00:00TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon beliau, disampaikan pamentan kenapa terjadi penurunan.
00:12Saya katakan kepada beliau ini anomali.
00:16Kami kumpulkan pelaku usaha seluruh Indonesia, mewakili kurang lebih 700-an berkumpul,
00:24kemudian total PKS itu ada 1.900.
00:30Nah ini anomali, harga CPO dunia naik, dolar menguat kurang lebih 10%, harga CPO naik, tetapi harga TBS turun.
00:41Ini tidak masuk akal, sama dengan kejadiannya dengan minyak goreng.
00:46Nah ini kami minta jangan bermain-main, jangan korbankan rakyat, ada petani, plasma itu 15 juta, dengan seluruh keluarganya diperkirakan
00:5730 juta.
00:58Kita harus, Bapak Presiden arahkan, berpihak pada petani plasma sawit.
01:04Dari 1.900 ada 274.
01:08274 ini belum menaikkan, minggu lalu belum menaikkan, eh sorry, minggu lalu sekarang sudah menaikkan.
01:16Yang masih belum ada kurang lebih 100, kurang lebih 5-10%.
01:2390% sudah kembali seperti semula, tetapi harapan kita ke depan insya Allah dengan DSI ini, satu pintu, itu bisa
01:33mengangkat kesejahteraan petani Indonesia,
01:35dan menghindari ada kebocoran-kebocoran.
01:41Nah itu arahan Bapak Presiden tindak lanjuti, Alhamdulillah sekarang harga TBS sudah hampir normal, tinggal sedikit lagi.
01:49Tapi, kami sampaikan, yang 274, kami langsung pada hari itu juga, kami mengirim surat ke Pak Kapolri, bahwa ini harus
02:01ditindak lanjuti.
02:02Dan, langsung tembusan Kapolda di wilayah masing-masing, dan Dirkrimsus ditindak lanjuti.
02:09Dengan surat itu, tinggal 100 lebih, yang belum menaikkan harga TBS.
02:15Tapi kami yakin, satu minggu ke depan, itu sudah pulih kembali, dan insya Allah ke depan, dengan satu pintu ini,
02:24harga TBS ke depan lebih baik.
02:28Oke, kasih ya.
02:39Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
02:44Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar