Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Dua dekade mengawal perkembangan olahraga nasional dan internasional, khususnya sepak bola, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo, meluncurkan dua buku bertema sepak bola.

Buku Ragam Warna Sepak Bola dan Sepak Bola Kita Semua resmi diluncurkan di Jakarta pada Jumat siang. Kedua buku tersebut merupakan hasil kurasi lebih dari 3.500 artikel yang ditulis Adi Prinantyo selama bertugas di desk olahraga, khususnya sepak bola.

Beragam cerita, peristiwa, konflik, hingga analisis mengenai sepak bola nasional dan internasional dituangkan dalam kedua buku tersebut. Meski sebagian tulisan dibuat sejak 2005, isinya dinilai masih relevan dengan kondisi sepak bola saat ini.

Salah satu isu yang diangkat adalah minimnya jumlah penyerang berkualitas di Indonesia serta dominasi pemain asing dalam kompetisi domestik. Melalui tulisannya, Adi juga menyampaikan kritik terhadap pengelolaan liga dan sejumlah kebijakan yang dinilai belum berpihak pada pengembangan talenta lokal.

#hariankompas #bola #buku

Baca Juga Mensesneg Bantah Isu Reshuffle Menkeu Purbaya dan Gubernur BI Perry di https://www.kompas.tv/nasional/673302/mensesneg-bantah-isu-reshuffle-menkeu-purbaya-dan-gubernur-bi-perry

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673306/adi-prinantyo-luncurkan-2-buku-sepak-bola-rangkum-20-tahun-pengalaman-jurnalistik
Transkrip
00:00Dua dekade kawal olahraga nasional dan internasional khususnya sepak bola.
00:04Wakil pemimpin redaksi Harian Kompas Adi Prinantio meluncurkan dua buku sekaligus bertepa sepak bola.
00:14Buku ragam warna sepak bola dan sepak bola kita semua resmi diluncurkan Jumat siang di Jakarta.
00:21Dua buku ini lahir dari kurasi lebih dari 3.500 artikel karya wakil pemimpin redaksi Harian Kompas Adi Prinantio
00:29selama bertugas di desolahraga khususnya sepak bola.
00:32Beragam cerita, peristiwa, konflik dan analisis seputar sepak bola dari dalam dan luar negeri
00:38tertuang dalam buku ragam warna sepak bola serta sepak bola kita semua.
00:43Meski ditulis sejak periode 2005, isi buku ini masih sangat relevan.
00:49Contohnya bagaimana penulis melihat minimnya jumlah striker Indonesia berkualitas pada liga
00:55serta dominasi pemain asing di kompetisi domestik.
00:59Penulis juga menyampaikan kritik tajam terkait pengelolaan liga
01:02dan kebijakan yang tidak berpihak kepada talenta lokal.
01:10Kalau negara lain itu sudah punya pemain sejak dari di bawah 10 tahun.
01:15Nah itu sistem itu harus dibangun dulu.
01:18Kalau klub nggak punya pembinaan berbejenjang,
01:21maka dia sebetulnya tidak punya hak secara kualitas untuk menjadi kontestan liga.
01:26Sanksi itu bukan bisa banding, lalu dipermudah.
01:31Menurut saya sih harus bersih ya kepentingan dari federasi dan manajemen liga
01:37untuk menggulirkan liga.
01:39Kalau masih ada kepentingan, ada konflik-konflik stress,
01:44jangan harap liga kita itu bisa profesional dan melahirkan pemain-pemain domestik yang berkualitas.
Komentar

Dianjurkan