Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan angkat bicara mengenai berbagai polemik yang masih mengiringi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Usai menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, Luhut menegaskan bahwa program tersebut tidak perlu lagi diperdebatkan karena tujuan dan manfaatnya dinilai sudah jelas.

"Kita jangan bertengkar lagi mengenai itu. Itu barang baik, tinggal pengelolaannya saja yang tentu kita perbaiki," kata Luhut kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).

Menurut Luhut, fokus pemerintah saat ini bukan lagi memperdebatkan keberadaan program MBG, melainkan memastikan pelaksanaannya berjalan lebih baik, efektif, dan tepat sasaran.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Aqshal

Baca Juga Kronologi Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison, Berawal dari Pertemuan di Hotel Jakarta di https://www.kompas.tv/nasional/673844/kronologi-kasus-suap-bupati-muara-enim-edison-berawal-dari-pertemuan-di-hotel-jakarta



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673857/luhut-blak-blakan-soal-mbg-jangan-bertengkar-lagi-programnya-sudah-baik
Transkrip
00:00Jadi dari tadi yang mengenai GavTech sebagai penutup, itu nanti pemerintahan Presiden Prabowo ini akan berbasis digitalisasi dengan support AI.
00:11Oleh karena itu kita melihat bahwa dalam waktu tidak terlalu lama kita akan punya digital single ID.
00:18Mungkin akhir tahun ini akan ada digital single ID yang mengakibatkan semua bond apa, Bansos atau direct cash transfer itu
00:27akan targeted.
00:28Dan itu akan menghemat angka cukup besar tadi, angka mungkin beberapa bisa cukup besar angka ini hemat.
00:37Dan saya melihat nanti subsidi tidak akan lagi ke barang, subsidi akan langsung kepada yang penerima.
00:48Karena rata-rata kita kumpulkan semua Bansos itu dengan cash transfer dan seterusnya ada 5,4 juta rupiah per orang.
00:58Dan ini nanti akan dikerompokkan dengan AI, nanti bahkan dengan apa kita akan bisa mendorong untuk membuat UMKM dengan tentu
01:09memberikan kur yang baik.
01:11Karena orang ini sudah bisa dipantau dengan jelas latar belakangnya karena tadi government technology.
01:16Jadi ini satu pemerintahan yang berpenduduk hampir 300 juta orang pada awal tahun depan yang pertama menggunakan digitalisasi berbasis AI.
01:31Nah ini saya kira satu keberanian tersendiri karena tadi seperti singgung, semua akan bisa dimonitor dengan sistem ini.
01:39Dan sekali lagi sistem ini dibangun oleh anak-anak Indonesia.
01:43Saya kira itu dari kami. Terima kasih.
01:45Pak kalau soal rupiah gimana sih Pak? Upaya menguatkan rupiah itu kalau dari Den gimana sih Pak?
01:50Ya sudah tadi Pak Dedek sudah jelaskan, kita banyak sekali anunya dan tidak perlu terlalu berkhawatir berlebihan.
01:57Ya kita perbaikin di sana sini.
01:58Tadi digital ini akan saya kira menjawab deep state.
02:02Deep state concernnya Presiden itu akan terjawab banyak dengan sini.
02:06Tadi saya laporkan sekarang, khusus mengenai itu.
02:09Kenapa? Misalnya kami sudah coba dengan OSS, itu 1600 halaman dibaca hanya 30 detik oleh AI dan sudah langsung dengan
02:17komentarnya.
02:18Dan ini saya pikir akan kita kembangkan terus dan sekarang tim masih melakukan penelitian dan exercise mengenai ini.
02:27Dan Presiden Nanti Ninjau pada tanggal 6, 7, 8, 9 bulan Juli itu akan ketahuan semua.
02:33Tapi dari sekarang kami sedang melakukan tadi piloting di 42 kabupaten kota.
02:41Kalau Anda mau cek ke sana silahkan, Anda nanti bisa kita berikan contoh pilot apa, face recognition, Anda berhak atau
02:49tidak berhak untuk mendapat misalnya bantuan.
02:52Cukup Pak?
02:53Kalau soal penandaan MBG, Pak Lurut, seperti apa tadi yang dimaksud dengan?
02:57Saya kira pernah MBG kita jangan bertengkar lagi mengenai itu, itu barang baik.
03:01Tinggal pengelolannya saja yang tentu kita perbaiki.
03:05Jadi tadi Presiden sudah memberikan arahan, bukan hanya arahan, dan kami juga merespon dengan melakukan penelitian.
03:12Survei yang dilakukan tadi dengan sangat kredibel.
03:153 persen masih no perornya, dan saya pikir tinggal tadi kita tata dengan baik.
03:21Pak, kasih, Pak.
03:22Apa yang disarankan akhirnya, Pak, untuk bisa mengefisienkan anggaran?
03:26Sudah efisien, sekarang anggaran cukup efisien.
03:29Kalau targeted semua, saya kira akan lebih efisien lagi ke depan.
03:32Dan tadi kami juga minta Presiden, apa namanya, untuk Dewan Ekonomi,
03:39melakukan monitoring dan evaluasi setiap dunia, dan melaporkan pada Presiden.
03:45Ya, ini kita lakukan berkala, seperti tadi kita survei yang kita lakukan.
03:49Cukup, Pak.
03:50Ya, terima kasih.
03:51Terima kasih.
03:54Terima kasih, teman-teman.
03:56Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan