Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Ketidakhadiran delegasi resmi tingkat tinggi dari Pemerintah Indonesia dalam upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menuai kritik tajam.

Keputusan Jakarta yang dinilai pasif tersebut memicu keraguan publik atas keteguhan korporasi diplomasi Indonesia dalam menjalankan prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif.

Kritik pedas salah satunya datang dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri sekaligus Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal.

Ia mengaku heran terhadap sikap dingin pemerintah yang tidak menyambut baik undangan resmi dari Teheran, padahal Ayatollah Khamenei wafat akibat aksi serangan militer yang dinilai melanggar hukum internasional.

Selengkapnya dalam video di atas.

#kritik #upacarapemakaman #AyatollahAliKhamenei

Video Editor: Nabila Ahsanun Nadya

==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Absen di pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, politik luar negeri RI, dikritik dan disebut penakut.
00:08Ketidakhadiran delegasi resmi tingkat tinggi pemerintah Indonesia dalam upacara pemakaman pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menuai kritik tajam.
00:18Langkah pasif Jakarta ini memicu keraguan publik terhadap keteguhan diplomasi Indonesia dalam menerapkan prinsip politik luar negeri bebas aktif.
00:26Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Pati Jalal menyayangkan sikap dingin Jakarta yang abai terhadap undangan resmi dari pihak Teheran.
00:36Dino menilai penunjukan duta besar RI di Teheran sebagai satu-satunya perwakilan merupakan bentuk peremehkan ikatan diplomatik kedua negara.
00:45Sikap Indonesia dinilai anomali lantaran negara muslim lain seperti Arab Saudi, Turki, Qatar, Malaysia, Oman, Pakistan, hingga Bangladesh justru tetap
00:56mengirimkan utusan tingkat tinggi mereka.
00:58Lebih jauh Dino mempertanyakan apakah kebijakan luar negeri RI kini mulai dibayangi ketakutan terhadap tekanan politik Amerika Serikat.
01:06Kemacitan birokrasi internal juga dituding menjadi penyebab lambatnya pengambilan keputusan darurat untuk mengirim pejabat setingkat menteri ke Iran.
01:16Namun, jurubicara kemelui Fonimemengkang menegaskan peterwakilan Indonesia tetap sah melalui kehadiran langsung Dubes RI Rolian Syah Sumirat di Teheran.
01:36Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan