Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Lantik Istri hingga Sepupu Jadi Pejabat, Langkah Wali Kota Bima Jadi Sorotan

Pemerintah Kota Bima memberikan klarifikasi mengenai langkah Wali Kota A Rahman yang melantik istri, ipar, serta sepupunya sebagai pejabat struktural daerah.

Pemkot Bima menegaskan bahwa pengangkatan mereka dilakukan bersamaan dengan 87 pejabat lainnya berdasarkan prinsip sistem meritokrasi.

Juru Bicara Pemkot Bima, Muhammad Hasyim, menyatakan pelantikan tersebut murni untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Seluruh proses pengisian jabatan diklaim telah melalui mekanisme kepegawaian resmi serta penilaian kompetensi yang objektif sesuai aturan.

Selengkapnya dalam video di atas.


#walikotabima #arahman #pemkotbima

Vo/Video Editor: Lia/Atha
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Lantik istri hingga sepupu jadi pejabat, langkah wali kota Bima jadi sorotan.
00:04Pemerintah kota Bima memberikan klarifikasi mengenai langkah wali kota Arahman
00:09yang melantik istri, ipar, serta sepupunya sebagai pejabat struktural daerah.
00:14Pemkot Bima menegaskan bahwa pengangkatan mereka dilakukan bersamaan dengan 87 pejabat lainnya
00:20berdasarkan prinsip sistem meritokrasi.
00:23Jurubicara Pemkot Bima, Muhammad Hashim menyatakan,
00:26pelantikan tersebut murni untuk mengenuhi kebutuhan organisasi
00:30dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
00:33Seluruh proses pengisian jabatan diklaim telah melalui mekanisme kepegawaian resmi
00:38serta penilaian kompetensi yang objektif sesuai aturan.
00:43Hashim menegaskan bahwa hubungan kekeluargaan tidak boleh menjadi alasan
00:47untuk memberikan keistimewaan maupun menghapus hak ASN dalam promosi jabatan.
00:53Manajemen ASN di lingkungan Pemkot Bima dipastikan akan tetap menjunjung tinggi
00:58profesionalisme, transparansi, dan objektifitas.
01:02Kenerja para pejabat baru ini nantinya tetap akan diukur
01:06berdasarkan capaian tugas serta kualitas pelayanan nyata di lapangan.
01:10Pihak Pemkot pun mempersilahkan masyarakat
01:13ikut mengawasi dan menegaskan
01:15siap mencopot pejabat yang tidak mampu memenuhi target kerja.
01:27Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan