Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ratusan personel gabungan mengawal eksekusi ratusan rumah dinas di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Beberapa warga yang menolak pengosongan, sempat histeris.

Suasana tegang menyelimuti upaya pengosongan rumah dinas milik Denzihandak TNI AD di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Ratusan personel gabungan dikerahkan. Beberapa warga pun mencoba bertahan dan sebagian lainnya sempat histeris tak kuasa melihat rumah yang telah ditempati puluhan tahun, akan dikosongkan.

Lahan rumah dinas yang dikosongkan diketahui akan dibangun rusun untuk para prajurit, yang saat ini masih tinggal di luar asrama.

Baca Juga Kericuhan Warnai Eksekusi Lahan di Ciracas, Warga Menangis dan Saling Dorong dengan Petugas di https://www.kompas.tv/regional/664914/kericuhan-warnai-eksekusi-lahan-di-ciracas-warga-menangis-dan-saling-dorong-dengan-petugas

#eksekusi #rumahdinas #tni




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673829/warga-histeris-tolak-eksekusi-rumah-dinas-tni-ad-di-lenteng-agung-jaksel-berut
Transkrip
00:00Sedera ratusan personel gabungan mengawal eksekusi ratusan rumah dinas di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
00:06Beberapa warga yang menolak pengosongan sempat histeris.
00:18Suasana tegang menyelimuti upaya pengosongan rumah dinas milik Den Zihandak TNI AD di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
00:27Ratusan personel gabungan dikerahkan.
00:30Beberapa warga pun mencoba bertahan dan sebagian lainnya sempat histeris tak kuasa melihat rumah yang telah ditempati puluhan tahun akan
00:38dikosongkan.
00:40Lahan rumah dinas yang dikosongkan diketahui akan dibangun rusun untuk para prajurit yang saat ini masih tinggal di luar asrama.
00:52Dengan adanya kegiatan yang kita lakukan ini kemarin dari jumlah 152 kakak yang awal itu dengan memberikan pemahaman ke mereka
01:05sehingga ada 45 kakak yang sudah mengosongkan.
01:11Total yang kita akan naksanakan penetipan ini sekarang sisa 107.
01:18Kami semuanya itu sudah serahkan kepada pengacara kami karena pengacara sudah melaporkan kegiatan ke pengadilan.
01:27Dan nanti mungkin akan mengadakan sidang di tanggal 17 Juni ini.
01:32Untuk bangunan yang masih bertahan dalam saat ini itu sekitar 60 rumah.
Komentar

Dianjurkan