Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SORONG, KOMPAS.TV - Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Malawili, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, menuai penolakan.

Pembangunan dinilai menutup akses jalan menuju Taman Kanak-Kanak Muhammadiyah yang sudah digunakan masyarakat sejak lama.

Penutupan akses menuju fasilitas pendidikan TK Muhammadiyah ini diprotes dari pihak Muhammadiyah setempat.

Meski telah dilakukan komunikasi dan mediasi, hingga kini akses jalan belum juga dibuka.

Muhammadiyah mendesak agar pembangunan dihentikan sementara, sampai ada kesepakatan dan solusi bersama.

Persoalan ini diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta keberlangsungan akses pendidikan.

Baca Juga FULL! PDIP Buka Suara soal Jokowi hingga Koperasi Desa Program Presiden Prabowo di https://www.kompas.tv/nasional/671926/full-pdip-buka-suara-soal-jokowi-hingga-koperasi-desa-program-presiden-prabowo

#koperasimerahputih #kopdes #sorong

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673547/muhammadiyah-protes-pembangunan-koperasi-merah-putih-yang-tutup-akses-sekolah-di-sorong
Transkrip
00:00Saudara pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Malawili, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya menuai penolakan.
00:09Pembangunan dinilai menutup akses jalan menuju Taman Kanak-Kanak Muhammadiyah yang sudah digunakan masyarakat sejak lama.
00:20Penutupan akses menuju fasilitas pendidikan TK Muhammadiyah ini diprotes dari pihak Muhammadiyah setempat.
00:27Meski telah dilakukan komunikasi dan mediasi, hingga kini akses jalan belum juga dibuka.
00:34Muhammadiyah mendesak agar pembangunan dihentikan sementara sampai ada kesepakatan dan solusi bersama.
00:40Persoalan ini diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta keberlangsungan akses pendidikan.
00:53Mediasi terakhir itu menyebutkan bahwa pihak keluhan dan juga pengelola KMP akan meng-follow up apa yang menjadi keluhan kami.
01:00Tapi ternyata sampai dengan hari ini, kami tidak mendapatkan hasil follow up tersebut.
01:05Sehingga secara resmi kami menyampaikan keberatan dan juga pernyataan resmi untuk kemudian menghentikan semua bentuk pembangunan kooperasi Merabuti yang ada.
Komentar

Dianjurkan