Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Ribuan pelayat memadati Grand Musalla, Teheran, Iran dalam upacara penghormatan terakhir bagi Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Khamenei.

Suasana duka bercampur kemarahan, dengan massa mengibarkan bendera merah dan menyerukan balas dendam atas kematiannya.

Kerumunan yang hadir pada 4–5 Juni itu membawa bendera bertuliskan “Ya Litharat al-Hussein”, simbol kuat dalam tradisi Syiah yang melambangkan darah yang tertumpah dan belum terbalaskan.

Selain bendera merah, para pelayat juga membawa bendera Iran, potret Ayatollah Khamenei, serta gambar Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei.

Selengkapnya dalam video di atas.

#seruanbalasdendam #kematian #AyatollahAliKhamenei

Video Editor: Nabila Ahsanun Nadya

==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Ribuan pelayat padati Teheran sambil kibarkan bendera perah serta serukan balas dendam atas kematian Ayatollah Hamani.
00:09Ribuan pelayat memadati Grand Mishola di Teheran, Iran untuk menghadiri upacara penghormatan terakhir bagi pemimpin revolusi Islam Ayatollah Hamini.
00:19Suasana duka bercampur amarah menyelimuti prosesi tersebut seiring masa yang mengibarkan bendera merah sambil penyerukan aksi balas dendam.
00:27Kerumunan yang hadir pada 4 hingga 5 Juni tersebut membawa bendera bertuliskan simbol syiah tentang darah yang tumpah dan belum
00:36terbalaskan.
00:38Pelayat juga membawa potret Ayatollah Hamini serta mengacungkan kepalan tangan sebagai bentuk sumpah setia terhadap perjuangan mendiam.
00:47Sepanjang hari gelombang masa terus berdatangan ke lokasi diiringi lantunan ayat suci Al-Quran dan elegi duka.
00:53Ayatollah Hamini dilaporkan tewas akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari 2026.
01:04Insiden tragis tersebut terjadi di awal konflik selama 40 hari yang melibatkan langsung pihak Republik Islam Iran.
01:12Kematian pemimpin besar ini memicu kecaman luas serta duka mendalam di Iran serta kelompok yang tergabung dalam poros perlawanan.
01:23Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan