00:00Kita ke berita lain sedara sebagian masyarakat resah dengan kenaikan harga BBM Pertamax yang membuat mereka terpaksa harus beralih ke
00:07Pertalait.
00:07Akibatnya antrian Pertalait menjadi lebih panjang. Berikut laporan jurnalis Kompas TV Eril Nata dan juru kamera Bodia yang sudah kami
00:15rekam sebelumnya.
00:16Kenaikan harga bahan bakar minyak seperti di Pertamina ini masih dikeluhkan oleh masyarakat banyak karena memang harganya meningkat cukup drastis.
00:25Seperti saat ini saya berada di SPBU penyobongan yang dimana memang jika dibandingkan Pertamax, Pertalait ini lebih banyak antriannya lebih
00:34dari 10 kendaraan dibandingkan Pertamax yang cukup sepi.
00:38Lalu juga kemudian bahwa memang di beberapa titik SPBU sendiri dikatakan Pertalait ini sempat terjadi beberapa kali kekosongan.
00:45Namun di SPBU yang berada di daerah penyobongan ini untuk Pertalait masih tersedia tetapi memang antriannya cukup panjang yang dimana
00:53memang banyak beberapa masyarakat yang beralih dari Pertamax menuju ke arah Pertalait tentunya
01:00karena harganya cukup tinggi yang dimana ini dikeluhkan.
01:03Yang dimana sebelumnya sekitaran 12 ribu namun saat ini sudah menyentuh lebih dari 16 ribu rupiah.
01:09Namun mungkin saya akan tanya sedikit kepada salah satu dari pengguna Pertalait.
01:13Halo Umas, selamat siang Mas?
01:15Brian.
01:16Mas kalau boleh tahu sebelumnya menggunakan apa dan sekarang di Pertamax?
01:20Awalnya saya pakai turbo Pak, terus Pertubo naik saya ganti Pertamax.
01:24Sekarang Pertamax naik Pertalait aja dah.
01:27Itu gimana Mas? Kenapa bisa?
01:30Gak ngerti juga ya, mungkin karena Iran itu ya.
01:33Kalau dari Masya sendiri, Pertubo naiknya berapa?
01:36Karena harganya naik Pak?
01:37Iya, berasa banget soalnya dulu saya 70 ribu Pertamax itu full tank.
01:43Sekarang paling cuma dapat 4 liter Pak.
01:46Iya.
01:49Paling dimix sih, paling logiknya.
01:53Ya saudara yang dimana memang bahwa dia mengatakan dari sebelumnya Pertamax Turbo lalu perindah ke Pertamax.
02:00Dan saat ini Pertalait yang dimana memang dikatakan bahwa harganya cukup tinggi.
02:04Sehingga ini menjadi keresahan bagi masyarakat.
02:07Yang dimana memang bahwa kenaikan ini sudah terjadi pada beberapa hari sebelumnya.
02:11Untuk sepeda motor.
02:14Sehingga saat ini antrean cukup banyak yang berada di antrean Pertalait dibandingkan pada Pertamax.
02:19Erli Gurangata, Baudia Vimalah, Kompas TV Jakarta.
02:29Sangat susah lah.
02:31Nah, nanti khawatirnya orang-orang itu nggak pakai Pertamax, malah-mahari ke Pertalaitan.
02:38Kalau beri Pertamax, ya mikir-mikir dulu ini.
02:41Masalahnya, maka kadang kewakilnya juga mepet.
02:49Kenaikan harga BBM jenis Pertamax tak hanya menimbulkan kekhawatiran bagi penggunanya,
02:55tetapi juga pengendara lain yang sehari-hari menggunakan Pertalait.
02:59Warga menilai kenaikan harga Pertamax yang terlampau tinggi
03:02akan cenderung berimbas pada melemahnya daya beli masyarakat
03:06sehingga akan banyak yang beralih ke Pertalait.
03:09Imbasnya pengguna Pertalait bertambah, namun stoknya terbatas
03:13sehingga memaksa warga lain menggunakan Pertamax.
03:17Subsidi, tapi kan nanti indahnya itu ya,
03:19antrean panjang di SPBU,
03:21kadang nanti kalau stoknya habis, kita juga terpaksa beli Pertamax.
03:25Padahal sekarang itu kan selisih antara pertanian sama Pertamax itu kan
03:28sama jauh, hampir 4.250, mas.
03:34Mau beri Pertamax, ya mikir-mikir dulu ini.
03:37Masalahnya mahal, kadang uang kita juga mepet.
03:39Pertamax sangat-sangat berat.
03:41Jadi itu kan kenaikannya sampai 4.000.
03:45Nah itu kan nanti, nanti ya sangat-sangat susah lah.
03:51Nah nanti khawatirnya orang-orang itu nggak pakai Pertamax,
03:54malah lari ke Pertalait.
03:57Nah nanti kalau jangan-jangan Pertalait nanti banyak yang dibutuhkan,
04:02barang kosong, akhirnya malah susah.
04:06Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut,
04:09pemerintah jamin tidak menaikan harga BBM dan LPG bersubsidi.
04:13Pemerintah juga tengah mengkaji alternatif insentif
04:17guna menjaga daya beli masyarakat
04:19pasca kenaikan harga BBM non-subsidi, jenis Pertamax.
04:22Sampaikan bahwa harga BBM untuk bersubsidi maupun LPG
04:29itu tidak ada perubahan sama sekali.
04:31Itu dulu.
04:32Pemerintah lagi sedang menggodok hal-hal yang terkait
04:35dengan menjaga daya beli masyarakat.
04:38Makanya kita untuk menjaga daya beli masyarakat,
04:41terutama kepada BBM subsidi sama sekali tidak kita naikkan.
04:45Sementara yang lainnya dilakukan penyusayan.
04:48Nanti kita cek nanti dengan teman-teman berlaku usaha
04:50baik dengan Teraus Super Tamina.
04:54Pertamina menaikan kenaikan harga Pertamax
04:57menyesuaikan dengan harga pasar minyak dunia
04:59hingga mencapai 16.250 rupiah.
05:03Sejumlah ekonom menilai kelas menengah
05:05akan terdampak imbas kenaikan Pertamax
05:07sehingga pemerintah diharapkan dapat memberi stimulus
05:10untuk menjaga daya beli masyarakat.
05:13Klas menengah ini bisa kena dampaknya
05:15artinya apa?
05:16Daya beli mereka semakin melemah.
05:18Dan ini masalah cukup kalau memang uangnya ada
05:20ya itu termasuk lumayan meringankan kelas menengah.
05:22Tapi masalahnya apakah APBN kita bisa melakukan itu?
05:25Apakah kita punya duit untuk melaksanakan itu?
05:28Itu kan the question mark
05:29untuk memberikan market kepercayaan.
05:32Dan saya tidak yakin itu bisa dilakukan
05:34kalau harga minyak ini 2 tahun lagi masih tetap tinggi.
05:38Warga berharap pemerintah bisa segera melakukan
05:41perbaikan ekonomi
05:42di tengah melemahnya nilai tukar rupiah
05:44terhadap dolar Amerika Serikat
05:46dan kondisi perang geopolitik.
05:48Tim Liputan Kompas TV
Komentar