Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Duel tim raksasa dunia akan tersaji pada Minggu (14/6/2026) pagi kala Brasil berjumpa Maroko.

Namun sayang, bintang Tim Samba Neymar Junior kemungkinan absen akibat pemulihan cedera betis.

Sementara di tim lawan, Maroko berambisi mengulang kesuksesan mereka di Piala Dunia 2022 dengan menjadi satu-satunya tim dari Afrika yang tembus babak semifinal.

Membahas pertandingan duel tim raksasa Brasil versus Maroko, kita sudah bersama analis sepak bola, Iksan Mahar.

Baca Juga [FULL] WNI di Houston Ceritakan Kemeriahan dan Antusiasme Piala Dunia 2026 di AS | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/674718/full-wni-di-houston-ceritakan-kemeriahan-dan-antusiasme-piala-dunia-2026-di-as-kompas-malam

#sepakbola #pialadunia #brasil #maroko

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/674719/full-bung-ikhsan-baca-duel-tim-raksasa-brasil-vs-maroko-di-laga-awal-grup-c-piala-dunia-2026
Transkrip
00:00Duel tim raksasa dunia akan tersaji di minggu pagi kalau berhasil jumpa Maroko.
00:05Namun bintang tim sambal Neymar Junior kemungkinan absen akibat pemulihan cedera betis.
00:14Minggu pagi, Piala Dunia 2026 akan menyajikan laga serat gengsi di grup C.
00:20Tim sambal berhasil kontra pasukan Singa Atlas Maroko.
00:24Pada sesi latihan hari Jumat, Brazil menggelar latihan tanpa bintang mereka Neymar Junior.
00:30Neymar absen latihan karena masih berjuang untuk pulih dari cedera betis.
00:34Namun tampaknya, absennya Neymar bukan jadi masalah besar bagi Carlo Ancelotti.
00:40Don Carlo masih memiliki segudang amunisi yang siap diledakkan kapanpun dalam menghadapi Maroko.
00:46Ada bintang Real Madrid Vinicius Junior, ada juga sehap andalan Barcelona, Rafinha.
00:53Sementara di tim lawan, Maroko berambisi mengulang kesuksesan mereka di Piala Dunia 2022.
01:00Menjadi satu-satunya tim dari Afrika yang tembus babak semifinal.
01:05Ahraf Hakimi dan Brahim Dias diperkirakan masih akan menjadi andalan bagi sang juru taktik baru Maroko, Mohamed Ohabi.
01:13Ohabi diharapkan menularkan keberhasilannya pada tim senior kalau membawa Maroko U20 jadi juara Piala Dunia.
01:22Don Carlo nampaknya akan menurunkan skuad terbaik tim Samba tanpa Neymar dengan mengandalkan juru gedor asal MU Matheus Cunia di
01:29lini depan di topang Vinny Junior dan Rafinha.
01:32Sementara beg andalan Arsenal Gabriel akan diduetkan dengan beg PSG Marquinhos menjaga pertahanan membantu Alison Baker di bawah Mr. Gawang.
01:43Sedangkan Mohamed Ohabi akan mengandalkan amunisi PSG Ismail Saibari sebagai ujung tombak didukung permainan atraktif dari Ibrahim Dias serta Ounahi.
01:55Sementara Ahraf Hakimi diakini akan mempersulit akselerasi Vinny Junior di sisi kanan pertahanan Maroko.
02:05Brazile akan bermain melawan Maroko di Stadion MetLife pada minggu pagi.
02:10Dua Brazile lawan Maroko menjadi satu-satunya partai di fase grup yang mempertemukan tim peringkat 10 besar dunia.
02:17Pertandingan diprediksi akan berjalan senil.
02:24Pembahas pertandingan dual tim raksasa berhasil kontra Maroko.
02:28Kita sudah bersama dengan analis sepak bola Iksan Bahar.
02:32Selamat malam Bu Iksan.
02:34Selamat malam.
02:35Ini menarik salah satu big match yang tersaji terlalu pagi tampaknya.
02:40Akan seperti apa ini pertandingannya nanti?
02:44Ya tentu itu agak yang akan menunjukkan siapa tim yang akan menjadi pemulcat grup C.
02:49di akhir fase grup ini.
02:51Jadi tentu memang pertandingan yang sangat menarik.
02:54Dua pelatih yang sangat sama akan menjauh di debut di kiala dunia level senior.
02:59Kita tahu Karwa Coyoti meskipun sederhana prestasinya bersama di level class.
03:04Tapi kali ini dia baru menjalani melatih di tim nasional di level senior dunia.
03:09Begitu juga Muhammad Ohabi sampai sangat cemeklang membawa tim Maroko U20 juara.
03:14Bukannya U20 di Chile seopertahun lalu.
03:17Kali ini dia akan membuktikan bahwa inilah saatnya dia mempunyai diri bahwa benar-benar Maroko punya diarah imas.
03:23Dan dengan begitu, kalau kita juga melihat dari isu pemain yang ada sekarang,
03:27ini bisa dikatakan Maroko tim paling hebat, paling 26,6 tahun,
03:32terhadap-terhadap usia menghadapi Brazil yang ada di salah satu tim yang paling tua dengan 29,6 tahun.
03:39Jadi akan sangat menarik bagaimana pengalaman beradu dengan ambisian anak-anak juga.
03:44Saya ingin membuktikan diri bahwa mereka benar-benar generasi baru di petang-petang sepak bola dunia.
03:49Karena Anda bilang soal pengalaman generasi baru, saya ingin tanya,
03:53jadi bagaimana ini perpaduan beradu kekuatan, kekuatan lama dengan kekuatan baru ya?
03:58Maroko kan bisa dibilang kekuatan baru di kancah sepak bola, Bung Insuan.
04:03Betul. Kalau kita melihat baru dua lagu coba terakhir,
04:06malah menghadapi tim-tim dari nasional tim seperti Ecuador dan juga para gua,
04:11itu terlihat bahwa mereka benar-benar menampilkan permainan yang cukup berani.
04:15Mereka berani menyerang dan itu sangat kontras dengan bagaimana tim U20 yang dulu dilatih oleh UAB
04:21ketika dikali U20 lalu, mereka hanya mencatatkan rata-rata 35,7 persen penguasaan bola.
04:29Jadi tentu ada kontras yang disini.
04:31Tapi kalau melihat nanti lalaman beradil dengan kualitas permainan dan pengalaman yang lebih tinggi,
04:36saya justru merasa UAB akan kembali dengan akum pragmatisnya,
04:39menunggu permainan lawan, permainan yang lebih tinggi seperti apa.
04:42Abis itu mereka akan berusaha mencoba melakukan gebrakan melalui ANTC,
04:46terutama dari sisi Bahindia dan Jawa Nahi,
04:50plus ada hak-hak pakinya di Bunga Majerowi dari kondisi sayap untuk penopang Ismail Saibari
04:55yang akan berperan seperti Polsnein.
04:57Seperti kita tahu, selama ini dia tampilkan bersama PSU Eroven.
05:00Kita akan coba tampilkan, ini prediksi nih, perkiraan line-up nanti yang akan diturunkan oleh Don Carlo.
05:09Dan juga Timnas Maroko Mohamed OHB, di bawah Nakoda OHB ini ada Akraf Hakimi.
05:16Ini akan menarik, saya mencermati di sisi kanan nih, di sisi kanan pertahanan.
05:21Duel Hakimi dengan Vini Junior, akan seperti apa Anda melihatnya?
05:25Tapi di sana ada Brahim Dias juga yang tahu betul bagaimana karakter Vini Junior.
05:31Betul, sehari ini akan sangat menarik.
05:33Kita terlihat penumpukan produk permainan yang kemungkinan akan ada di sisi kiri Brazil
05:39atau di sisi kanan dari Maroko, tentu akan sangat menarik.
05:42Bagaimana ada juga di sini ada L.A. Noe, salah satu gelandang bertahan terdaik di Serie A musim ini
05:48yang bermain bersama AS Roma, saat ini luar biasa permainannya.
05:51Dan mereka di sisi Brazil juga ada Al-Fisadro, back kiri veteran berusia 35 tahun
05:59yang sempat dianggap sudah habis bersama Juventus, tapi ternyata dia bangkit
06:02sewa Flamingo dalam buah musim terakhir, tentu ini akan jadi tetap menarik sangat sedikit.
06:06Tapi jangan lupakan, di sisi kiri ini akan ada letupan, justru penyelesaian akhir
06:11saya rasa akan ada di sisi kiri, kiri Maroko, atau di sisi kanan Brazil.
06:14Di sisi kiri, di sisi kiri, kalau di layak kita lihat Al-Fanowi, tapi saya merasa
06:20kans terbesar akan ditempatnya oleh Syait Rahimi, penyerang dari Al-Ain,
06:25tim Unirat Arab yang juga tampil sangat luar biasa.
06:29Di Olivia, dua tahun lalu ketika dia menjadi proktor dan membawa juga Maroko
06:32sampai ke wabak Filipina.
06:33Jadi memang tim Maroko, kalau bisa kita katakan, meskipun mereka bergarang juga,
06:39pasaran tim tempat dengan usia termudian, tapi mereka punya pengalaman yang luar
06:44di driver internasional, dikira dunia 4 tahun lalu, dikira dunia U20 juara,
06:48plus juga di Olimpiade 2 tahun lalu yang mereka tampil juga sangat luar biasa.
06:52Oke, ini menarik ya, kita nanti bagaimana duel sengit kedua tim ini,
06:56karena memiliki karakter yang begitu beda, kontras.
07:00Kita nantikan bersama.
07:02Terima kasih untuk ulasannya, analis sepak bola Iksan Mahar
07:07dalam program Kompas Malam Hari ini.
Komentar

Dianjurkan