Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Misteri dugaan penculikan atlet golf putri, Jesslyn Wijaya, akhirnya menemui titik terang.

Polisi gelar pemeriksaan secara virtual terhadap Jesslyn yang kini berada di Bangkok, Thailand.

Penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat menyimpulkan belum menemukan adanya unsur paksaan maupun kekerasan dalam keberangkatan yang sempat dilaporkan sebagai dugaan penculikan.

Jesslyn sebelumnya dikabarkan hilang usai menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 13 Juli 2026.

Rekan korban kemudian melaporkan dugaan penculikan ke polisi pada 14 Juli, sebelum akhirnya meminta pencabutan laporan pada 19 Juli 2026.

Dalam pemeriksaan yang juga dihadiri ibu kandung dan tantenya secara daring, Jesslyn menjelaskan bahwa dirinya berangkat dari Jakarta menuju Semarang atas keinginan sendiri, kemudian melanjutkan perjalanan ke Bangkok melalui Malaysia.

Ia menyebut tujuan keberangkatannya adalah untuk berlibur sekaligus melanjutkan pendidikan.

"Sampai saat ini kami belum menemukan fakta adanya paksaan ataupun tindak kekerasan. Karena itu kami akan melakukan gelar perkara untuk menentukan penghentian penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra.

Video Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/683487/misteri-dugaan-penculikan-atlet-golf-jesslyn-wijaya-terungkap-polisi-siap-hentikan-penyelidikan
Transkrip
00:03Apakah saat ini Mbak Jeslim dalam keadaan baik-baik saja?
00:12Tidak tertekan ya? Betul ya?
00:17Terus yang kedua, apakah saat ini kondisi Mbak Jeslim dalam keadaan baik-baik saja?
00:45Pertanyaan Mbak Jeslim sudah selesai, nanti biar diperiksa dulu sama lawyer disini ya.
01:19Penyelidikan terhadap kasus Jeslim ini sejauh mana sampai saat ini?
01:22Baiklah, kami dari Perspektif Jakarta Pusat telah melakukan klarifikasi langsung kepada Jeslim,
01:30juga kepada ibunya Congela dan tantenya Eli Wijaya melalui daring di ruang terpisah.
01:39Jadi kami harus bertanya untuk mengklarifikasi apakah keberangkatan Jeslim dari Jakarta ke Semarang,
01:47kemudian ke Bangkok melalui Malaysia itu dengan paksaan atau tekanan baik secara psikologis maupun secara fisik
01:56atau atas dasar keinginannya sendiri.
02:01Hasil yang kita temui bahwa pengakuan dari saudari Jeslim,
02:05dia berangkat dari Jakarta ke Semarang itu atas dasar keinginan sendiri
02:12atau sudah tidak keberatan dengan ajakan dari ibunya.
02:16Dengan alasan nanti ada meeting atau ada janji di Semarang,
02:21kemudian dilanjutkan ke Bangkok dengan tujuan untuk liburan dan melanjutkan pendidikan.
02:29Kalau awal isu penculikan itu dari mana?
02:35Kalau pendidikan kita adalah berdasarkan dari laporan,
02:38berdasarkan dari laporan, kemudian berdasarkan pemeriksaan pada saksi-saksi
02:42yang melihat dan mengakui bahwa adanya peristiwa
02:47Jeslim itu diajak atau dibawa ke mobil dengan dugaan menggunakan paksaan.
02:53Namun setelah kita konfirmasi bahwa Jeslim sendiri menyampaikan
02:56bahwa dia tidak terpaksa berangkat dari TKP sampai dengan Semarang
03:03dan dilanjutkan sampai sekarang ada di Bangkok.
03:06Ketika beritanya sedang ramai saat itu,
03:08Jeslim tahu nggak kalau dia diberitakan ramai, diculik?
03:12Kalau alasannya sih tidak mengetahuinya.
03:14Mengetahuinya setelah menjelang saat ini.
03:18Artinya keberadaan sekarang ini di Bangkok lainnya?
03:21Ya.
03:22Untuk penyampaikan pendidikan?
03:24Penyampaiannya dari Jeslim adalah untuk melanjutkan liburan dan melanjutkan pendidikan.
03:31Berarti nggak ada tindak kekerasan atau paksaan?
03:33Sampai saat ini kita belum menemukan fakta tersebut,
03:36sehingga kemungkinan dugaan dari penculikan maupun paksaan itu belum kita temukan.
03:43Kasusnya tetap dilanjutkan atau ditutup?
03:45Sampai saat ini kita akan melakukan gelar untuk menentukan penghentian pendidikan.
03:51Berarti ada kemungkinan masyarakat akan dihentikan?
03:54Ya.
03:57Dengan ini juga kita harapkan bahwa tidak adanya lagi spekulasi yang beredar luas rumor di masyarakat
04:04mengenai penculikan yang berada atau yang terjadi di wilayah Jakarta Pusat.
04:10Seperti kita ketahui bahwa Jakarta Pusat ini adalah kota, ibu kota dari Indonesia,
04:15sehingga informasi tersebut bisa dibilang tidak ada.
04:23Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan