00:00Seorang pria bernama Sutrimo ditemukan tewas dengan kondisi mulut berbusa di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kepairan Baru, Jakarta
00:07Selatan pada Kamis 23 Juli 2026.
00:11Informasi penemuan jasad ini baru diketahui oleh pihak kepolisian beberapa hari kemudian setelah sempat beredar luas di media sosial.
00:19Korban di dua kuat merupakan kepala rumah tangga dari mantan Jampitsus Febri Adriancah.
00:23Hal ini ditegaskan oleh kerabat korban Sudiono yang membenarkan bahwa saudaranya memang bekerja di rumah Febri.
00:30Namun ia mengaku tidak mengetahui detail pekerjaannya dan hanya memastikan bahwa Sutrimo telah bekerja di sana selama puluhan tahun.
00:38Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandar Syah mengungkapkan bahwa olah TKP awal tergendala kondisi lokasi yang sudah rusak
00:47dan tidak steril akibat terlintasi banyak orang sejak hari Kamis.
00:51Untuk mengatasi hambatan tersebut, kepolisian memfokuskan penyelidikan pada penyisiran rekaman CCTV serta pengumpulan keterangan warga untuk memverifikasi informasi dan menyusun
01:02kronologi kejadian.
01:03Penyelidikan kini ditangani secara intensif oleh tim gabungan dari Direkturat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta
01:12Selatan.
01:12Sementara itu, Kabit Humus Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa penyidik telah melakukan beberapa pemeriksaan termasuk pihak rumah
01:22sakit dan keluarga, guna mengungkap penyebab kematian Sutrimo.
01:26Di sisi lain, pada Senin 27 Juli 2026, Kasudnit Resma Polres Metro Jakarta Selatan, Ibda Robi Pasha, mengonfirmasi bahwa tim
01:35pusat laboratorium forensik Polri tidak menemukan indikasi racun saat olah TKP.
01:41Meski begitu, petugas terlihat membawa sejumlah barang bukti berupa kotak hitam, bantal bersepray hijau, serta beberapa kantong plastik bening yang
01:49akan dibawa untuk diperiksa lebih lanjut.
01:52Sementara itu, Denny, seorang juru parkir di sekitar lokasi, mengaku baru mengetahui kejadian saat warga mulai berkurmun sekitar pukul 8
02:00waktu Indonesia Barat.
02:02Ia menyebut klinik kecantikan tanpa ditemukannya korban memang sudah tutup dan tidak beroperasi selama kurang lebih satu tahun.
02:09Lebih lanjut, Polda Metro Jaya juga menyampaikan akan membuka peluang untuk melakukan ekshumasi atau pemengkaran makam jenazah sutrimo jika diperlukan
02:18guna memastikan penyebab pasti kematiannya.
02:21Kombes Budi Hermanto juga mengimbau pihak keluarga yang menemukan kejanggalan untuk segera membuat laporan resmi.
02:28Sedangkan mengenai isu keterkaitan dengan mantan Jambitsus Febri Adrian Syah, pengasihat hukumnya Febri Dian Syah enggan berspekulasi dan meminta semua
02:36pihak menunggu keterangan resmi dari kepolisian.
02:38Namun baru-baru ini beredar isu mengenai dugaan perselisihan antara sutrimo dan kekakipar Febri Adrian Syah terkait proyek tambang batubara
02:48di Jambi yang disebut-sebut membuat korban hidup dalam ketakutan.
02:52Selain itu muncul kabar mengenai janji pemberian mobil kepada korban yang belum juga direalisasikan.
02:58Di sisi lain pihak keluarga disebut belum menerima barang-barang pribadi milik korban seperti ponsel dan dompet.
03:04Meskipun demikian berbagai klaim mengenai perselisihan hingga barang pribadi tersebut masih sebatas isu yang beredar dan belum mendapatkan verifikasi resmi.
03:13Baik dari pihak keluarga sutrimo maupun pihak Febri Adrian Syah.
03:17Kasus ini pun menuai sorotan luas dari berbagai pihak.
03:20Koalisi Masyarakat Sipil, Anggota Panja Komisi 3 DPR RI, Tengku Ibrahim, hingga Pemisioner Kampolnas Fairul Anam,
03:28kombang mendesak polda meterjaya mengusut tuntas kematian sutrimo secara profesional, transparan, dan berbasis bukti agar tidak memicu spekulasi liar dari
03:37masyarakat.
03:38Bagaimana menurut sobat suara terkait kasus kematian sutrimo ini?
03:42Apakah langkah kepolisian dan uji forensik nantinya mampu membongkar fakta sebenarnya secara transparan?
03:48Tulis pendapat Anda di kolom komentar.
Komentar