00:00Saya juga yang mengajukan rancangan undang-undang pembentukan KPK
00:06yang diberi kemenangan-kemenangan ekstraordinari dalam melakukan combat terhadap korupsi.
00:15Tahun 2003 itu juga saya menelitangani Indonesia sebagai pihak dalam UN Convention Against Corruption.
00:25Tahun 2006 kita ratifikasi.
00:30Tahun 2003 itu bersamaan dengan mengajukan undang-undang KPK juga dibentuk pengadilan khusus tipikor.
00:39Sekarang kalau Natsir hidup saya bilang, Pak undang-undangnya semua sudah ada.
00:44Polisi, jaksa punya kemenangan menyidik KPK.
00:48Menyidik korupsi. KPK punya kemenangan lebih.
00:52Sudah ada pengadilan tipikor.
00:56Dulu, apa yang Bapak bermasalahkan pada waktu Kabinet Alisostromi Joyo?
01:01Natsir bilang, lisensi istimewa.
01:04Apa itu?
01:04Menteri Keuangan, Menteri Kehakiman, Menteri Economian bersekongkol, menerbitkan lisensi istimewa ekspor-impor kepada politisi dan birokrat pada zaman itu.
01:20Oleh politisi dan birokrat dijual kepada non-peribumi.
01:24Itulah yang terkenal dengan sebutan lisensi Alibaba tahun 1954.
01:29Tekan Panansir, coba Bapak lihat sekarang.
01:34Di bawah Prabowo Subianto jadi Presiden.
01:39Pak Presiden punya niat baik untuk mengatasi IQ bangsa Indonesia yang geblok.
01:46Supaya naik daya pikir IQ-nya itu dengan MBG.
01:52Kasih makan bergizi.
01:53Supaya badannya kuat, kasih makan bergizi.
01:58380 triliun disediakan setiap tahun untuk problem ini.
02:02Dipercepat di mana-mana.
02:04Apa yang terjadi?
02:06Dapur MBG diberikan kepada beberapa politisi, birokrat, dan kemudian oleh mereka dijual kepada para pengusaha.
02:16Kalau dilakukan kias, kiasnya itu makul.
02:21Sama persis kejadiannya.
02:24Kita tanya, Pak, sudah ada.
02:27Undang-undangnya yang dulu Bapak gagal sama Pak Burhan Maju kan.
02:30Sudah ada KPK, ada apa semua.
02:32Kenapa ini masih terjadi?
02:35Pasti nasihatkan mengatakan,
02:37Ya, yang kurang adalah etika peradaban yang tidak kalian hidupkan.
Komentar