00:00Kritisnya mahasiswa sekarang itu juga seharusnya bisa mendapat tempat
00:04yang bisa di...
00:07apa yang menjadi protes mereka itu juga menjadi koreksi oleh pemerintah.
00:11Kita percaya dari awal bahwa
00:14negara dengan jumlah orang kritis yang banyak
00:17itu adalah negara yang akan lebih maju.
00:20Meskipun kita tahu dalam tren dunia sekarang ini
00:23ada negara seperti Iran, ada negara seperti China
00:28yang punya resiliensi tertentu
00:31dan punya agenda nasional yang dahsyat
00:33China bisa mengeluarkan orang dari kemiskinan
00:36dalam satu generasi itu
00:38lebih dari 800 juta manusia keluar dari kemiskinan.
00:42Tanpa demokrasi
00:46dengan otoritarianisme, single party dan sebagainya.
00:49Tapi juga ada negara barat yang di sana
00:51ada kebebasan tapi elitnya terpecah
00:54dan mulai terpuruk sekarang ini kalau kita lihat.
00:57Nah Indonesia itu harus punya jalan sendiri.
00:59Karena itulah kegembiraan teman-teman mahasiswa
01:02untuk terlibat sebagai aktivis itu adalah bagian dari pelatihan mereka
01:07untuk suatu hari menjadi pemimpin.
01:09Cuman izinkan saya juga untuk berefleksi
01:14bahwa yang dilakukan oleh Pak Prabowo sekarang itu
01:17adalah menuntaskan agenda reformasi
01:20yang pada abjad atau sisi-sisi akhir dari Orde Baru
01:27fase-fase akhir dari Orde Baru
01:28memang ada penyimpangan dan itulah yang kami tuntut.
01:33Mengerucutnya kekuasaan politik
01:35karena itulah Pak Prabowo mendirikan partai
01:38dan ikut dalam kontestasi pemilu ini mungkin
01:40di dunia ini di antara pemimpin yang berkontestasi paling banyak
01:44itu adalah Pak Prabowo.
01:46Mencoba dalam demokrasi dia memimpin begitu.
01:50Dan yang kedua adalah beliau melakukan demokratisasi ekonomi
01:54yang masif dan saya kira
01:55ini akan menjadi agenda demokratisasi ekonomi
01:58yang paling masif dalam sejarah Indonesia.
02:00Bung Fahri kan dikenal dekat dengan Presiden
02:02Anda sendiri mengatakan bahwa mengenal beliau dengan sangat baik
02:06karena itu Anda selalu mendukung dia.
02:08Tapi sebenarnya orang seperti Bung Fahri itu didengar gak?
02:10Atau siapa yang didengar oleh Presiden?
02:12Saya sering dipanggil dan sering berdebat
02:14dan juga sering tidak bisa sama pendapatnya juga
02:18dan kadang-kadang saya dengar dari orang
02:21beliau belum setuju soal ini, soal ini
02:23tapi dia tidak menghindari perdebatan
02:26karena pada dasarnya orang itu hidup dengan
02:28tidak saja kultur tempat dia dibesarkan
02:31memang dia pernah di militer
02:32tapi sebelumnya kan dia hidup di barat
02:34dia juga hidup dalam keluarga yang sangat demokratis
02:38ada perbedaan di dalam keluarganya yang luar biasa
02:41dan mereka berdebat
02:42senang dengan perbedaan pendapat
02:43jadi kalau ada orang menuduh bahwa beliau tidak suka
02:46perbedaan pendapat dan sebagainya itu tidak benar gitu
02:48dan itu yang kita
02:49ini yang saya bilang itu
02:50ada persoalan gaya yang kita tidak terbiasa
02:52ada subkultur tertentu di Indonesia ini
02:55yang sering tidak diterima gayanya
02:57gak bisa kita
02:58apa yang paling Anda ingin dengar
03:00atau ingin lihat koreksi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo
03:03yang sejalan dengan harapan mahasiswa
03:05lebih banyak memastikan kebijakan itu
03:08betul-betul melibatkan partisipasi publik
03:11dari berbagai undang-undang yang kemudian menjadi kontroversi
03:15itu tidak melibatkan partisipasi publik sama sekali
03:19tiga hak yang harusnya ada dalam partisipasi itu diabaikan
03:23termasuk dengan revisi undang-undang polri yang terbaru
03:26undang-undang militer dan lain-lain
03:27kalau Bang Fahri bercerita bahwa ini cara Pak Presiden
03:32mewujudkan cita-cita reformasi itu tidak sesuai dengan data kita
03:36dari enam tuntutan reformasi tinggal satu saja yang belum rusak
03:40yaitu
03:41yaitu kembali kepada undang-undang dasar naskah awal
03:43undang-undang konstitusi kita masih konstitusi reformasi
03:46lima lainnya sudah hilang
03:48muncul multifungsi militer
03:52peradilan yang kemudian tidak adil
03:55punya problematika serius
03:57bahwa adilisu suharto sudah tidak mungkin
04:00bahwa kemudian ada mewujudkan pembagian kekuasaan yang baik
04:07bagaimana dengan pembagian kekuasaan
04:09koalisinya koalisi tunggal
04:11jadi lima cita-cita sudah terbuang
04:14hanyut
04:15oleh karena itu harapannya
04:17kalau memang itu cita-cita Pak Prabowo
04:20wujudkan kembali cita-cita reformasi itu
04:23pastikan seluruh posisi yang diatur oleh konstitusi
04:28berada pada tempatnya
04:29bukan kemudian sekedar berpidato
04:32yang tinggi-tinggi tanpa kemudian mampu betul-betul membumi
04:37kalau mengurucut pada satu pesan yang sederhana saja
04:40Pak, bekerja jangan pidato
04:46Pak Prabowo ini baru setahun tujuh bulan atau delapan bulan
04:51dan kepada beliau dipikulkan semua amanat
04:57untuk memperbaiki apa yang keliru dalam seperempat abad belakangan ini
05:02dan beliau akan melakukan itu
05:04dan beliau tidak kompromi dengan siapapun untuk melakukan itu
05:09dan Bung Fahri termasuk juga yang mendukung kalau ada aksi unjuk rasa mahasiswa
05:14itu adalah bagian dari penginyak pemerintah
05:17dan tidak dituding sebagai digerakan oleh soros
05:20itu kita harus dianggap biasa saja sebagai perjagapan daripada masyarakat sipil
05:24tapi Pak Prabowo dengan agendanya menurut saya
05:27dia akan melakukan transformasi besar-besaran
05:29dan saya percaya Indonesia akan berubah menjadi lebih baik ke depan