00:00Saudara Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Kodari
00:03meminta publik tidak terfokus pada polemik istilah Londo Irang
00:08yang diucapkan Presiden Prabowo Subianto.
00:10Menurutnya yang lebih penting adalah substansi pidato
00:14yang berisi komitmen pemerintah memperjuangkan kepentingan rakyat.
00:21Kodari enggan menanggapi kritik terhadap pernyataan Presiden Prabowo
00:25yang menyebut jurnalis dan pengamat dengan istilah Londo Irang.
00:34Kalau mengenai ternyataan Presiden pidato Presiden
00:37mari kita lihat rangkaian pidato Presiden
00:40semuanya itu untuk membela kepentingan rakyat.
00:43Konsisten sekali pidato Presiden itu
00:45selalu berbicara meningkatkan kesejahteraan petani
00:50tarap hidup petani, tarap hidup nelayan
00:52jadi insya Allah kita kalau fokus kepada substansi
00:55itulah poin-poin yang sesungguhnya dari pidato Bapak.
00:58Kita nanya pada substansinya, teman-teman.
01:01Substansi pada teman-teman.
01:02Emangnya Londo Irang ada datanya, Pak?
01:04Substansi, teman-teman.
01:04Maksudnya jurnalis di sebuah Londo Irang ada datanya, Pak?
01:07Ya, substansinya.
01:08Ada datanya, Pak?
01:10Sebelumnya empat organisasi profesi wartawan di Malang Raya
01:14melakukan aksi jalan mundur
01:16sebagai bentuk protes atas kemunduran demokrasi
01:19dan kebebasan pers di Indonesia.
01:20Ketua Haji Malang, Beni Indo bilang
01:23pernyataan Presiden Prabowo
01:25yang menyamakan jurnalis dengan Londo Irang
01:28sangat tidak pantas.
01:29Atas pernyataannya tersebut,
01:32mereka mendesak Presiden untuk meminta maaf.
Komentar