Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SAMARINDA, KOMPAS.TV - Aksi demo mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat di Samarinda, sempat diwarnai aksi saling dorong dengan polisi.

Kericuhan terjadi saat mahasiswa mencoba menutup Jembatan Mahakam Kamis (18/6/2026) sore.

Mahasiswa meminta lima tuntutan, salah satunya evaluasi perbaikan ekonomi, terhadap program MBG dan menghentikan Koperasi Desa Merah Putih.

Mereka juga mengkritik kenaikan BBM, yang memicu bahan pokok naik serta keterlibatan militerisme di ruang sipil.

Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Cabang Kabupaten Subang, Jawa Barat menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Subang.

Unjuk rasa sempat ricuh, saat demonstran berusaha untuk masuk ke gedung DPRD.

Demonstrasi mahasiswa menuntut perbaikan ekonomi, pengusutan tuntas dugaan korupsi program MBG hingga Undang-Undang Polri, diwarnai kericuhan.

Mendapat pengawalan ketat polisi, mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.

Sementara itu, Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI di Bandung menggelar aksi unjuk rasa dengan menutup arus lalu lintas di Simpang Dago Cikapayang.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa minta tiga tuntutan yaitu menghentikan program Makan Bergizi Gratis, menolak Koperasi Merah Putih, serta membatalkan rancangan Undang-Undang TNI dan Polri.

Aksi serupa juga digelar sejumlah mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Barat dengan tuntutan yang sama.

Baca Juga Demo di Kawasan Monas, Ketua PC PMII Jakpus: Kami Desak Cabut UU TNI-Polri dan Stop MBG di https://www.kompas.tv/nasional/675723/demo-di-kawasan-monas-ketua-pc-pmii-jakpus-kami-desak-cabut-uu-tni-polri-dan-stop-mbg

#demo #demomahasiswa #mbg

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/675725/demo-tuntut-perbaikan-ekonomi-di-samarinda-diwarnai-aksi-saling-dorong-mahasiswa-dan-polisi
Transkrip
00:00Aksi demo mahasiswa yang tergabung dalam gerakan rakyat menggugat di Samarinda
00:04sempat diwarnai aksi saling dorong dengan polisi.
00:18Kericuhan terjadi saat mahasiswa mencoba menutup jembatan mahakam pada kami sore.
00:23Mahasiswa meminta lima tuntutan,
00:25salah satunya evaluasi perbaikan ekonomi terhadap program MBG
00:29dan menghentikan Koperasi Desa Merah Putih.
00:32Mereka juga mengkritik kenaikan BBM yang memicu bahan pokok naik
00:35serta keterlibatan militerisme di ruang sipil.
00:52Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Cabang Kabupaten Subang, Jawa Barat
00:57menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Subang.
01:01Unjuk rasa sempat ricu saat demonstran berusaha untuk masuk ke gedung DPRD.
01:05Demonstrasi mahasiswa menuntut perbaikan ekonomi, pengusutan tuntas,
01:09dugaan korupsi program MBG, hingga undang-undang Polri diwarnai kericuhan.
01:14Dapat pengawalan ketat, polisi mahasiswa membuarkan diri dengan tertib.
01:22Mereka ingin dievaluasi dan ditinjau kembali terkait poin-poin yang tentunya bagi kami itu kurang pas.
01:31Apalagi berbicara Polri bisa masuk ke dalam sipil. Itu yang kita koreksi.
01:45Sementara itu, Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Bandung menggelar aksi unjuk rasa
01:50dengan menutup arus leluh lintas di Simpang Dago, Cikapayang.
01:53Dalam aksi tersebut, mahasiswa minta tiga tuntutan yaitu menghentikan program makan bergisi gratis,
01:59menolak Koperasi Merah Putih atau Koperasi Desa Merah Putih,
02:02serta membatalkan rancangan undang-undang Daniel Polri.
02:04Aksi serupa juga digelar sejumlah mahasiswa di depan gedung DPRD Jawa Barat dengan tuntutan yang sama.
Komentar

Dianjurkan