00:00Jadi, sebagaimana yang tadi saya sampaikan sebelumnya, kami sudah menyampaikan pemerintahan aksi secara tertulis kepada Kepolisian Republik Indonesia, terutama Polis
00:09Jakarta Pusat.
00:10Karena kami memang mencanakan bahwa aksi ini akan dilakukan di Bundaran AI, teman-teman.
00:15Namun, yang kami dapati ketika kami sampai di Semanggi, maka kita dihadang, kita dipaksa dorong-dorongan dengan polisi.
00:22Dan bahkan kami sudah menyampaikan bahwa kami telah memberikan pemerintahan, tapi mereka hanya tertawa.
00:27Mereka hanya mengetahui kami, mereka hanya berpapak menelpon atasannya, kami juga sudah menyampaikan ke usaha kami bahwa kami ingin melaksanakan
00:33suatu Jumat.
00:34Namun, dari mereka, sampai sekitarnya tidak ada yang peduli, tidak ada yang membukakan jalannya.
00:38Mungkin dari teman-teman lain bisa menyampaikan, tidak hanya di depan Semanggi, teman-teman.
00:42Kami juga ditanggungi di GBK, di FEMO di tempat-tempat lainnya.
00:45Oke, mungkin baik selanjutnya dari saya. Saya adalah salah satu bagian dari konditor lapangan yang tadi masa kami terpecah oleh
00:54bentuk pencegatan dari kepolisian.
00:57Saya dengan lima teman-teman kopaja yang tersisa di depan, kami terpecah.
01:03Ada teman-teman yang di FEMO, arah ke Mendikti, dan juga ada salah satu dua, ada dua kopaja, yaitu dari
01:09fakultas di UI, yang terjebak di depan DPR Represis.
01:13Dan kita di situ tidak bisa maju, tidak bisa mundur sama sekali, bahkan kepolisian menghadang, hampir mengundangkan tindakan represif.
01:21Namun, akhirnya kami melakukan tindakan preventif, yaitu kami dengan masa yang terhimpun di dalamnya,
01:31Long March menuju TVRI untuk tergabung dengan teman-teman yang terpecah di lainnya.
01:35Dan saat ini, teman-teman yang di DPR sudah tergabung di depan TVRI, namun teman-teman yang masih terjebak di
01:42FEMO sekarang masih akan menuju TVRI.
01:45Di sini membuktikan bahwa suara kami dicegat, teman-teman.
01:49Dan kami sama sekali tidak bisa menemukan celah, bahkan kami tidak bisa menuju ke titik aksi utama kita, yaitu ada
01:56di Bundaran AI.
01:57Ada yang ditangkap gak?
01:59Untuk ditangkap, tidak ada, dan hampir terjadinya represivitas.
02:03Mengingat, namun mengingat masa yang terjebak di DPR, banyak adalah perempuan.
02:08Jadi kami memilih untuk Long March dan tidak melanjutkan untuk berhubungan langsung dan berdiskusi dengan kepolisian yang tidak akan menerahkan
02:15kami.
02:18Artinya kita tetap akan ada aksi di AI, dan justru kita kenapa kita memilih Long March untuk berkumpul TVRI,
02:24karena kita tidak akan adanya aksi DPR atau MPRRI.
02:27Mungkin menambahkan, kami juga meminta, kami juga meminta kepada serupiah yang mencoba menghalang-halang kami untuk turun aksi di Bundaran
02:36AI,
02:37bahwa tolong bukakan jalan untuk kami.
02:39Kami ingin menyampaikan kesan kami, kami ingin menyampaikan bagaimana pemasan terjadi di negeri ini.
02:45Dan semua rakyat berhak untuk tahu, semua rakyat berhak untuk ikut.
02:48Bukan di DPR, bukan di depan istana, karena kita tidak lagi mendengarkan kita.
02:51Kita pengen semua gerakan, ini mana, semua rakyat bisa ikut, bisa tahu apa yang terjadi dan bagaimana terbaik untuk bangsa
02:59ini.
02:59Jangan mengintervensi!
03:02Pada hari ini kami menyampaikan kekecewaan kepada para pemerintah, bahwasannya hari ini kami tidak akan kembali mengalahkan aksi di gedung
03:08-gedung pemerintahan.
03:09Kami ingin hari ini, tuntutan ataupun apapun yang kami tuntut hari ini itu bisa didengar oleh pemerintah,
03:15dan bisa dievaluasi untuk lebih baik.
03:16Hari ini adalah bentuk bahwasannya pemerintah sudah membungkam suara-suara mahasiswa,
03:20dan sudah tidak peduli dengan bagaimana kehidupan rakyat Indonesia.
03:30Terakhir, hari ini membuktikan bahwa valid untuk kita berlakukan aksi di Bundernay.
03:36Kenapa? Karena bahkan tuntutan nomor 5, pemerintah malah sekarang sudah mengelak.
03:41Bagaimana bisa pemerintah yang tidak pernah mendengar rakyatnya sendiri,
03:44sekarang malah ingin kita mahasiswa demo di DPR.
03:47Justru itu dipertanyakan, kenapa kita mahasiswa ingin demo di Bundernay?
03:52Karena kita yang suatu bagian tidak terelakkan dari rakyat,
03:56ingin menunjukkan bahwa kondisi ini baik-baik saja.
03:59Dan kita justru peduli dan cinta kepada Indonesia.
04:01Kita tidak ingin Indonesia justru beneran bangkrut.
04:04Tetapi perilaku-perilaku inilah yang justru ketika tidak berubah akan membuktikan bahwa
04:08Indonesia akan bangkrut secara ekonomi, Indonesia akan bangkrut secara demokrasi,
04:12dan terakhir, Indonesia akan bangkrut secara moral.
04:14Ingin menambahkan, tolong jangan represif.
04:18Kami ini mahasiswa, bukan KKB.
04:21Tidak membawa senjata.
04:22Kami membawa niat untuk membawa perbaikan untuk rakyat Indonesia.
04:26Jangan menganggap kami seperti musuh.
04:29Jangan menganggap kami seperti penjahat.
04:32Kami ini mahasiswa, masyarakat.
04:34Jangan menghadapi kami, jangan membawa senjata.
04:37Kami ini mempunyai niat yang ulia untuk kalian semua, untuk rakyat Indonesia.
04:41Dan kami tidak ditunggangi niat kami tulus untuk kalian, bangsa Indonesia.
04:46Hidup rakyat Indonesia.
Komentar