Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SUBANG, KOMPAS.TV Musim kemarau dan kekeringan berdampak pada petani di Kampung Ciistal, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Akibat sulit mendapatkan pasokan air untuk sawah, sejumlah petani terpaksa melakukan panen lebih awal.

Panen lebih awal dilakukan karena lahan pertanian di wilayah tersebut mengalami kekeringan. Kondisi ini mengakibatkan penghasilan petani menurun drastis dibandingkan musim normal.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Subang, sebanyak 45 desa di 15 kecamatan terdampak kekeringan, dengan luas lahan persawahan yang mengalami kekeringan mencapai 1.348 hektare.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim kemarau yang lebih panjang dan lebih kering dari biasanya pada tahun ini. Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus.

Kepala BMKG dalam konferensi pers hari ini juga menyampaikan bahwa memasuki Oktober hingga November, curah hujan dengan kategori tinggi diperkirakan akan muncul di beberapa wilayah di Indonesia.

Baca Juga Akibat Kemarau, Krisis Air Bersih-Kekeringan Melanda Gunungkidul dan Situbondo | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/683048/akibat-kemarau-krisis-air-bersih-kekeringan-melanda-gunungkidul-dan-situbondo-kompas-siang

#subang #kekeringan #kemarau #bmkg #petani

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/683066/imbas-kekeringan-musim-kemarau-petani-di-subang-terpaksa-panen-lebih-awal-kompas-siang
Transkrip
00:02Terima kasih Anda masih bersama kami di Kompas Siang.
00:05Musim kemarau dan kekeringan berdampak pada petani di Kampung Cistal, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
00:12Akibat sulit mendapatkan pasokan air untuk sawah, sejumlah petani terpaksa panen lebih awal.
00:20Panen lebih awal terpaksa dilakukan petani di Subang karena lahan pertanian di wilayah ini sudah kekeringan.
00:27Akibatnya penghasilan mereka menurun drastis dibanding musim normal.
00:31Dari data pemerintah Kabupaten Subang, 45 desa di 15 kecamatan terdampak kekeringan.
00:38Luas lahan persawahan yang mengalami kekeringan mencapai 1.348 hektare.
00:57Tidak ada hujan ini memang, tidak ada saluran air.
01:00Tidak ada saluran, tidak ada.
01:01Jadi semua mengandalkan air hujan.
01:03Iya, benar air hujan. Kalau ada air hujan bagus, kalau tidak ada air hujan mah.
01:07Air tadi nama kan ada, ada hujan.
01:10Iya.
01:12Berhubung dipaksa ke bapak.
01:15Dipaksa tanam.
01:16Iya, dipaksa ditanam.
01:18Nah, lagi itu.
01:19Ayahnya kan sampai tidak ada air sampai gini.
01:24Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menyebut sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim kemarau yang lebih panjang dari biasanya.
01:34Sementara puncak musim kemarau diprediksi terjadi Agustus.
01:40Kepala BMKG dalam konferensi persnya hari ini menyebut sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim kemarau yang lebih kering dari normal.
01:48Sementara itu memasuki bulan Oktober hingga November, curah hujan kategori tinggi diperkirakan muncul di beberapa wilayah.
01:57Untuk puncak musim kemarau tahun 2026 diprediksi umumnya terjadi pada bulan Agustus atau 48,84 persen luas daratan Indonesia
02:10dan di bulan September atau 25,41 persen luas daratan Indonesia.
02:16Sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mengalami musim kemarau yang lebih kering dari normal
02:22dengan 437 zona musim atau 48,77 persen luas daratan Indonesia
02:28diprediksi memiliki durasi musim kemarau yang lebih panjang dibanding kondisi normal.
02:36Memasuki bulan Oktober hingga November 2026, curah hujan kategori tinggi mulai diperkirakan muncul di beberapa wilayah.

Dianjurkan