Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 18 jam yang lalu
Harga kontrak berjangka minyak mentah Amerika Serikat (AS) melonjak sekitar 5 persen setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim bahwa pasukan AS berhasil mencegat serangan dari Iran di kawasan Timur Tengah.

Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September sempat naik 5,1 persen menjadi 83,30 dolar AS per barel. Namun, kenaikan tersebut kemudian menyusut menjadi sekitar 3 persen.

[XINHUA/Antara/Rijalul Vikry/Soni Namura/Roy Rosa Bachtiar]
Transkrip
00:04Harga kontrak berjangka minyak mentah Amerika Serikat melonjak sekitar 5% pada selasa malam 28 Juli setelah Komando Pusat AS
00:13Senkom mengklaim bahwa pasukan AS telah mencegat serangan dari Iran di kawasan Timur Tengah.
00:18Kontrak berjangka West Texas Intermediate WTI untuk pengiriman September naik 5,1% menjadi $83,3 AS per barel. Namun,
00:31kenaikan tersebut kemudian menyusut menjadi sekitar 3%.
00:34Dalam sebuah cuitan di platform media sosial, Senkom mengatakan korups garda revolusi Islam meluncurkan beberapa rudal balistik dari Iran dalam
00:44upaya melakukan serangan mendadak terhadap pasukan AS.
00:48Seluruh rudal Iran berhasil dicegat dan pasukan AS tetap waspada dan berada pada tingkat kesiapsiagaan yang tinggi.
00:57Meredahnya serangan antara Amerika Serikat dan Iran dalam beberapa hari terakhir telah menekan harga minyak.
01:03Seiring pelaku pasar mencermati kemungkinan dimulainya kembali perundingan bilateral serta pembukaan kembali selat hormus.
01:11Korresponden Shin Hua melaporkan dari Washington DC, Amerika Serikat.
01:18Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan