Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 16 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Presiden Prabowo menyampaikan universitas harus menjadi tempat suburnya kebebasan akademis.

Hal ini disampaikan dalam pidatonya di penutupan sarasehan kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, Dan Industri di Jakarta pada Minggu (28/6/2026).

"Universitas adalah tempat di mana gagasan-gagasan diadu, adu gagasan, adu pandangan, adu filosofi, adu inovasi. Di situ disebut bahwa kampus punya academic freedom, academic freedom, kebebasan akademis, bukan kebebasan yang lain-lain," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan kampus harus aktif dalam menggeluti sains dan teknologi.

"Apalagi kampus menjadi tempat pemikiran-pemikiran atau tempat katakanlah pertentangan. Biarlah kampus aktif menggeluti sains dan teknologi," ujar Prabowo.

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/677662/presiden-prabowo-kampus-tempat-kebebasan-akademis-bukan-kebebasan-lain-lain
Transkrip
00:00Karena itu menurut saya, dan saya kalau empat kali ketemu para rektor itu bagi saya belum apa-apa.
00:10Kalau perlu tiap bulan kita ketemu.
00:18Benar, saya butuh jumpa dengan orang-orang pintar.
00:24Saya kasihan beberapa profesor yang tinggal di sekitar Jakarta itu.
00:27Bola balik dipanggil, saya dengar mereka itu tiap dua jam buka handphone.
00:38Yang di Bandung pun tidak ada alasan, karena sekarang dipanggil ya 45 menit bisa di Jakarta.
00:49Yang di Bandung pun, saya perhatikan berapa pembantu saya.
01:00Waktu awal dilantik, rambutnya masih bagus.
01:06Setelah 18 bulan, semakin botak.
01:15Aku perhatikan Pak Brian, banyak itu.
01:22Rambutnya sudah makin ke atas.
01:26Banyak profesor ini memang.
01:29Jadi, Surafdara, inilah yang kita inginkan.
01:33Kita berada di satu kapal besar yang namanya NKRI.
01:40Saya kemarin sampaikan, kita berbeda pandangan, tidak ada masalah.
01:48Universitas adalah tempat di mana gagasan-gagasan diadu-adu gagasan.
01:56Adu pandangan, adu filosofi, adu inovasi.
02:04Disitulah.
02:05Disitu disebut bahwa kampus punya academic freedom.
02:11Academic freedom.
02:13Kebebasan akademis.
02:16Bukan kebebasan yang lain-lain.
02:20Apalagi kampus menjadi tempat pemikiran-pemikiran atau tempat katakanlah pertetangan.
02:34Biarlah kampus aktif menggeluti sains dan teknologi.
02:43Untuk memberi manfaat kepada rakyat yang membiayai kampus-kampus itu.
02:52Yang membiayai semua lembaga pendidikan.
03:04Swasta berperan sangat penting.
03:07Tapi swasta pun menikmati uang rakyat.
03:14Dari subsidi listrik, subsidi BBM, dengan segala upaya yang kita lakukan.
03:21Jadi saudara, ini adalah bernegara.
03:26Jadi, terima kasih saudara dengan tukun mengikuti selesai ini.
03:31Dan saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampikan cukup banyak.
03:42Saya janji satu-satu akan saya perhatikan.
03:50Saudara-saudara, jangankan usul dari profesor.
03:56Usul dari anak di desa.
04:00Yang sampai langsung ke saya lewat TikTok atau lewat...
04:05Saya segera tindak lanjut, saudara-saudara.
04:10Ya, karena saya berkeyakinan bahwa kesulitan itu harus dihadapi.
04:26Kesulitan harus dihadapi.
04:29Dan kita harus berani menghadapi kesulitan.
04:35Berani mengakui kesulitan.
04:37Dan kerja keras mencari solusi terhadap kesulitan.
04:45Ini saya dapat dari banyak masukan.
04:50Organisasi, masyarakat, negara yang sukses adalah masyarakat dan negara.
05:01Organisasi yang berani mengetahui mencari kesulitan dan kekurangan dan mengatasinya.
05:13Jadi saya, saya terima kasih.
05:17Teknologi bisa berbuat itu.
05:20Kesulitan di suatu desa, di nias, langsung.
05:25Dan itu kita selesaikan dalam waktu cepat.
05:27Tapi kita tahu juga teknologi juga belum tentu selalu positif bagi manusia.
05:37Sekarang kita lihat, nuklir di suatu pihak luar biasa.
05:44Bisa membantu manusia.
05:46Energi yang sangat murah.
05:50Energi yang relatif bersih.
05:52Nuklir untuk medis.
05:57Nuklir untuk pertanian.
05:58Ya, tapi nuklir bisa menghabiskan peradaban manusia langsung.
06:11Sekarang, AI, Artificial Intelligence.
06:16Hampir semua negara sekarang mengejar AI.
06:21Tidak mau ketinggalan.
06:22Tapi, bapak-bapak penemu AI sendiri sudah memberi AI.
06:32Sudah ada agent AI.
06:36Konon kabarnya agent AI ini.
06:40AI yang bekerja, berkarya untuk satu orang atau satu kelompok
06:48Atau satu korporasi, satu organisasi, satu negara, atau satu.
06:54Dan konon kabarnya sekarang sudah ada 5 juta AI.
06:58Agent AI.
07:005 juta.
07:01Mungkin 5 juta itu 3 minggu lalu.
07:06Dan mereka katanya sudah punya chat room sendiri.
07:115 juta ini berbicara sendiri.
07:15Dalam bahasa kode mereka sendiri.
07:20Jadi, manusia yang menciptakan sesuatu yang lebih hebat.
07:25Sekarang, juara catur saja kalah sama mesin.
07:29Juara catur.
07:32Mesin sekarang bisa membuat karya-karya luar biasa.
07:35Jadi, saudara-saudara, inilah nanti para guru besar, para profesor yang harus mendalami itu.
Komentar

Dianjurkan