Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sejumlah kontroversi mewarnai pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah, termasuk di Jawa Tengah.

Di Kabupaten Temanggung, gedung Koperasi Desa Merah Putih di Desa Kaloran menjadi sorotan setelah diketahui berdiri di atas sebagian badan jalan antar-dusun. Kondisi ini dinilai mengganggu akses warga yang selama ini mengandalkan jalur tersebut sebagai urat nadi aktivitas ekonomi.

Warga menyebut akses jalan menjadi lebih sempit dan aktivitas sehari-hari terganggu. Meski sempat menuai penolakan, pihak TNI setempat menyatakan pembangunan tetap berjalan sesuai prosedur.

Sorotan serupa juga muncul di Kabupaten Wonogiri. Sebuah video yang beredar di media sosial menarasikan pembangunan koperasi dilakukan di area hutan. Namun, pihak TNI membantah hal tersebut dan menegaskan lokasi berada di dekat permukiman warga.

Selain persoalan lokasi, distribusi barang Koperasi Desa Merah Putih juga menjadi perhatian setelah beredar video aktivitas pengiriman logistik di gudang ritel di Surabaya yang memicu perdebatan di publik.

Sejak awal, program Koperasi Desa Merah Putih digadang sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Namun di lapangan, sejumlah temuan dan narasi yang berkembang memunculkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

#KoperasiDesaMerahPutih #Temanggung #Wonogiri #UMKM

Baca Juga Koperasi Desa Merah Putih Jadi Sorotan, Dari Dana Desa hingga Tata Kelola | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/674687/koperasi-desa-merah-putih-jadi-sorotan-dari-dana-desa-hingga-tata-kelola-berut

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674696/koperasi-desa-merah-putih-di-kaloran-temanggung-berdiri-di-akses-jalan-desa-berut
Transkrip
00:00Deretan kontroversi lain yang mewarnai pembangunan kooperasi Desa Merah Putih terjadi di Temanggung, Jawa Tengah.
00:08Gedung kooperasi itu tiba-tiba dibangun tepat di atas jalan umum antardusun.
00:13Akibatnya ruang jalanan yang menjadi urat nadi ekonomi warga lokal jadi ditutup demi berdirinya kooperasi.
00:24Tadinya ini jalan urus kayaknya nih.
00:26Kok bisa-bisa naga-bisa gini?
00:31Warga desa Kaloran ini memperlihatkan jalan umum yang biasa ia lewati tiba-tiba tertutup oleh bangunan kooperasi Desa Merah Putih.
00:42Terlihat separuh bangunan ini berdiri di sebagian badan jalan.
00:47Akibatnya warga pun terpaksa harus melalui jalan yang sempit.
00:52Warga sebenarnya sudah menolak pembangunan kooperasi Merah Putih ini karena mengganggu aktivitas warga sehari-hari.
01:02Namun Komandan Kodim 0706 Temanggung Letkol Infantri Hermawan Adi Nugroho menjelaskan pembangunan tersebut sudah sesuai dengan prosedur.
01:15Saat pembangunan sudah terjadi ternyata jalan kan membelok itu, itu sudah beberapa kali terjadi keselakaan.
01:24Kan tidak bisa dilihat jalan itu di saat nyamping itu ada keselakaan.
01:30KDKMP tersebut sudah dilaksanakan sesuai dengan prosedur bahwa awal mula tanah yang ditentukan untuk dibangun KDKMP itu hasil dari musdes
01:44di desa masing-masing.
01:49Yang juga jadi sorotan adalah pembangunan kooperasi desa Merah Putih di desa Plosorejo, Kabupaten Wonugiri, Jawa Tengah.
01:59Beredar video di media sosial yang menarasikan kooperasi desa Merah Putih dibangun di tengah hutan.
02:07Namun hal ini dibantah oleh Dan Ramiel 20 Kismantoro Kodim 0728 Wonugiri, Kapten Infantri Kris Budi Rianto.
02:19Menurutnya lokasi kooperasi Merah Putih di Plosorejo berdiri di dekat permukiman warga, bukan di hutan seperti yang dinarasikan dalam video.
02:41Dan saudara tak hanya soal pembangunannya, distribusi barang di kooperasi Merah Putih juga jadi sorotan.
02:50Di media sosial, ramai dengan video aktivitas truk milik kopdes Merah Putih sedang mengantri untuk mengambil stok barang di gudang
02:59ritel di Surabaya.
03:01Video itu langsung memicu perdebatan.
03:04Pasalnya program kooperasi desa Merah Putih sejak awal diperkenalkan sebagai langkah memperkuat ekonomi desa dengan mendorong UMKM lokal.
Komentar

Dianjurkan