Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Massa mahasiswa menggelar unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, untuk menuntut perbaikan kondisi ekonomi nasional.

Aksi dimulai dengan long march dari berbagai titik di Jakarta menuju Bundaran HI. Dalam aksinya, mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya perbaikan ekonomi, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, serta penghentian program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.

Aksi sempat diwarnai saling dorong hingga kericuhan antara massa mahasiswa dengan aparat TNI dan kepolisian di lokasi.

Di Solo, Jawa Tengah, mahasiswa juga menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Solo. Mereka memprotes sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk kenaikan harga Pertamax dan pelemahan nilai tukar rupiah, yang dinilai berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat.

Mahasiswa menilai kebijakan pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis, perlu dievaluasi karena dianggap turut membebani kondisi ekonomi nasional.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik dan aspirasi masyarakat, namun mengingatkan agar penyampaian pendapat tidak disertai provokasi atau fitnah. Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus bekerja untuk memperkuat kondisi bangsa.

Sejumlah pakar hukum tata negara menilai pemerintah perlu lebih responsif terhadap aspirasi publik di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat.

#DemoMahasiswa #BundaranHI #Solo

Baca Juga Akses Jalan Diblokade, Massa Demo Tertahan di Dukuh Atas | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/674474/akses-jalan-diblokade-massa-demo-tertahan-di-dukuh-atas-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674477/dudung-tanggapi-aksi-mahasiswa-pemerintah-terbuka-kritik-tanpa-provokasi-kompas-petang
Transkrip
00:00Masa mahasiswa hari ini saudara menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta untuk menuntut perbaikan kondisi ekonomi.
00:17Aksi demonstrasi dimulai dengan long march mahasiswa dari berbagai titik di Jakarta menuju ke Bundaran Hotel Indonesia Jakarta.
00:25Dalam aksi ini saudara, masa mahasiswa menuntut perbaikan kondisi ekonomi.
00:30Mahasiswa juga minta pemerintah menghentikan program makan bergizi gratis dan juga Koperasi Desa Merah Putih.
00:37Aksi demonstrasi diwarnai aksi saling dorong hingga kericuhan antara masa mahasiswa dengan TNI dan juga polisi.
01:11Mahasiswa juga menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Solo.
01:15Masa memprotes kebijakan pemerintah seperti kenaikan harga Pertamax yang mendadak dan kelemahan nilai tukar rupiah.
01:22Mahasiswa juga menilai sejumlah kebijakan Prabowo Gibran justru menjadi penyebab ekonomi Indonesia bermasalah.
01:28Terutama soal makan bergizi gratis.
01:30Masa menuntut perbaikan ekonomi pada pemerintah.
01:37Ekonomi hanya tumbuh di atas kertas saja.
01:40Tetapi di meja makan rakyat tidak ada yang berubah sama sekali.
01:45Jangan samakan kritik dengan provokasi, fitnah, dan adu domba.
01:52Kurangi omon-omon, kurangi pidato, dan pastikan yang sampai di gendang telinga adalah kebenaran.
02:07Kenaikan harga Pertamax memicu gelombang aksi unjuk rasa di sejumlah daerah.
02:12Masa dari berbagai elemen mahasiswa turun ke jalan menuntut solusi atas beban hidup yang dinilai semakin berat setelah harga BBM
02:21non-subsidi mengalami lonjakan signifikan.
02:24Ketua BMUI, Yata Latov Mas'um Imawan bilang,
02:28pemerintah selama ini hanya sibuk memoles data ekonomi di atas kertas,
02:32sementara fakta di lapangan, masyarakat semakin sulit.
02:36Kita menganggap kenyataan yang kita hadapi sekarang ini adalah ekonomi hanya tumbuh di atas kertas saja.
02:43Tetapi di meja makan rakyat tidak ada yang berubah sama sekali.
02:47Baik itu harga berasnya naik dan juga bantok kolainnya,
02:50lapangan kerja makin menyempit, dan juga rakyat makin dihajar oleh pajak.
02:54Dan pemerintah hanya sibuk memoles citra,
02:57hanya sibuk mengumumkan data-data kosmetik sambil membagi proyek kepada kronikroninya.
03:01Prabowo Gibran sebagai pemimpin sudah menunjukkan wajah kepemimpinan yang sangat buruk pada saat ini.
03:08Arah negara juga tidak dibawa menuju Indonesia emas,
03:11melainkan menuju Indonesia bangkrut.
03:15Merespons kritik yang disampaikan dalam sejumlah aksi mahasiswa,
03:18Kepala Staff Kepresidenan Dudung Abdurrahman memastikan,
03:21pemerintah terbuka terhadap pendapat dan kritik.
03:24Namun dia mengingatkan kritik tak boleh dibalut dengan provokasi, fitnah, dan adu domba.
03:30Dudung pastikan Presiden Prabowo tengah bekerja untuk membangun Indonesia yang lebih kuat.
03:37Pemerintah selalu membuka ruang untuk masyarakat menyampaikan pendapat termasuk kritik.
03:43Karena kritik adalah nafas demokrasi yang harus membangun bukan meruntuhkan.
03:51Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bekerja membangun Indonesia yang lebih kuat,
03:57adil, dan bermartabat.
04:02Demo mahasiswa yang berlanjut Jumat siang membawa lima tuntutan,
04:06yakni menghentikan pemborosan APBN,
04:09menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM,
04:12menghentikan program MBG dan pembangunan kooperasi Desa Merah Putih,
04:16menghentikan militerisme dirana sipil,
04:18serta meminta Presiden Prabowo mengakui kesalahan pemerintah.
04:22Pakar Hukum Tata Negara menilai,
04:25inilah saatnya negara mendengarkan aspirasi publik kepada pemimpinnya
04:29agar tak salah langkah dalam membuat kebijakan.
04:32Cara mendengarkan yang baik adalah kurangi omon-omon,
04:37kurangi pidato,
04:39dan pastikan yang sampai di gendang telinga adalah kebenaran yang disuarakan oleh publik,
04:45bukan oleh pembawa pesan orang yang kemudian the middleman,
04:50yang kemudian hanya ingin Presiden senang.
04:52Para mahasiswa berharap,
04:55pemerintah bisa lebih peka terhadap kesulitan yang dihadapi warga,
04:59imbas dari naiknya harga BBM yang mendadak.
05:02Tak hanya itu,
05:03pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika,
05:06serta anjloknya IHSG,
05:08menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.
05:12Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan