Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sekitar 1000 Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II akan diterjunkan untuk mendampingi siswa di 178 titik Sekolah Rakyat. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Agus Jabo mengatakan, program bimbingan keasramaan ini akan dimulai pada 3 Agustus 2026 mendatang dan berlangsung selama lima hari di setiap lokasi.

"Program ini hanya berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 8 Agustus. Tujuannya membantu anak-anak yang tinggal di asrama agar lebih mandiri," kata Agus Jabo, Selasa, 30 Juni 2026.

Agus Jabo menambahkan, pelibatan para taruna bukan untuk menggantikan peran guru di ruang kelas, melainkan memberikan pendampingan kepada siswa dalam kehidupan berasrama.


"Mereka akan dibimbing melakukan hal-hal sederhana, seperti merapikan lemari, merapikan tempat tidur, hingga membiasakan kerapian dalam berseragam," ujarnya.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #sekolahrakyat

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Siswa sekolah rakyat akan didampingi Taruna Akmil selama lima hari.
00:03Sekitar seribu akademi militer, akmil, tingkat I dan II akan diterjunkan untuk mendampingi siswa di 178 titik sekolah rakyat.
00:11Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.
00:16Agus Jabo mengatakan, program bimbingan keasramaan ini akan dimulai pada 3 Agustus 2026 mendatang dan berlangsung selama lima hari di
00:23setiap lokasi.
00:24Program ini hanya berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 8 Agustus.
00:29Tujuannya membantu anak-anak yang tinggal di asrama agar lebih mandiri, kata Agus Jabo.
00:34Agus Jabo menambahkan, pelibatan para Taruna bukan untuk menggantikan peran guru di ruang kelas,
00:39melainkan memberikan pendampingan kepada siswa dalam kehidupan berasrama.
00:43Mereka akan dibimbing melakukan hal-hal sederhana, seperti merapikan lemari, merapikan tempat tidur,
00:49hingga membiasakan kerapian dalam berseragam, ujarnya.
00:52Menurutnya, para Taruna akan berperan sebagai pembimbing kehidupan asrama
00:56sehingga para siswa dapat beradaptasi dengan lingkungan baru secara nyaman,
00:59meski harus tinggal jauh dari keluarga.
01:02Taruna tidak mengajar di kelas seperti guru.
01:04Mereka memberikan bimbingan di asrama agar anak-anak sekolah rakyat dapat tinggal dengan tenang dan nyaman
01:09walaupun tidak tinggal satu rumah dengan keluarganya.
01:12Mereka juga memberikan pembinaan agar tidak terjadi segala bentuk kekerasan,
01:16termasuk perundungan atau kekerasan dari kakak kelas kepada adik kelas, ungkapnya.
01:20Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut memiliki dasar hukum yang jelas,
01:24yakni Instruksi Presiden No. 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan
01:29dan penghapusan kemiskinan ekstrim.
01:32Agus Jabo menambahkan,
01:33dipilihnya Taruna Akmil didasarkan pada pengalaman mereka dalam menjalani kehidupan berasrama
01:38sehingga dinilai mampu membimbing para siswa dengan pendekatan yang tepat.
01:41Kenapa Taruna?
01:42Karena mereka yang memahami bagaimana hidup di asrama.
01:46Pengalaman itu yang ingin ditularkan kepada anak-anak sekolah rakyat
01:49agar mereka cepat beradaptasi dan memiliki karakter yang mandiri, ujarnya.
01:53Dalam pelaksanaannya,
01:54setiap titik sekolah rakyat akan didampingi lima personel Taruna secara intensif.
01:59Materi bimbingan meliputi berbagai keterampilan dasar kehidupan sehari-hari,
02:03seperti menyetrika seragam,
02:05merapikan spray dan lemari pakaian,
02:07menyemir sepatu,
02:08hingga membangun kebiasaan hidup mandiri di asrama.
Komentar

Dianjurkan