Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar sayembara berhadiah uang tunai senilai Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal, copet, jambret, maupun kejahatan jalanan lainnya. Sayembara dengan imbalan bernilai fantastis ini terbuka bagi masyarakat umum, namun hanya akan diberikan kepada warga yang mampu memenuhi sejumlah persyaratan ketat dari pemerintah daerah.

Kebijakan yang digagas Dedi tersebut menuai kritik tajam dari berbagai pihak, salah satunya Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra yang mengkhawatirkan aksi ini dapat memicu tindakan main hakim sendiri di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi dengan hormat menyampaikan bahwa alasan adanya sayembara ini justru untuk mencegah terjadinya upaya main hakim sendiri atau main hakim bersama yang berujung pada kematian.

#KDM #Sayembara #Begal

Creative/Video Editor: Lia/Dinta Nuriyah
==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:01Assalamualaikum Sampurasun, Lijing Enjing, Wargi Jabar dan seluruh warga net dimanapun berada
00:06Siaga menghadapi Begal
00:08Kita terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian khususnya Polda Jabar
00:13Dan kita juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya
00:17Untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat
00:22Yang pertama mobil patroli harus siaga dalam setiap malam
00:26Lampu tanda bahayanya harus terus menyala
00:30Satpul PP, Damkar, Siaga di titik-titik strategik
00:34Untuk mengantisipasi berbagai segala kemungkinan dalam setiap waktu
00:39Warga bersih skamling, menjaga diri dan dijaga diri
00:44Ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong royong
00:47Yang berikutnya saya memberikan saembara pada seluruh warga Jabar
00:52Yang bisa melumpuhkan maling, copet, jamret, begal, rampok
00:58Kami siapkan hadiah dari 5 sampai 50 juta
01:05Dari 5 juta sampai 50 juta yang mampu merumpuhkan berbagai aksi kejahatan
01:10Dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup
01:16Saya ucapkan terima kasih, mari kita bersama wasmada
01:20Berani kita lawan berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat
01:24Terima kasih, salam untuk semuanya, semangat
01:26Saya menyampaikan terima kasih ya pada semua pihak yang memberikan otokritik terhadap saembara
01:33Tangkap begal, tangkap maling, tangkap copet, tangkap jamret, tangkap rampok
01:41Yang mengkhawatirkan
01:45Satu, main hakim sendiri
01:48Dua, lahirlah drama begal
01:53Pura-pura jadi begal padahal untuk mendapatkan saembara
01:56Saya juga terima kasih buat Pak Menko, hukum dan HAM
02:02Profesor Yusril, kebanggaan saya
02:04Saya sampaikan beberapa hal yang harus menjadi dasar alasan argumentatif dari saembara ini
02:13Yang pertama, bahwa saembara ini justru untuk mencegah terjadinya upaya main hakim sendiri
02:23Atau main hakim rame-rame yang berujung pada kematian
02:27Karena selama ini ketika maling tertangkap, cenderung dihakimi bahkan sampai meninggal
02:34Saya banyak menangani masalah ini dan bisa dilihat dari tayangan media sosial yang saya miliki
02:38Dari mulai meninggal karena nyuri motor, nyuri ayam, nyuri domba, sampai nyuri labu
02:46Korbannya jadi dua
02:48Korbannya adalah malingnya dan yang menganiaya sampai meninggalnya
02:53Karena dua-duanya harus menghadapi hukuman
02:55Kalau malingnya meninggal, ya dia menghadapi hukuman nanti di alam akhir
02:59Dengan adanya saembara ini, maka ketika ditangkap maling, begal, dan sejenisnya
03:06Orang cenderung tidak akan menghabisi sampai meninggal
03:10Karena dia merasa akan mendapat imbalan atau hadiah dari apa yang dia lakukan
03:17Sehingga barang yang hilangnya bisa terganti dengan nominal yang saya umumkan
03:23Sehingga main hakim sendiri sampai meninggal tidak akan terjadi
03:27Ini justru untuk mencegah
03:29Assalamualaikum, Sampurasun, Lejengenjing, Bergejabar
03:33Dan seluruh warganet dimanapun berada
03:36Ayo, udah bangun belum?
03:41Mandi dan beraktifitas
03:43Masih rame orang mempertanyakan saembara
03:48Yang bisa nangkap maling, copet, begal, jamret, rampok, dan sejenisnya
03:58Bagaimana kalau mereka itu bersandiwara
04:01Pura-pura jadi begal, pura-pura jadi maling, jadi rampok
04:06Kemudian untuk mendapatkan uang saembara
04:09Itu tidak mungkin
04:11Karena mereka yang mendapat hadiah itu
04:16Saembara itu
04:17Nanti kan diserahkan ke bosek, ke pores, ke poldah
04:22Kemudian mereka nanti akan jadi tersangka yang ditangkapnya
04:27Akan ditahan dan akan berproses pengadilan
04:31Emang mau pura-pura jadi maling untuk mendapatkan saembara
04:36Nanti kalau ketahuan pura-pura ya bisa dipidana dong
04:40Karena itu kategorinya penipuan
04:43Dan hari ini saya menyebarkan surat edaran
04:48Nomor yang bisa dihubungi ke seluruh polsek, pores
04:54Teman-teman di poldah, baik poldah metro maupun poldah jabar
05:00Sehingga ketika ada peristiwa itu
05:02Ada partisipasi masyarakat yang mampu menangkap pelaku kejahatan
05:07Nanti tinggal menghubungi nomor WA yang kami berikan
05:12Untuk itu mari kita bersama-sama menjaga diri kita
05:16Menjaga lingkungan kita
05:18Dan kita saling melindungi satu sama lain
05:22Kolaboratif antara PORI, TNI, masyarakat dan pemerintah Provinsi Jawa Barat
05:31Serta pemerintah Kabupaten Kota
05:34Sampai pemerintahan desa
05:36Bahkan RT dan RW
05:37Haturnuhun
05:39Terima kasih telah menonton!
05:42Terima kasih telah menonton!
05:43Terima kasih telah menonton!
05:48Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan