

"Alhamdulillah sekarang sudah 43.000 anak-anak di jalanan. Anak-anak yang tidak sekolah sudah bersekolah kembali dan ke depan diharapkan semakin banyak dan khususnya di kota-kota besar di Jakarta," kata Teddy, Sabtu (8/8/2026).

Baca Juga Seskab Teddy Tunjukkan Surat Murid Sekolah Rakyat untuk Prabowo, Ditulis dengan Bahasa Inggris di https://www.kompas.tv/nasional/684671/seskab-teddy-tunjukkan-surat-murid-sekolah-rakyat-untuk-prabowo-ditulis-dengan-bahasa-inggris



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/684962/seskab-teddy-43-000-anak-dulu-hidup-di-jalanan-kini-bersekolah-di-sekolah-rakyat
Transkrip
00:00Nah ini adalah bagian dari 165 sekolah rakyat yang sudah dibentuk Bapak Presiden melalui Kemensos tahun lalu.
00:08Oke, kemudian tahun ini ada 100 bangunan yang baru yang kalau teman-teman media lihat di 100 kota kebupaten ada
00:15yang gedung-gedung besar itu,
00:17yang lebih besar, lebih layak dan lebih memadai, ya itulah yang baru sekarang.
00:23Nah Alhamdulillah sekarang sudah 43 ribu anak-anak di jalanan, anak-anak yang tidak sekolah sudah bersekolah kembali dan ke
00:34depan diharapkan semakin banyak
00:36dan khususnya di kota-kota besar, di Jakarta, kemudian di sekitar Bantan gitu ya, kita menyadari banyak anak yang tidak
00:47sekolah, anak yang masih di jalan,
00:48Nah itulah yang tidak diinginkan oleh Bapak Presiden. Jadi secepat mungkin mereka-mereka yang belum memiliki pendidikan yang layak,
00:59segera disekolahkan, segera mendapat ilmu, segera diberi penginapan, makan, kesehatan dan ilmu yang baik dan perlengkapan yang baik di sekolah.
01:10Itu aja intinya, jadi ini saya diajak Pak Menteri Sosial melihat sekolah rintisan,
01:16minggu depan kita lihat sekolah yang baru, jadi mulai aktif itu akhir Agustus setelah 17-an,
01:23di hampir 50-100 sekolah baru akan jadi di seluruh Indonesia, gitu ya.
01:30Di Banten sendiri ada dua yang baru, kemudian ada enam lainnya yang rintisan seperti ini.
01:39Rintisan itu kenapa? Karena pembangunan butuh waktu mungkin setahun,
01:42nah tapi anak sekolah tidak boleh terlambat, harus segera, makanya ada yang rintisan.
01:48Tahun lalu awal sudah terlaksana, ini contohnya, ya. Itu aja kira-kira.
01:52Tadi ngobrol sama anak-anak marginal ini kayak gimana Pak Sekarang? Apa sih yang mereka sampein tadi?
01:56Banyak sekali, ini contohnya tadi, ini di close up ya, ini ada sekolah rakyat 4 DKI,
02:02dia ucapin makasih ke Pak Presiden pakai bahasa Inggris, tulisannya dia sendiri.
02:06Ini di close up coba.
02:10Intinya ucapan kemakasih ke Pak Presiden.
02:14Saya kira tadi bahasa Indonesia, ternyata udahlah tulisannya bagus,
02:18kemudian ucapinnya pakai bahasa Inggris lagi ke Pak Presiden.
02:23Ini salah satu contoh gitu ya, dan banyak contoh lainnya.
02:26Tadi juga kita ketemu orang-orang tuanya,
02:29ada yang tidak bekerja, ada yang bekerjanya kurang layak gitu ya.
02:35Kemudian anak-anaknya ada yang yatim piatu, ada yang kehilangan ibu atau ayahnya.
02:42Kemudian ya di sinilah Bapak Menteri Sosial, Bapak Wamen, tim semua,
02:47Kementerian Sosial, bekerja keras, bagaimana anak-anak di jalanan,
02:53dikumpulkan, diajak untuk bersekolah.
02:56Tidak semuanya mau bersekolah.
02:57Nah untuk itulah, beliau-beliau bekerja keras,
02:59Alhamdulillah semakin ke sini semakin banyak yang ingin bersekolah.
03:03Kenapa?
03:03Karena tahu disiapkan tempat yang sangat baik dan sangat layak.
03:07Itu aja kira-kira.
Komentar

Dianjurkan