Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
GUNUNGKIDUL, KOMPAS.TV - Demi mendapatkan air bersih, warga Dusun Kemesu, Kelurahan Semugih, Gunungkidul, terpaksa menjual ternak dan hasil bumi mereka.

Kekeringan parah memaksa warga Dusun Kemesu berjuang keras demi air bersih.

Pasokan PDAM yang hanya mengalir seminggu sekali sama sekali tidak cukup untuk kebutuhan harian.

Warga kini bergantung pada air tangki swasta seharga Rp120 ribu per tangki. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, wargapun menjual ternak mereka untuk membeli air.

Badan Meteorologi dan Geofisika menjelaskan soal fenomena El Nino di Indonesia yang memicu musim kemarau.

BMKG menilai saat ini fenomena El Nino sudah masuk kategori kuat. Karena itu perlu kewaspadaan dan antisipasi kekeringan, selain itu perlu peningkatan kewaspadaan di enam wilayah prioritas terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, hingga Kalimantan.

Untuk mengantisipasi peningkatan suhu permukaan Laut Pasifik, BMKG meningkatkan operasi modifikasi cuaca guna menjenuhkan lahan gambut kantong karhutla.

Langkah preventif diterapkan dengan memantau penurunan muka air tanah sebelum munculnya titik api.

Baca Juga Bendungan Karian Surut Imbas Kemarau, Jejak 2 Kampung Tenggelam Muncul Kembali | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/682974/bendungan-karian-surut-imbas-kemarau-jejak-2-kampung-tenggelam-muncul-kembali-sapa-malam

#kemarau #krisisair #elnino

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/682975/kekeringan-parah-di-gunungkidul-warga-terpaksa-jual-ternak-demi-beli-air-bersih-sapa-malam
Transkrip
00:00Demi mendapatkan air bersih, warga dusun kemasuk ke lurahan Semugih, Gunung Kidul terpaksa menjual ternak dan hasil bumi mereka.
00:10Kekeringan parah memaksa warga dusun berjuang keras demi air bersih.
00:16Pasokan PDAM yang hanya mengalir seminggu sekali sama sekali tidak cukup untuk kebutuhan harian.
00:22Warga kini bergantung pada air tangki swasta seharga Rp120.000 per tangki.
00:28Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga pun menjual ternak mereka untuk membeli air.
00:39Beli air Pak, beli air satu tangki itu Rp120.000 maksimal untuk kebutuhan keluarga satu bulan, satu tangki.
00:50Dari ini jualan kamping atau jualan ayam untuk beli air Pak?
00:56Kenapa itu harus dijual?
00:58Ya kan kebutuhan beli air nggak ada solusi kerja Pak, cuma petani.
01:06Lalu harapan pemerintah supaya mengusahakan atau sumur bur atau PDHM Pak.
01:15Badan Meteorologi dan Geofisika menjelaskan soal fenomena El Nino di Indonesia yang memicu musim kemarau.
01:22BMKG menilai saat ini fenomena El Nino sudah masuk kategori kuat.
01:27Karena itu perlu kewaspadaan dan antisipasi kekeringan.
01:32Selain itu perlu peningkatan kewaspadaan di enam wilayah prioritas terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan,
01:42hingga Kalimantan.
01:43Untuk mengantisipasi peningkatan suhu permukaan laut pasifik, BMKG meningkatkan operasi modifikasi cuaca guna menjenuhkan lahan gambut kantong karhutlah.
01:55Langkah preventif diterapkan dengan memantau penurunan muka air tanah sebelum munculnya titik api.
02:04El Nino itu kan ketika suhu di permukaan laut di Samudera Pasifik ya, di tengah Samudera Pasifik itu lebih naik
02:11lebih tinggi dari 0,5 derajat.
02:13Itu kita mengatakan dia sudah masuk dalam El Nino aktif.
02:17Untuk saat ini kondisinya sudah masuk ke El Nino kuat ya.
02:21Jadi kita perlu mengantisipasi khususnya pada dua hal, yaitu yang pertama antisipasi terkait dengan kekeringan dan yang kedua terkait dengan
02:30kebakaran hutan dan lahan.
02:31Untuk kekeringan, BMKG melakukan beberapa modifikasi cuaca.
02:36Kemudian untuk kebakaran hutan dan lahan tadi saya sebutkan ada enam provinsi yang menjadi fokus kita semua,
02:42yaitu ada Riau, Jambi, Sumatera Selatan, kemudian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Dianjurkan