Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 jam yang lalu
Teka Teki Kematian Sutrimo, Kepala Rumah Tangga Febrie Adriansyah

Misteri menyelimuti kematian Sutrimo, pria yang diduga merupakan kepala rumah tangga mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Korban ditemukan tewas dengan kondisi mulut berbusa pada Kamis, 23 Juli 2026, di depan klinik kecantikan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tim gabungan Polda Metro Jaya kini menyisir CCTV dan memeriksa saksi untuk menyusun kronologi pasti kejadian tersebut.

Meski Puslabfor Polri tidak menemukan indikasi racun di TKP, beredar rumor perselisihan korban dengan kakak ipar Febrie Adriansyah soal proyek tambang batu bara di Jambi, hingga ponsel dan dompet korban yang belum diterima keluarga. Namun, kuasa hukum Febri Diansyah meminta publik menunggu rilis resmi kepolisian karena isu tersebut belum terverifikasi.

Kasus ini menuai desakan dari Komisi III DPR RI hingga Kompolnas agar diusut secara transparan dan berbasis bukti. Polda Metro Jaya pun menyatakan siap melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam jika diperlukan demi menguatkan bukti dan mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Selengkapnya dalam video di atas.

#Sutrimo#FebrieAdriansyah

Creative/Video Editor: Lia/Atha
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Seorang pria bernama Sutrimo ditemukan tewas dengan kondisi mulut berbusa di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kepairan Baru, Jakarta
00:07Selatan pada Kamis 23 Juli 2026.
00:11Informasi penemuan jasad ini baru diketahui oleh pihak kepolisian beberapa hari kemudian setelah sempat beredar luas di media sosial.
00:19Korban di dua kuat merupakan kepala rumah tangga dari mantan Jampitsus Febri Adriancah.
00:23Hal ini ditegaskan oleh kerabat korban Sudiono yang membenarkan bahwa saudaranya memang bekerja di rumah Febri.
00:30Namun ia mengaku tidak mengetahui detail pekerjaannya dan hanya memastikan bahwa Sutrimo telah bekerja di sana selama puluhan tahun.
00:38Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandar Syah mengungkapkan bahwa olah TKP awal tergendala kondisi lokasi yang sudah rusak
00:47dan tidak steril akibat terlintasi banyak orang sejak hari Kamis.
00:51Untuk mengatasi hambatan tersebut, kepolisian memfokuskan penyelidikan pada penyisiran rekaman CCTV serta pengumpulan keterangan warga untuk memverifikasi informasi dan menyusun
01:02kronologi kejadian.
01:03Penyelidikan kini ditangani secara intensif oleh tim gabungan dari Direkturat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta
01:12Selatan.
01:12Sementara itu, Kabit Humus Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa penyidik telah melakukan beberapa pemeriksaan termasuk pihak rumah
01:22sakit dan keluarga, guna mengungkap penyebab kematian Sutrimo.
01:26Di sisi lain, pada Senin 27 Juli 2026, Kasudnit Resma Polres Metro Jakarta Selatan, Ibda Robi Pasha, mengonfirmasi bahwa tim
01:35pusat laboratorium forensik Polri tidak menemukan indikasi racun saat olah TKP.
01:41Meski begitu, petugas terlihat membawa sejumlah barang bukti berupa kotak hitam, bantal bersepray hijau, serta beberapa kantong plastik bening yang
01:49akan dibawa untuk diperiksa lebih lanjut.
01:52Sementara itu, Denny, seorang juru parkir di sekitar lokasi, mengaku baru mengetahui kejadian saat warga mulai berkurmun sekitar pukul 8
02:00waktu Indonesia Barat.
02:02Ia menyebut klinik kecantikan tanpa ditemukannya korban memang sudah tutup dan tidak beroperasi selama kurang lebih satu tahun.
02:09Lebih lanjut, Polda Metro Jaya juga menyampaikan akan membuka peluang untuk melakukan ekshumasi atau pemengkaran makam jenazah sutrimo jika diperlukan
02:18guna memastikan penyebab pasti kematiannya.
02:21Kombes Budi Hermanto juga mengimbau pihak keluarga yang menemukan kejanggalan untuk segera membuat laporan resmi.
02:28Sedangkan mengenai isu keterkaitan dengan mantan Jambitsus Febri Adrian Syah, pengasihat hukumnya Febri Dian Syah enggan berspekulasi dan meminta semua
02:36pihak menunggu keterangan resmi dari kepolisian.
02:38Namun baru-baru ini beredar isu mengenai dugaan perselisihan antara sutrimo dan kekakipar Febri Adrian Syah terkait proyek tambang batubara
02:48di Jambi yang disebut-sebut membuat korban hidup dalam ketakutan.
02:52Selain itu muncul kabar mengenai janji pemberian mobil kepada korban yang belum juga direalisasikan.
02:58Di sisi lain pihak keluarga disebut belum menerima barang-barang pribadi milik korban seperti ponsel dan dompet.
03:04Meskipun demikian berbagai klaim mengenai perselisihan hingga barang pribadi tersebut masih sebatas isu yang beredar dan belum mendapatkan verifikasi resmi.
03:13Baik dari pihak keluarga sutrimo maupun pihak Febri Adrian Syah.
03:17Kasus ini pun menuai sorotan luas dari berbagai pihak.
03:20Koalisi Masyarakat Sipil, Anggota Panja Komisi 3 DPR RI, Tengku Ibrahim, hingga Pemisioner Kampolnas Fairul Anam,
03:28kombang mendesak polda meterjaya mengusut tuntas kematian sutrimo secara profesional, transparan, dan berbasis bukti agar tidak memicu spekulasi liar dari
03:37masyarakat.
03:38Bagaimana menurut sobat suara terkait kasus kematian sutrimo ini?
03:42Apakah langkah kepolisian dan uji forensik nantinya mampu membongkar fakta sebenarnya secara transparan?
03:48Tulis pendapat Anda di kolom komentar.
Komentar

Dianjurkan