00:00Perempuan di Pekanbaru diduga diancam dan diteror oknum TNI.
00:04Seorang perempuan berinisial IM mengaku
00:07mengalami serangkaian dugaan intimidasi,
00:10ancaman, teror digital,
00:12hingga penyebaran data pribadi
00:14yang berdampak pada kondisi psikologisnya.
00:17Melalui pendampingan lembaga swadaya masyarakat
00:20Gemar Rakyat Antikorupsi, GRASI,
00:22korban kini meminta perlindungan hukum
00:24sekaligus mendorong aparat melakukan penyelidikan
00:27terhadap pihak yang dilaporkan.
00:28Ketua Umum LSN GRASI, Mardi Emalau,
00:32mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima
00:34kuasa pendampingan non-litigasi dari korban.
00:37Berdasarkan identitas awal yang diterima,
00:40sosok berinisial IR yang dilaporkan diduga
00:42merupakan oknum anggota TNI.
00:44Namun, hingga kini status kedinasannya
00:47masih belum dapat dipastikan.
00:49Korban menyampaikan kepada kami bahwa
00:51ia mengalami ancaman, intimidasi,
00:54teror digital, penyebaran data pribadi,
00:56dan tekanan yang mengganggu kehidupan korban,
00:59Ujar Mardi, Senin, 29 Juni 2026.
01:03Berdasarkan identitas awal yang kami terima,
01:06terlapor diduga bekerja sebagai anggota TNI.
01:09Namun, pangkat, satuan, jabatan,
01:12dan status kedinasannya
01:13belum dapat kami verifikasi.
01:15Lanjutnya,
01:16Untuk memastikan identitas tersebut,
01:18Gracie telah mengirimkan surat kepada Dandenpom
01:20satu tiga pekan baru
01:22agar dilakukan verifikasi resmi
01:24terhadap status terlapor.
01:26Menurut korban,
01:27perkenalannya dengan IR bermula pada 2024
01:29di sebuah tempat olahraga.
01:32Hubungan komunikasi yang awalnya berlangsung biasa,
01:35belakangan disebut berkembang
01:36menjadi situasi yang membuat korban merasa tertekan.
01:39Korban mengaku,
01:40aktivitas sehari-harinya mulai dibatasi,
01:43termasuk pekerjaan dan pergaulan.
01:45Selain itu,
01:46ia juga mengaku kerap menerima kata-kata kasar
01:49ketika menolak keinginan terlapor.
01:52Korban menerangkan bahwa terlapor
01:54kerap membatasi pekerjaan,
01:56pergaulan,
01:57serta aktivitas korban.
01:58Korban juga mengaku mendapat kata-kata kasar
02:01dan perlakuan merendahkan
02:02ketika menolak keinginan terlapor,
02:04jelas Mardi.
Komentar