00:05Intro
00:15Saudara lima calon manajer kooperasi Desa Merah Putih
00:18meninggal usai jalanin latihan dasar kemiliteran.
00:21Meski menue kritik, pemerintah bilang tak ada kelalaian
00:25dalam penyelenggaraan Latsar Mil
00:27karena SOP pemeriksaan kesehatan peserta.
00:30Sudah dilakukan.
00:31Inilah catatan Kompas TV,
00:33tragedi kemanusiaan sarjana penggerak kooperasi.
00:44Menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya
00:49atas wapaknya lima peserta.
00:56Karena mungkin dia sakit dan sebagainya.
00:59Tapi ini sedang dievaluasi dan ada investigasi.
01:06Tidak tepat menerapkan sistem kemiliteran di dalam pengelolaan kooperasi.
01:13Ini dua hal yang berbeda.
01:27Duka mendalam tak terbendung saat keluarga mengantar jenazah Novia Ramadhani Sihotang
01:33ke pemakaman umum Kelurahan Losung, Kecamatan Padang, Sidempuan Selatan.
01:38Di usia mudanya yang baru menginjak 25 tahun,
01:42impian Novia membangun desa sebagai calon manajer kooperasi desa Merah Putih
01:47harus kandas secara tragis.
01:50Keluarga terpukul dan menuntut tanggung jawab serta evaluasi
01:54dari pemerintah atas urgensi latihan kemiliteran ini.
02:22Pelatihan dasar kemiliteran ini juga merenggut nyawa Muhammad Rifqi,
02:26Renaldi Gunawan.
02:27Calon manajer kooperasi asal Jawa Barat ini telah dimakamkan
02:31di TPU Cijambe, Sumadang Utara.
02:39Tragedi ini menjadi pil pahit yang mengerikan.
02:42Selain Novia dan Rizky,
02:45tiga calon manajer lainnya juga gugur dalam kegiatan yang sama.
02:48Mereka adalah Yonanda Muhammad Taufik,
02:51Anissa Muyasaro,
02:52dan Nola Diasari.
02:56Kementerian Pertahanan pun menyatakan,
02:59kelima calon manajer ini memiliki karakteristik
03:01serta kondisi medis yang berbeda-beda.
03:03Sebelum menjalani pelatihan,
03:05semuanya sudah menjalani tes kesehatan
03:08dan dinyatakan memenuhi syarat.
03:12Kelima peserta tersebut memiliki karakter
03:16dan kondisi medis yang berbeda-beda.
03:21Seluruh peserta telah mendapatkan penanganan medis
03:24sesuai prosedur,
03:26baik di fasilitas kesehatan satuan
03:29maupun rumah sakit ujukan.
03:32Dan seluruh peserta sebelumnya telah melalui
03:34pemeriksaan kesehatan penyelenggaraan latihan bela negara
03:38dan manajerial ini disusun secara terukur
03:42dengan memperhatikan latar belakang peserta
03:45sebagai masyarakat sivil.
03:50Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurrahman menyebut
03:53meninggalnya lima peserta Latsarmil masih dievaluasi.
03:57Menurut Dudung, kematian peserta Latsarmil
04:00bukan disebabkan kelalaian pemerintah
04:02karena SOP seperti tes kesehatan peserta
04:05sudah dilakukan.
04:08Latihan militer untuk tingkatan seperti SPPI dan sebagainya
04:14tidak terlalu keras.
04:16Tapi mungkin karena dia sakit dan sebagainya.
04:19Tapi ini sedang dievaluasi dan ada investigasi.
04:24Itu salah satu yang menjadi konsentrasi
04:29tidak serta-merta untuk manajer saja.
04:33Kami pun dulu sebelum jadi di lingkungan
04:38Kabinet Merah Putih
04:40di-retret dulu di Magelang.
04:41Karena memang itu penting kalau menurut saya.
04:47Direktur Eksekutif Amnesti Internasional Indonesia
04:50Usman Hamid pun menegaskan
04:51latihan militer ini harusnya dihentikan
04:55karena tidak relevan dengan pekerjaan calon manajer
04:59di kooperasi desa Merah Putih.
05:03Tidak tepat menerapkan sistem kemiliteran
05:07di dalam pengelolaan kooperasi.
05:10Ini dua hal yang berbeda.
05:12Di dalam kemiliteran, orang diajarkan untuk menjadi commander
05:15bukan menjadi manager.
05:18Di dalam kooperasi, orang diajarkan untuk menjadi manager
05:21baris-berbaris misalnya.
05:23Apa relevansinya?
05:23Nah, di dalam konteks kooperasi itu kan pada intinya
05:27dia bertujuan untuk memastikan bahwa para anggota kooperasi
05:30misalnya sejahtera, ada keberlanjutan usaha,
05:33ada efektivitas operasional, efesiensi biaya.
05:37Dan itu semuanya nilai-nilai usaha, nilai-nilai sipil,
05:40bukan nilai-nilai kemiliteran.
05:42Di tengah kasus meninggalnya sejumlah peserta,
05:45pemerintah tetap memutuskan melanjutkan program latihan dasar militer
05:49peserta kooperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan
05:53demi meningkatkan disiplin dan juga jiwa korsa peserta.
06:00Tim Liputan, Kompas TV
06:09Meninggalnya lima sarjana penggerak pembangunan di Pembangunan
Komentar