Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PURWAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi belum bisa mengungkap terduga pelaku, terkait kematian satpam yang terborgol di tepi Waduk Jatiluhur.

Polisi akui terkendala minimnya saksi, serta rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.

Hingga kini polisi telah memeriksa lebih dari 15 orang saksi, mulai dari keluarga, rekan korban hingga genk motor yang sempat dikaitkan dengan kematian korban.

Polisi juga telah melakukan beberapa kali olah TKP dan memeriksa CCTV di wilayah sekitar lokasi.

Penyelidikan juga dikembangkan dengan menganalisis hasil otopsi hingga memeriksa percakapan di ponsel korban.

Berbagai hipotesa juga telah dianalisis untuk mengungkap motif pelaku pebunuhan satpam.

Di mata istri dan anak-anaknya, Sumarna, petugas keamanan yang kehilangan nyawanya saat menjaga objek vital negara adalah sosok ayah pekerja keras.

Sang istri mengaku, sebelum ditemukan tewas, sang suami berangkat bekerja lebih malam dari biasanya, namun tidak ada hal berbeda yang ia temukan saat suami akan bekerja.

Keluarga berharap polisi segera mengungkap kasus kematian Sumarna yang dinilai janggal.

Baca Juga Kematian Satpam Tewas Terborgol, Polisi: Hasil Otopsi Ada, Masih Rahasia Penyelidikan |KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/682910/kematian-satpam-tewas-terborgol-polisi-hasil-otopsi-ada-masih-rahasia-penyelidikan-kompas-petang

#satpam #satpamtewas #purwakarta

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/682973/polisi-soal-kematian-satpam-terborgol-di-waduk-jatiluhur-istri-ungkap-komunikasi-terakhir
Transkrip
00:00Misteri peristiwa pembunuhan orang lainnya, sodara polisi belum bisa hingga saat ini mengungkap terduga pelaku terkait kematian satpam yang terborgol
00:08di tepi waduk Jatiluhur.
00:10Polisi akui terkendala minimnya saksi serta rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.
00:18Hingga kini polisi telah memeriksa lebih dari 15 orang saksi, mulai dari keluarga, rekan korban hingga geng motor yang sempat
00:26dikaitkan dengan kematian korban.
00:28Polisi juga telah melakukan beberapa kali olah tempat kejadian perkara dan memeriksa CCTV di wilayah sekitar lokasi.
00:35Penyelidikan juga dikembangkan dengan menganalisis hasil otopsi hingga memeriksa percakapan di ponsel korban.
00:42Berbagai hipotesa juga telah dianalisis untuk mengungkap motif pelaku pembunuhan satpam ini.
00:51Pendala-kendala mungkin terkait dengan adanya CCTV di TKP, kemudian waktu juga pada saat dini hari, ketika saksi juga mungkin
01:00pada saat kejadian nihil,
01:04karena jam tidur mungkin, percakapan terakhir itu yang bersangkutan, percakapan terakhir mengirim laporan pada pukul 1 dini hari.
01:13Laporan kegiatan pelaksanaan penjagaan sekuritinya.
01:17Kami sedang dalami terkait dengan geng motor, beberapa nugaan-nugaan juga sudah kami dalami.
01:25Di mata istri dan anak-anaknya Sumarna, petugas keamanan yang kehilangan nyawanya saat menjaga obyek vital negara adalah sosok ayah
01:34pekerja keras.
01:35Sang istri mengaku sebelum ditemukan tewas, sang suami berangkat bekerja lebih malam dari biasanya.
01:41Namun tidak ada hal yang berbeda yang ia temukan saat suami akan bekerja.
01:47Keluarga berharap polisi segera mengungkap kasus kematian Sumarna yang dinilai janggal.
01:56Soalnya kan biasanya kalau malam Jumat itu kan berangkatnya lebih sore, karena kan ada acara perutinan-perutinan.
02:06Nah, kemis malam Jumat itu dia memang enggak berangkatnya agak malam, enggak ikutan perutinan.
02:14Tapi pamitnya seperti biasa, Bu Pamit, untuk pergi bekerja?
02:17Iya, biasa.
02:22Belumnya seperti itu, segera taruka.

Dianjurkan