00:00Terima kasih Anda masih di Kompas Siang, sodara Badan Gizi Nasional melakukan sejumlah perubahan terhadap program makan bergizi gratis.
00:08BGN mengambil momen libur sekolah untuk membenahi data penerima MBG.
00:13Anggaran MBG pun dihitung kembali agar sesuai dengan kebutuhan di lapangan secara real.
00:21Sejumlah perubahan tengah dipersiapkan pemerintah terkait program unggulan pemerintahan Prabogi berani yakni makan bergizi gratis.
00:27Salah satunya, opsi menghentikan sementara penyaluran MBG untuk membenahi berbagai persoalan yang ditemukan dalam pelaksanaan MBG.
00:36Wakil Kepala BGN Agustina Arum Sari menyebut semua dapur MBG akan diaudit.
00:41Lain itu, Badan Gizi Nasional juga akan membenahi sistem data penerima manfaat agar program MBG lebih tepat sasaran.
00:49Badan Gizi Nasional juga nantinya membuka opsi tak lagi memberikan MBG kepada siswa SMA.
00:54Peninjauan ulang ini dilaksanakan untuk mencapai indikator tujuan intervensi Gizi
00:59yang lebih fokus pada kelompok yang membutuhkan seperti ibu hamil dan menyusui, balita, dan anak usia dini.
01:05Dengan menyentuh penyaluran MBG bagi siswa SMA, Arum mengklaim bisa mengurangi 8 juta penerima manfaat MBG.
01:13Kami juga memanfaatkan momentum untuk libur sekolah ini.
01:17Kami akan stop semua, kami akan audit semua dapur,
01:21sehingga nanti mudah-mudahan ketika nanti anak-anak sudah masuk sekolah,
01:26kita sudah lebih baik, kondisi di lapangan sudah lebih rapi, gitu ya.
01:32Dan terutama tadi masalah data, saya kawal betul teman-teman pusdatin kami,
01:38SMA ya mungkin tidak perlu diberikan lagi MBG, apalagi SMA-SMA yang mungkin yang uang sakunya anak-anaknya
01:49sudah 100 ribu, 200 ribu gitu ya, mungkin yang high class gitu, itu tidak perlu lagi.
01:54Nah itu beberapa contoh, itu sudah akan berkurang sekitar 8 juta penerima manfaat.
01:59Tak hanya audit distribusi MBG, anggaran MBG juga nantinya akan ditinjau kembali.
02:05Sebelumnya, dalam rapat dengan Komisi 9 DPR RI,
02:09Badan Gizi Nasional menyampaikan pagu anggaran tahun 2027 sebesar 270 triliun rupiah.
02:14Namun DPR mendekankan, angka ini belum tentu menjadi anggaran yang akan digunakan tahun depan.
02:20Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI, Charles Honoris menyebut,
02:24anggaran BGN tahun depan akan berkurang jauh.
02:27Kalau pagu indikatif yang disampaikan secara formal, itu tadi 270 triliun.
02:33Ya, tetapi kembali lagi, saya harus kasih disclaimer,
02:36anggaran ini bukan anggaran yang akan disetujui dan akan digunakan.
02:40Karena ini anggaran yang disusun oleh pimpinan BGN yang lama.
02:44Jadi kami tadi dipastikan oleh teman-teman BGN bahwa ke depan di 2027,
02:48anggarnya pasti akan berkurang jauh.
02:50Berapa jumlahnya, kita juga belum tahu.
02:52Mereka juga belum bisa memastikan karena proses menghitung masih dilakukan sampai saat ini.
02:58Menteri Sekretaris Negara Prasut Yohadi menjelaskan,
03:01nantinya akan ada potensi pengurangan total kebutuhan anggaran untuk program prioritas tersebut.
03:06Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional
03:09akan menghitung kembali kebutuhan pendanaan program MBG
03:12agar sesuai dengan kebutuhan pendanaan di lapangan secara real.
03:18Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan,
03:23kita meyakini bahwa akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program akan pergi si gratis ini.
03:34Makanya kami minta waktu untuk juga menghitung dengan Kementerian Keuangan maupun dengan BGN.
03:43Jadi dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat
03:50sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk program makan bergisi ini totalnya menjadi berapa.
03:58Pemborosan anggaran MBG ini sebelumnya disampaikan Menko Pangan Zulkifli Hasan
04:02yang menyebut adanya pembangkakan SPPG sebanyak 6.877 titik.
04:08Seharusnya, jika sesuai dengan rencana awal, titik SPPG hanya ditargetkan 21.000 titik saja.
04:15Duga, pembangkakan terjadi karena adanya praktik jual-beli titik SPPG di banyak wilayah termasuk 3T.
04:22Ditargetkan, pengaturan ulang program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini akan rampung dalam satu bulan ke depan.
Komentar