Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 14 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan tidak hanya membawa manfaat bagi kehidupan manusia, tetapi juga berpotensi menimbulkan ancaman apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan pada penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia 2026, Minggu (28/6/2026).

Menurut Prabowo, saat ini hampir seluruh negara berlomba mengembangkan teknologi AI agar tidak tertinggal.

Namun, ia mengingatkan bahwa para penemu AI sendiri telah memberikan peringatan mengenai risiko teknologi tersebut.

"Sekarang AI, Artificial Intelligence, hampir semua negara sekarang mengejar AI, tidak mau ketinggalan. Tapi bapak-bapak penemu AI sendiri sudah memberi warning bahwa AI ini bisa menjadi repot bagi manusia," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, saat ini sudah ada sekitar 5 juta AI agent yang bahkan disebut mampu berkomunikasi satu sama lain menggunakan bahasa kode mereka sendiri.

"Konon kabarnya sekarang sudah ada 5 juta AI agent. Mereka katanya sudah punya chat room sendiri, berbicara sendiri dalam bahasa kode mereka sendiri," ujarnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/677679/kala-presiden-prabowo-soroti-bahaya-ai-singgung-fenomena-ai-agent
Transkrip
00:00Karena saya berkeyakinan bahwa kesulitan itu harus dihadapi.
00:14Kesulitan harus dihadapi.
00:17Dan kita harus berani menghadapi kesulitan.
00:23Berani mengakui kesulitan.
00:25Dan kerja keras mencari solusi terhadap kesulitan.
00:33Ini saya dapat dari banyak masukan.
00:38Organisasi, masyarakat, negara yang sukses adalah masyarakat dan negara,
00:49organisasi yang berani, berani mengetahui, mencari kesulitan dan kekurangan dan mengatasinya.
01:02Jadi saya, saya terima kasih.
01:05Teknologi bisa berbuat itu.
01:08Kesulitan di suatu desa, di nias, langsung.
01:13Dan itu kita selesaikan dalam waktu cepat.
01:15Tapi kita tahu juga teknologi juga belum tentu selalu positif bagi manusia.
01:25Sekarang kita lihat, nuklir di suatu pihak luar biasa bisa membantu manusia.
01:35Energi yang sangat murah.
01:38Energi yang relatif bersih.
01:39Nuklir untuk medis, nuklir untuk pertanian, ya.
01:48Tapi nuklir bisa menghabiskan peradaban manusia langsung.
01:58Sekarang, AI, Artificial Intelligence.
02:04Hampir semua negara sekarang mengejar AI.
02:09Tidak mau ketinggalan.
02:11Tapi,
02:14bapak-bapak penemu AI sendiri
02:17sudah memberi warning
02:20bahwa AI ini
02:22bisa
02:24menjadi
02:25repot bagi manusia.
02:29Sekarang sudah ada
02:30apa namanya itu
02:31Agent AI
02:35Sudah ada Agent AI
02:38Konon kabarnya
02:40Agent AI ini
02:41AI yang
02:45bekerja, berkarya
02:46untuk satu orang
02:49atau satu kelompok
02:50atau satu korporasi
02:52satu organisasi
02:53satu negara
02:55atau satu
02:55dan konon kabarnya sekarang
02:58sudah ada 5 juta AI
03:00Agent AI
03:025 juta
03:03mungkin
03:045 juta itu
03:063 minggu lalu
03:08dan mereka katanya
03:09sudah punya
03:10apa namanya
03:11chat room
03:12sendiri
03:145 juta ini
03:15berbicara sendiri
03:16dalam bahasa kode mereka sendiri
03:20jadi
03:22manusia yang menciptakan
03:26sesuatu yang lebih hebat
03:27sekarang
03:27juara catur saja
03:29kalah sama mesin
03:32juara catur
03:34mesin sekarang
03:35bisa membuat
03:36karya-karya
03:37luar biasa
03:37jadi saudara-saudara
03:38inilah nanti
03:39para guru besar
03:41para profesor yang
03:42harus
03:43mendalami itu
03:44jadi saudara-saudara
03:46saya
03:46sangat terima kasih
03:47sepintas saya baca tadi
03:49saya dengar
03:49banyak usul
03:51yang sangat baik
03:52sangat masuk akal
03:53dan
03:55akan segera kita
03:58tindak lanjuti
04:00jadi
04:03sebagai contoh
04:04usul
04:06alokasi
04:06beasiswa dokter
04:09bagi dosen
04:10baik di program tinggi
04:11maupun swasta
04:13dan sebagai ini
04:14ini usul yang sangat baik
04:15ini akan
04:16kita tindak lanjuti
04:18ya kan
04:23tadi juga
04:25usul
04:26sektor
04:28biaya riset
04:32diusulkan agar
04:34tiap BUMN
04:36mengalokasikan
04:40sebagian laba mereka
04:42untuk
04:45riset
04:46dan
04:48ya untuk riset
04:51ya
04:51inovasi
04:52ini bagus
04:54usul
04:55masalahnya
04:57BUMN ini
05:00ada labanya enggak
05:03sekarang mulai ada
05:07terima kasih
05:08dan antara
05:09mana
05:11terima kasih
05:14nah itu kan sudah
05:15mulai botak terus
05:18terima kasih
Komentar

Dianjurkan