Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut bahwa bukan pemangkkasan tetapi pengurangan anggaran MBG.

"Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan, kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari Program MBG ini, maka kami meminta waktu untuk menghitung dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) maupun Badan Gizi Nasional (BGN)," ujar Prasetyo.

Hal tersebut juga diperkuat dengan pernyataannya bahwa ppemerintah telah menyepakati Program MBG ini akan ditata dan dikaji lebih dalam, maka butuh Waktu setidaknya dalam satu bulan ini.

Selengkapnya simak videonya.
Creative/Video Editor:Futty/Leo

#MBG #Istana #Efisiensi
===================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:04Ada pemangkasan anggaran lagi enggak sih Mas dari 268 miliar triliun yang kemarin?
00:12Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan kita meyakini bahwa akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program akan berkisi gratis
00:28ini.
00:28Makanya KEMI minta waktu untuk juga menghitung dengan Kementerian Keuangan maupun dengan BGN.
00:37Jadi dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk program makan berkisi
00:48ini totalnya menjadi berapa.
00:51Termasuk soal insentif 6 juta per hari ke dapur itu juga akan dipertimbangkan?
00:58Kita target awal satu bulan ini harus selesai, tapi tentunya kan semua ada dinamikanya ya.
01:08Makanya yang pertama tentu tadi kita tekankan adalah yang sudah berjalan, tetap berjalan tidak boleh.
01:15Ada gangguan dan di situ pun juga catatan-catatan perbaikan itu terus atau harus dilakukan.
01:24Yang sudah baik pun juga harus ada pengawasan supaya kualitasnya bisa terjadi.
01:28Kita tidak ingin ada penurunan.
01:29Mas tadi disebut kembangkakan ya dari 2000 ke 8000 ya mas, dapurnya tadi ya mas.
01:35Itu penyebabnya akan apa masih bisa bengkak?
01:37Tadi kurang jelas.
01:38Yang bengkak 6.000 titik itu mas pras.
01:40Yang 3T.
01:41Istilahnya bukan bengkak.
01:44Data yang kita dapatkan seperti itu, yang dalam proses penataan ke depan itulah yang kita ingin inventarisir.
01:54Apakah jumlah tersebut sesuai dengan yang kita perlukan atau kita butuhkan.
02:01Makanya kami minta waktu untuk mendetilkan itu.
02:06Jadi tidak hanya dengan berbasis angka-angka kan.
02:10Karena kadang-kadang kan ada wilayah-wilayah juga yang memang mungkin secara jangkauan, secara jarak itu mengharuskan jumlah penerima manfaat
02:24per satu SPPG itu berbeda jumlahnya dibandingkan dengan kondisi yang ideal.
02:30Menegaskan tadi mas.
02:31Berarti ada sekolah-sekolah yang tadi dianggap elit terus masih menerima MBG nantinya akan di stop gitu ya?
02:39Oh ya, enggak langsung juga begitu.
02:42Dalam proses penataan itulah kemudian kan terjadi apa yang disebut dengan kesepakatan atau sebuah sekolah ini masuk apakah ini layak
03:01atau prioritas untuk menerima MBG atau tidak.
03:05Kan begitu.
03:06Karena memang sejak awal SPP-nya seperti itu.
03:08Terima kasih telah menonton.
Komentar

Dianjurkan