00:00Jadi, sebagai contoh, usul alokasi biasiswa dokter bagi dosen, baik diperlukan tinggi maupun swasta dan sebagainya, ini usul yang sangat
00:15baik, ini akan kita tindak lanjuti.
00:22Jadi, tadi juga usul sektor biaya riset diusulkan agar tiap BUMN mengalokasikan sebagian laba mereka untuk riset.
00:45Riset dan, ya untuk riset ya, inovasi.
00:52Ini bagus, usul masalahnya BUMN ini ada labanya enggak?
01:04Sekarang mulai ada.
01:07Terima kasih.
01:08Darantara mana?
01:10Terima kasih.
01:13Nah, itu kan sudah mulai botak terus.
01:18Terima kasih.
01:20Satu tahun ini sudah mulai ada laba.
01:25Masalahnya kemarin ini, BUMN-BUMN ini, ya kita sudah tahu lah, sudah lama jadi orang Indonesia, saudara sudah mengerti.
01:39Ini sedang kita bersihkan, sedang kita tertipkan.
01:42Dari seribu lebih BUMN, sekarang kita sudah tutup lebih dari 200.
01:53Lebih dari 200.
01:56Nantinya kita akan bikin tinggal 300 lah.
02:00BUMN, bagaimana Pak Oskar, Doni?
02:05Ujungnya kita bisa berapa?
02:07BUMN.
02:09Ujungnya nanti 250.
02:12Bayangkan.
02:14Lebih dari 750, kita tutup.
02:17750, dirut.
02:22750, direksi.
02:27Kali 4 atau kali 5.
02:30750, komisaris.
02:33Kali 10.
02:39Overhead-nya kayak apa?
02:41Gajinya kayak apa?
02:43Saudara-saudara.
02:44Ini uang rakyat semua.
02:46Perusahaan tidak untung,
02:47hanya bayar overhead.
02:52Saudara-saudara sekalian.
02:54Kita mau sekarang
02:56rasional,
02:58efisien.
03:02Dan ini kita buktikan.
03:04dan ini kita lakukan
03:07saya minta dalam
03:09tahun ini harus selesai.
03:13Jadi
03:15dalam 2 tahun
03:17kita
03:21akan
03:22bikin BUMN-BUMN
03:25lebih
03:26efisien,
03:29lebih transparan,
03:32lebih bekerja untuk rakyat.
Komentar