Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Roy Suryo menghadiri sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan didampingi tim kuasa hukum, di antaranya Refly Harun dan Abdul Gafur Sangaji.

Dalam keterangannya kepada awak media, Roy menjelaskan bahwa permohonan praperadilan ditujukan kepada Polda Metro Jaya sebagai termohon utama.

Ia menilai proses penangkapan yang dialaminya pada 19 Juni 2026 dilakukan secara tidak patut karena, menurut keterangannya, tidak didahului pemanggilan yang semestinya.

Roy Suryo juga menyampaikan bahwa tujuan praperadilan bukan semata-mata untuk kepentingan pribadinya, melainkan agar proses penegakan hukum ke depan berjalan sesuai prosedur dan tidak menimbulkan tindakan yang dinilainya berlebihan terhadap masyarakat.

Ia menyebut tim kuasa hukum telah menyiapkan saksi, ahli, serta sejumlah alat bukti yang akan diajukan dalam persidangan praperadilan, sementara proses perkara pokok akan mengikuti ketentuan hukum acara yang berlaku.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Rizal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/677717/full-roy-suryo-jelang-praperadilan-soroti-penangkapan-hingga-klaim-penyidik-masuk-kamar-tidur
Transkrip
00:25Untuk Polda Metro Jaya
00:30Dan ini sekaligus menjawab pertanyaan kenapa harus ada turut termohon pihak-pihak lain
00:34Saya gak perlu sebutkan ya pihak-pihak lain itu karena disitu ada
00:37Itu hanya sebagai syarat formal
00:39Kalau ada perkara peradilan itu ada yang turut termohon
00:43Turut termohon harus ada tapi apakah mereka harus datang?
00:47Tidak juga karena kalau turut termohon itu gak usah
00:49Yang paling penting itu ada yang termohon
00:51Satu Polda Metro Jaya, Kapolda Metro
00:53Kedua adalah di Reskrim Um
00:55Polda Metro Jaya yang ketiga adalah penyidik di unit Kamnek 5
00:59Kenapa mereka?
01:00Mereka adalah yang pada hari Jumat tanggal 19 Juni yang lalu
01:03Secara sangat tidak patut dan sangat tidak layak
01:07Telah datang ke rumah saya
01:09Dan kemudian tanpa surat izin RT RW
01:12Pasti ya tidak ada surat izin RT RW
01:15Mereka kemudian membawa saya
01:17Dan bahkan menggelandang Satpam
01:19Karena Satpam itu diikut disuruh ikut tarik begitu saja
01:22Bahkan Satpam itu sopan mereka
01:24Satpam itu tidak masuk rumah
01:25Satpam itu hanya di luar
01:27Tapi para penyidik itu masuk tidak hanya rumah
01:29Tapi sampai masuk kamar tidur
01:31Sehingga istri saya kaget dan teriak
01:33Ya gitu
01:34Ketika masuk kamar tidur dan saya masih ada di kamar kerja
01:37Ya karena saya sudah bereskan sesuatu
01:39Jadi sangat tidak patut dan sangat tidak layak
01:41Karena seharusnya
01:41Saya itu harus dipanggil dulu
01:43Dengan surat pemanggilan yang patut dan layak
01:45Jadi surat itu dikirim dulu
01:47Kemudian juga sampai di rumah
01:49Jadi kaget sekali
01:50Makanya itu perlu ya
01:51Demi memperbaiki proses yang lain
01:53Supaya apa yang saya alami
01:55Ini yang penting ya
01:56Tidak terjadi untuk masyarakat yang lain
01:58Jadi masyarakat tidak dilakukan upaya semena-mena
02:02Dari aparat kita
02:03Terutama aparat kepolisian
02:05Jadi upaya ini bukan hanya untuk diri saya pribadi
02:07Dan kuasa hukum saya
02:09Tapi insya Allah berguna untuk masyarakat
02:11Supaya mereka tidak dikenai tindakan semena-mena seperti itu
02:14Karena dianggap saya seperti teroris gitu ya
02:17Atau seperti kejahatan yang sangat apa ya
02:20Kayak pelaku narkoba atau apa yang melarikan
02:22Sama sekali kan
02:22Ini kan pasalnya hanya pencemaran dan fitnah gitu
02:26Dan itu pun belum terbukti sama sekali
02:28Adanya upaya pencemaran dan fitnah itu
02:29Ya jadi itu yang kemudian sangat saya sayangkan
02:32Insya Allah ini berjalan dengan lancar
02:34Dan kelancaran dari sidang ini
02:36Adalah tergantung kepada pihak tergugat
02:38Dan jangan salahkan kami
02:40Kalau kemudian ini harus menunda
02:42Ya dari kasus utamanya
02:45Yang kemudian itu nanti akan berlangsung
02:47Di pengadilan negeri Jakarta Timur
02:49Karena memang aturan dalam KUHAP yang baru
02:51Semua proses yang ada
02:53Baik itu sidang pra-peradilan
02:55Maupun misalnya ada perdata
02:57Itu harus ditunggu dulu
02:58Sampai kemudian pidananya bisa jalan
03:01Jadi itulah aturan hukumnya begitu
03:03Itu yang saya sempat
03:07Nah dokter Tifa kebetulan
03:10Berkas perkara kami memang dipisah dari kejaksaan
03:13Saya nomor 300
03:15Dokter Tifa nomor 301
03:16Dokter Tifa memang sudah ada jadwal
03:18Untuk di sidang besok tanggal 2 Juli
03:23Dan kalau kami datang sini
03:25Tidak sebenarnya
03:25Kami tadi berdua di kejaksaan negeri
03:28Jakarta Selatan melakukan wajib lapor
03:30Jadi kita tetap kompak
03:32Kita tetap bersama-sama
03:33Ya hanya karena kebetulan
03:35Kuasa hukum dokter Tifa
03:37Tadi ada kuasa hukumnya juga Pak Al-Katini disana
03:39Tidak melakukan
03:40Atau tidak mengajukan pra-peradilan
03:42Maka dokter Tifa
03:44Maju duluan sidangnya
03:45Sehingga saya
03:46Di belakangnya nanti
03:48Kapan sidang saya?
03:49Nah nanti
03:49Kita tunggu proses selanjutnya dari perapet ini
03:51Itu ya
03:52Oke
04:00Ya amunisi itu kan istilah yang
04:01Supaya teman-teman senang aja
04:03Amunisi itu adalah
04:04Apa-apa yang nanti
04:05Akan kita ajukan
04:06Kita mohonkan
04:09Ya penjelasannya
04:10Kepada Polda Metro Jaya
04:11Dan itu nanti apa saja
04:12Tunggu pada sidangnya
04:14Ya gitu
04:14Jadi sudah ada
04:15Jadi apa yang disampaikan
04:17Dan kebetulan memang
04:18Kalau ada teman-teman tanya
04:19Kenapa Bang Kos Indudin
04:20Tidak datang disini
04:21Kebetulan memang
04:22Tim Taka
04:23Untuk perapet ini
04:24Memang tidak ikut
04:25Ya yang ikut adalah tim Tokham
04:27Ya kuasa hukum saya di Tokham disini
04:29Nah apakah nanti
04:30Itu akan
04:31Terjadi juga pada sidang
04:33Apa
04:34Pokok utama ya
04:35Kita tunggu saja
04:36Tanya yang jelas hari ini adalah tim Tokham
04:38Yang kemudian mendampingi saya
04:39Apakah keduanya
04:41Tim hukum saya?
04:42Ya
04:42Tetapi untuk
04:44Nanti bersidang
04:45Dalam pokok perkara
04:46Ya
04:47Nanti akan kita atur
04:48Dan kita rapikan
04:49Ya
04:50Tim mana
04:51Atau siapa-siapa saja
04:52Yang akan ikut
04:53Hadir disitu
04:56Ada nanti
04:57Nanti ada
04:58Tidak akan kita bocorkan sekarang dong
05:00Nanti tunggu saja ya
05:01Akan ada saksi
05:02Ataupun juga ahli
05:04Yang ada disini
05:05Dan ada juga
05:06Alat bukti
05:07Yang akan kita putarkan
05:08Termasuk rekaman
05:09Yang ada ya
05:10Rekaman ketika kejadian
05:11Dan teman-teman
05:12Kalau pengen melihat rekaman itu
05:13Gampang ya
05:14Putar saja film pengkhianatan
05:15G30 SPKI
05:16Nah gitu
05:17Rekamannya kayak gitu
05:18Bahkan ada adegan yang sama persis
05:21Dialognya
05:22Jadi ketika saya mau masuk kamar kecil
05:23Kemudian
05:25Ada satu penyidik ya
05:26Inisialnya R
05:28Apa pangkatnya
05:29Itu yang
05:29Udah usah
05:30Mandi-mandi
05:31Saya langsung bilang
05:32Persis teman-teman ingat
05:33Ini di film itu
05:34Kalau tidak mandi
05:35Minimal cuci muka to
05:37Itu ada kata-kata kayak gitu
05:39Dan itu saya ulangi
05:40Persis itu
05:41Persis
05:42Kalau tidak mandi
05:43Minimal cuci muka to
05:45Persis suaranya
05:46Persis
05:46Itu saya
05:48Bener-bener ada itu dalam rekaman
05:49Karena saya
05:50Saya bicarakan itu
05:51Karena supaya nanti orang bilang
05:52Oh iya ya
05:53Ini adegan
05:54Yang dalam film
05:55Apa
05:56Karya Arifin Senur
05:57Itu ya
05:57Gitu ya
05:58Dan lagunya itu
05:59Persis itu
06:02Nah gitu ya
06:04Itu ya
06:05Harapannya ini apa sih mas
06:06Dari peralatan ini kan
06:07Mas sendiri sudah gak ditahan ya
06:09Oh iya
06:10Harapannya gini
06:11Tadi saya ulangi ya
06:12Harapannya ini
06:13Tidak hanya berguna
06:14Bagi saya pribadi
06:14Atau kuasa hukum saya
06:15Tapi harapannya
06:16Berguna untuk seluruh masyarakat
06:18Jadi nanti
06:19Tidak ada upaya
06:20Kesemenang-menangan lagi
06:21Upaya paksa
06:22Yang berlebihan
06:23Bahkan
06:24Apa namanya
06:25Brutal
06:25Terhadap mereka
06:26Kalau misalnya ditolak
06:27Ya berarti nanti
06:28Kejadian ini akan terulang lagi
06:30Untuk masyarakat
06:31Gitu loh
06:31Jadi makanya kami
06:32Juga berharap
06:33Masyarakat juga memberikan support
06:34Dan doa
06:35Supaya kejadian
06:36Yang saya alami
06:37Itu terakhir terjadi di saya
06:38Pada hari Jumat
06:3919 Juni kemarin
06:40Tidak lagi terjadi
06:42Kepada masyarakat
06:42Jadi kalau ada masyarakat
06:43Yang kemudian berkata
06:44Apa gunanya sih diperafit
06:46Berguna bagi Anda
06:47Berguna bagi masyarakat
06:49Ya gitu
06:49Supaya apa
06:50Kejadian ini
06:51Tidak terjadi
06:51Mungkin masyarakat
06:52Kalau diperlakukan gitu
06:53Mungkin tidak selantang kami
06:55Tidak selantang kita
06:57Untuk berani mengajukan perafit
06:58Kami berani mengajukan perafit
06:59Dan ini jawaban
07:00Untuk para termul
07:01Yang dulu-dulu selalu menantang
07:03Mana perafit
07:05Gak berani perafit
07:06Nah sekarang kita perafit
07:07Ya gitu
07:08Dan apa kita gak
07:09Cuman
07:10Berani perafit ini saja
07:12Apa itu maksudnya
07:13Nah tunggu saja
07:14Itu ada kalimat
07:15Yang kemudian nanti perlu di klik
07:17Oke
07:17Saya kira ada tambahan mungkin
07:18Dari Pak Refli
07:19Cukup cukup
07:19Kecuali ditanya
07:20Nah ada pertanyaan
07:21Untuk Pak Refli
07:22Atau Pak Gapur
07:23Atau Pak Yasina
07:24Silahkan
07:24Kalau ada
07:25Cukup ya
07:25Oke terima kasih teman-teman
07:27Ya terima kasih
07:28Terima kasih
07:29Terima kasih
07:32Terima kasih
Komentar

Dianjurkan