00:00bisa jalan. Jadi itulah aturan hukumnya begitu.
00:03Itu yang saya sempat.
00:06Nah, dokter Tifa kebetulan
00:10berkas perkara kami memang dipisah dari kejaksaan.
00:13Saya nomor 300, dokter Tifa nomor 301.
00:16Dokter Tifa memang sudah ada jadwal
00:17untuk disidang besok tanggal 2 Juli.
00:22Dan kalau kami datang sini, enggak sebenarnya.
00:25Kami tadi berdua di Kejaksaan Negeri,
00:27Jakarta Selatan melakukan wajib lapor.
00:30Jadi kita tetap kompak, kita tetap bersama-sama.
00:33Hanya karena kebetulan kuasa hukum dokter Tifa,
00:36tadi ada kuasa hukumnya juga Pak Al-Katini di sana,
00:38tidak melakukan atau tidak mengajukan peradilan,
00:41maka dokter Tifa maju duluan sidangnya.
00:44Sehingga saya di belakangnya nanti.
00:47Kapan sidang saya?
00:48Nah nanti kita tunggu proses selanjutnya dari perapet ini.
00:50Itu ya.
00:59Ya, amunisi itu kan istilah yang supaya teman-teman senang saja.
01:03Amunisi itu adalah apa-apa yang nanti akan kita ajukan,
01:06kita mohonkan penjelasannya kepada Polda Metro Jaya.
01:10Dan itu nanti apa saja, tunggu pada sidangnya.
01:13Ya, gitu.
01:14Jadi sudah ada.
01:15Jadi apa yang disampaikan,
01:16dan kebetulan memang kalau ada teman-teman tanya,
01:18kenapa Bang Kos Indudin enggak datang di sini?
01:20Kebetulan memang tim Taka untuk perapet ini memang tidak ikut.
01:24Ya, yang ikut adalah tim Tokham.
01:27Ya, kuasa hukum saya di Tokham di sini.
01:29Nah, apakah nanti itu akan terjadi juga pada sidang pokok utama?
01:34Ya, kita tunggu saja.
01:35Tanya yang jelas hari ini adalah tim Tokham yang kemudian mendampingi saya.
01:39Apakah keduanya tim hukum saya?
01:42Ya.
01:42Tetapi untuk nanti bersidang dalam pokok perkara,
01:46nanti akan kita atur dan kita rapikan tim mana atau siapa-siapa saja yang akan ikut hadir di situ.
01:56Ada nanti.
01:57Nanti ada.
01:57Ah, tidak akan kita bocorkan sekarang dong.
01:59Nanti tunggu saja ya.
02:01Akan ada saksi ataupun juga ahli yang ada di sini.
02:04Dan ada juga alat bukti yang akan kita putarkan.
02:08Termasuk rekaman.
02:08Yang ada ya.
02:09Rekaman ketika kejadian.
02:11Dan teman-teman kalau ingin melihat rekaman itu gampang ya.
02:13Putar saja film pengkhianatan G30 SPKI.
02:16Nah, gitu.
02:17Rekamannya kayak gitu-itu.
02:18Bahkan ada adegan yang sama persis.
02:20Dialognya.
02:21Jadi ketika saya mau masuk kamar kecil, kemudian ada satu penyidik ya.
02:26Inisialnya R.
02:27Pangkatnya itu yang pulang.
02:29Udah, tidak usah.
02:29Mandi, mandi.
02:31Saya langsung bilang.
02:32Persis.
02:32Teman-teman ingat ini di film itu.
02:34Kalau tidak mandi, minimal cuci muka toh.
02:37Itu ada kata-kata kayak gitu.
02:38Dan itu saya ulangi.
02:39Persis itu.
02:40Persis.
02:41Kalau tidak mandi, minimal cuci muka toh.
02:44Persis suaranya.
02:45Persis.
02:46Saya gitu ya.
02:47Itu saya benar-benar ada itu dalam rekaman.
02:48Karena saya bicarakan itu.
02:51Karena supaya nanti orang bilang.
02:52Oh, iya ya.
02:52Ini adegan yang dalam film karya Arifin Senur.
02:56Itu ya.
02:57Gitu ya.
02:58Dan lagunya itu persis itu.
03:00No, no, no, no.
03:01No, no, no, no.
03:02Nah, gitu ya.
03:03Itu ya.
03:04Gitu.
03:04Sampai jumpa.