Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya siap membongkar keterlibatan pihak besar dalam pusaran dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.

Selain menolak tuduhan memiliki peranan penting, Sony Sonjaya melalui kuasa hukumnya, Elza Syarief, mengaku memiliki bukti kuat yang diklaim dapat menjelaskan siapa saja pihak yang terlibat dalam proses penentuan dapur SPPG hingga dugaan praktik jual beli proyek.

Kuasa hukum Sony mengaku kliennya memiliki data digital yang diklaim mencatat pihak-pihak yang memberikan atensi, mengusulkan hingga meminta penempatan dapur pada titik-titik tertentu.

Bahkan ada 26 nama yang tercatat dalam sistem digital tersebut, yang dapat ditelusuri oleh penyidik termasuk melalui jejak komunikasi yang masih tersimpan di telepon genggam Sony.

Sementara, mantan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mendesak agar Sonny segera menyebut sosok yang memiliki kekuatan besar dan tidak bisa ditolak perintahnya.

Menurutnya, tidak ada manfaatnya apabila nama-nama tersebut hanya muncul dalam pemeriksaan namun hilang di tengah jalan tanpa pertanggungjawaban hukum yang jelas.

Kini, publik menunggu tugas penyidik, memastikan seluruh fakta, dan keterangan yang ada, dapat diuji secara objektif untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain dalam dugaan kasus korupsi program MBG.

Selain Sony Sonjaya, Kejagung juga sudah menetapkan nama pejabat BGN lain yakni mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana dan Wakil Kepala BGN, Lodweyk Pusung sebagai tersangka.





Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673549/sony-sonjaya-siap-jadi-justice-collaborator-bongkar-orang-besar-dalam-kasus-korupsi-mbg
Transkrip
00:00Kita ke sorotan lain, saudara ex-wakil kepala BGN, Sony Sonjaya, menolak tuduhan dalam dugaan korupsi program makan bergisi gratis.
00:11Sony Sonjaya menyatakan siap menjadi justice collaborator untuk membongkar keterlibatan pihak besar dalam pusaran dugaan korupsi MBG.
00:26Ex-wakil kepala BGN, Sony Sonjaya, siap membongkar keterlibatan pihak besar dalam pusaran dugaan korupsi program makan bergisi gratis.
00:35Selain menolak tuduhan memiliki peranan penting, Sony Sonjaya, melalui kuasa hukumnya Elza Syarif, mengaku memiliki bukti kuat yang diklaim dapat
00:44menjelaskan siapa saja pihak yang terlibat dalam proses penentuan dapur SPPG
00:50hingga dugaan praktik jual-beli proyek.
00:52Kuasa hukum Sony mengaku klien yang memiliki data digital yang diklaim mencatat pihak-pihak yang memberikan atensi, mengusulkan, hingga meminta
01:02penempatan dapur pada titik-titik tertentu.
01:05Bahkan ada 26 nama yang tercatat dalam sistem digital tersebut yang dapat ditelusuri oleh penyidik termasuk melalui jejak komunikasi yang
01:14masih tersimpan di telpon genggam Sony.
01:16Sudah ada 26 dan lain-lainnya lebih banyak ya.
01:22Jadi saya bilang, sistem untuk digital terhadap titik-titik MBG ini, dapur ini, ini ada di tangannya Pak Sony.
01:39Sementara mantan Wakil Ketua KPK Laude M. Syarif mendesak agar Sony segera menyebut sosok yang memiliki kekuatan besar dan tidak
01:47bisa ditolak perintahnya.
01:49Menurutnya, tidak ada manfaatnya apabila nama-nama tersebut hanya muncul dalam pemeriksaan namun hilang di tengah jalan tanpa pertanggung jawaban
01:58hukum yang jelas.
01:59Ya, jadi memang kan sekarang ini masih dalam projustisia.
02:03Tetapi itu, nama-nama itu, kalau seandainya hilang di tengah jalan dan tidak pernah sampai ke pengadilan, nggak ada gunanya
02:10itu, Bu Elstadz.
02:11Seperti itu. Oleh karena itu, akan lebih bagus terang-benderang saja.
02:16Kini, publik menunggu tugas penyidik memastikan seluruh fakta dan keterangan yang ada dapat diuji secara objektif
02:24untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain dalam dugaan kasus korupsi program MBG.
02:30Selain Sony Sonjaya, Kejauhung juga sudah menetapkan nama pejabat BGN lain,
02:35yakni mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Wakil Kepala BGN Ludwig Pusung sebagai tersangka.
Komentar

Dianjurkan