00:01Senin siang, posko pengaduan sistem penerimaan murid baru atau SPMB di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang di Serbu
00:09Wali Murid
00:09Kedatangan Wali Murid ini untuk mengadukan kendala yang dialami saat melakukan pendaftaran sekolah untuk anaknya
00:16Beberapa keluhan dialami saat melakukan pendaftaran
00:19Di antaranya adalah kendala titik koordinat antara jarak sekolah dengan rumah tidak sesuai
00:24Selain itu, perbedaan alamat rumah juga menjadi kendala
00:27Sehingga Wali Murid kesulitan masuk dalam aplikasi
00:30Salah satu Wali Murid yang mengadu ke posko pengaduan SPMB mengaku alamat yang terbaca di aplikasi masih alamat yang lama
00:37Sedangkan dirinya sudah pindah ke alamat yang baru
00:41Ini bermasalah alamatnya, jadi untuk NISN-nya itu masih terdaftar dengan alamat yang lama
00:48Sedangkan untuk jalur domisi, karena tempat kita cari yang terdekat
00:52Jadi cari alamat yang terbaik itu masih belum masuk ke sini
01:04Sementara Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Digbud Kota Malang
01:08Mengatakan bahwa permasalahan yang banyak diadukan adalah perbedaan alamat di kartu keluarga
01:12Dengan data pokok pendidikan atau Dapodi
01:15Ini adalah tidak sesuainya alamat kakak dengan alamat yang ada di Dapodi
01:26Karena kita mengambil datanya dari Dapodi
01:29Jadi ini ada beberapa yang karena tidak sesuai mereka di sini
01:35Padahal kakaknya ada perubahan-perubahan kakak oleh masyarakat
01:39Tapi tidak dilaporkan ke sekolah
01:41Jadi sekolah tidak bisa mengupdate kakak yang terbaru
01:46Sehingga harus ada penyesuaian di sini
01:50Selain di kantor Dinas Pendidikan, wali murid juga bisa melakukan pengaduan di SD dan SMP di Kota Malang
01:56Tim Liputan Kompas TV Malang, Jawa Timur
Komentar