Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 42 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Roy Suryo menjelaskan alasan Dokter Tifa tidak mendampinginya dalam sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menurut Roy, berkas perkara keduanya dipisahkan oleh pihak kejaksaan, sehingga proses hukum yang dijalani berjalan pada jadwal yang berbeda.

Roy menyebut berkasnya bernomor 300, sedangkan berkas Dokter Tifa bernomor 301 dengan jadwal persidangan yang lebih dahulu.

Meski tidak hadir bersama dalam sidang praperadilan, Roy menegaskan dirinya dan Dokter Tifa tetap kompak.

Sebelum menghadiri agenda masing-masing, keduanya terlebih dahulu menjalani wajib lapor di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Roy juga menyampaikan bahwa tim kuasa hukum yang mendampinginya pada praperadilan berbeda dengan tim yang akan menangani pokok perkara, sementara sejumlah saksi, ahli, dan alat bukti telah dipersiapkan untuk diajukan dalam persidangan.

Produser: Prayogi

Editor: Rizal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/677736/optimis-respons-roy-suryo-saat-ditanya-soal-dokter-tifa-tak-hadir-di-sidang-praperadilan
Transkrip
00:00bisa jalan. Jadi itulah aturan hukumnya begitu.
00:03Itu yang saya sempat.
00:06Nah, dokter Tifa kebetulan
00:10berkas perkara kami memang dipisah dari kejaksaan.
00:13Saya nomor 300, dokter Tifa nomor 301.
00:16Dokter Tifa memang sudah ada jadwal
00:17untuk disidang besok tanggal 2 Juli.
00:22Dan kalau kami datang sini, enggak sebenarnya.
00:25Kami tadi berdua di Kejaksaan Negeri,
00:27Jakarta Selatan melakukan wajib lapor.
00:30Jadi kita tetap kompak, kita tetap bersama-sama.
00:33Hanya karena kebetulan kuasa hukum dokter Tifa,
00:36tadi ada kuasa hukumnya juga Pak Al-Katini di sana,
00:38tidak melakukan atau tidak mengajukan peradilan,
00:41maka dokter Tifa maju duluan sidangnya.
00:44Sehingga saya di belakangnya nanti.
00:47Kapan sidang saya?
00:48Nah nanti kita tunggu proses selanjutnya dari perapet ini.
00:50Itu ya.
00:59Ya, amunisi itu kan istilah yang supaya teman-teman senang saja.
01:03Amunisi itu adalah apa-apa yang nanti akan kita ajukan,
01:06kita mohonkan penjelasannya kepada Polda Metro Jaya.
01:10Dan itu nanti apa saja, tunggu pada sidangnya.
01:13Ya, gitu.
01:14Jadi sudah ada.
01:15Jadi apa yang disampaikan,
01:16dan kebetulan memang kalau ada teman-teman tanya,
01:18kenapa Bang Kos Indudin enggak datang di sini?
01:20Kebetulan memang tim Taka untuk perapet ini memang tidak ikut.
01:24Ya, yang ikut adalah tim Tokham.
01:27Ya, kuasa hukum saya di Tokham di sini.
01:29Nah, apakah nanti itu akan terjadi juga pada sidang pokok utama?
01:34Ya, kita tunggu saja.
01:35Tanya yang jelas hari ini adalah tim Tokham yang kemudian mendampingi saya.
01:39Apakah keduanya tim hukum saya?
01:42Ya.
01:42Tetapi untuk nanti bersidang dalam pokok perkara,
01:46nanti akan kita atur dan kita rapikan tim mana atau siapa-siapa saja yang akan ikut hadir di situ.
01:56Ada nanti.
01:57Nanti ada.
01:57Ah, tidak akan kita bocorkan sekarang dong.
01:59Nanti tunggu saja ya.
02:01Akan ada saksi ataupun juga ahli yang ada di sini.
02:04Dan ada juga alat bukti yang akan kita putarkan.
02:08Termasuk rekaman.
02:08Yang ada ya.
02:09Rekaman ketika kejadian.
02:11Dan teman-teman kalau ingin melihat rekaman itu gampang ya.
02:13Putar saja film pengkhianatan G30 SPKI.
02:16Nah, gitu.
02:17Rekamannya kayak gitu-itu.
02:18Bahkan ada adegan yang sama persis.
02:20Dialognya.
02:21Jadi ketika saya mau masuk kamar kecil, kemudian ada satu penyidik ya.
02:26Inisialnya R.
02:27Pangkatnya itu yang pulang.
02:29Udah, tidak usah.
02:29Mandi, mandi.
02:31Saya langsung bilang.
02:32Persis.
02:32Teman-teman ingat ini di film itu.
02:34Kalau tidak mandi, minimal cuci muka toh.
02:37Itu ada kata-kata kayak gitu.
02:38Dan itu saya ulangi.
02:39Persis itu.
02:40Persis.
02:41Kalau tidak mandi, minimal cuci muka toh.
02:44Persis suaranya.
02:45Persis.
02:46Saya gitu ya.
02:47Itu saya benar-benar ada itu dalam rekaman.
02:48Karena saya bicarakan itu.
02:51Karena supaya nanti orang bilang.
02:52Oh, iya ya.
02:52Ini adegan yang dalam film karya Arifin Senur.
02:56Itu ya.
02:57Gitu ya.
02:58Dan lagunya itu persis itu.
03:00No, no, no, no.
03:01No, no, no, no.
03:02Nah, gitu ya.
03:03Itu ya.
03:04Gitu.
03:04Sampai jumpa.

Dianjurkan