00:00Kita ke informasi dalam negeri saudara, minima CCTV dan saksi menyulitkan pengungkapan kasus pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa
00:07Barat.
00:07Pengelola Waduk Jatiluhur menyebut hanya 27 CCTV yang mengawasi obyek vital nasional Waduk Jatiluhur dan yang terdekat letaknya sekitar 2
00:17km dari lokasi kejadian.
00:21Direktur Utama PJT2 Imam Santoso menjelaskan Waduk Jatiluhur memiliki 27 kamera pengawas atau CCTV yang tersebar di sejumlah titik strategis
00:31obyek vital.
00:33Tiga kamera berada di kawasan ubruk dan rekamannya telah diserahkan kepada penyelidik kepolisian sebagai bagian dari proses penyelidikan.
00:41Namun lokasi kejadian pembunuhan Satpam berada di luar jangkauan pantauan kamera pengawas yang berjarak sekitar 2 km.
00:52Kami di Waduk Jatiluhur ada 27 CCTV, jadi bukan tidak ada tapi ada 27 CCTV dan letaknya tersebar.
01:02Lokasi yang ada di ubruk di Radical Gate itu ada tiga CCTV di sana yang beroperasi dan sudah diambil oleh
01:11polisi yang rekamannya.
01:13Sedangkan lokasi kejadian yang terjadi itu adalah di luar jangkauan CCTV karena emang jaraknya sekitar 2 km dari CCTV.
01:22Jenasah seorang Satpam ditemukan tewas dalam kondisi tangan terburgo di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat pada 24 Juli lalu.
01:31Hampir sepekan kasus kematian tersebut belum terungkap.
01:34Timporesta Purwakarta telah menggelar olah TKP dan memeriksa CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap kematian korban.
01:43Untuk membahas pengungkapan kasus ini saat ini kami sudah bersamaan dengan Kabit Humas Polda, Jawa Barat, Kombes Hendra Rohmawan.
01:51Selamat malam Pak Kabit.
01:53Selamat malam Pak Ibrahim.
01:55Pak Kabit jadi untuk saat ini apakah sudah ada tersangka atau seperti apa progres investigasinya Pak?
02:01Baik, jadi dari hasil gelar perkara kemarin yang kita panggil dari kasus-kasus dan tim ke Polda,
02:10kita mendapatkan beberapa informasi yang cukup ada kemajuannya.
02:16Dimana dalam hari ini mereka memberikan beberapa hipotesa kemungkinan para pelaku yang menjadi pembunuh dan penganyaihan dari korban Satpam ini.
02:29Dan tentu saja backup kami di sini tentu dengan penguatan beberapa personal kita untuk mendukung dari hipotesa yang mereka berikan
02:38itu.
02:39Sehingga perbantuan dari IT, perbantuan dari Inavis, guna perbantuan juga terhadap tenaga penyidik.
02:47Ini harapan kita dengan bantuan kita ini yang dua hari baru kita bekerja ini mempercepat daripada harapan masyarakat untuk mengungkap
02:56tapir pembunuhan yang terjadi di jati luhur ini.
03:01Demikian Ibrahim.
03:01Pak Kabin, ada temuan baru tidak? Karena kan sebelumnya soal minima saksi dan juga CCTV yang cukup jauh dari TKP,
03:08ini jadi kendala Pak Kabin.
03:11Ya, tambah taman itu diperoleh dari saksi ya.
03:16Dengan adanya beberapa hipotesa tadi itu, kami juga sampaikan bahwa hipotesa ini masih juga perlu didukung oleh beberapa saksi yang
03:24perlu dipanggil.
03:25Dan saksi-saksi ini yang sangat kami harapkan adalah dari masyarakat sekitar TKP.
03:33Karena di mana kejadian ini adalah dini hari ya, sekitar jam 2 lebih 50 itu di mana celebrate dari handphone
03:43itu dia tidak aktif lagi.
03:45Nah, situ kemudian kejadian sampai jam pukul 5.
03:47Ini ada beberapa saksi yang dari sekitar warga ini masih belum terbuka 100% ya.
03:54Kita berharap adanya keterbukaan dan kami sebagai kepolisian selalu melindungi saksi-saksi ini sehingga harapan kita bisa terkuat bersama-sama
04:04dengan cepat bantuan daripada keterangan saksi saya dari sekitar TKP.
04:08Demikian Mas Yurahim.
04:09Pak Kabi termasuk ini, peran dari kelompok pemuda yang sebelumnya beredar di visualnya bertemu dengan korban sebelum kejadian.
04:18Bagaimana, apa peran mereka atau ada apa mereka kesana sebetulnya?
04:23Jadi ini diposting oleh teman-teman dari rekan-rekan Satpam ya.
04:29Satpam ini dan mereka juga mungkin mengira ini pelakunya.
04:34Tetapi kami berangkat dari titik TKP, kemudian scientific investigation, kemudian kita juga berbagi keterangan saksi-saksi ini.
04:44Yaitu ada kemungkinan-kemungkinan yang tetap kita dalami.
04:47Semua kemungkinan karena belum terungkap kita dalami semuanya.
04:51Dan tetapi masyarakat jangan, kami tidak 100% percaya itu.
04:56Kita harus berdasarkan keterangan-keterangan dari saksi dan juga bukti-bukti yang ada di TKP.
05:03Tapi yang pasti di sini memang dari alibi atau motif untuk pengambilan harta daripada si korban ini tidak ada.
05:13Karena dompet, kemudian motor, dan perang-perang pergalaannya masih utuh berada di saku daripada si korban ini.
05:23Terima kasih Kabupaten Umpas Polda, Jawa Perat, Kompas Hendra Rohmawan telah menyampaikan informasi.
05:28Nanti kita tunggu perkembangannya.
05:30Terima kasih Pak Kabupaten.
05:32Terima kasih Pak Kabupaten.
05:33Terima kasih.
Komentar