00:00Terima kasih Anda masih di Sapa Indonesia siang.
00:02Saudara melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat
00:05berdampak pada pedagang elektronik.
00:08Kondisi harga dolar yang terus menguat membuat sektor penjualan elektronik
00:12mengalami penurunan daya beli.
00:18Di pusat perbelanjaan elektronik terbesar di Jakarta,
00:22Harko Mangga II terlihat penurunan daya beli masyarakat.
00:26Barang elektronik seperti kulkas, mesin cuci, kamera, hingga laptop
00:31harganya melonjak karena melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
00:36Banyak juga toko elektronik yang terpaksa tutup karena sepi pembeli.
00:40Para pedagang mengeluhkan bahwa hampir seminggu ini tidak dapat menjual barang dagangannya
00:45karena kondisi kenaikan harga yang tidak bisa ditahan.
00:49Tak hanya untuk membeli barang, pembeli juga harus mengeluarkan kocek dalam
00:53untuk membeli spare part atau suku cadang pengganti.
00:58Ini beranggapnya res?
01:01Semenjak dolar 16 ribu, jatuh daya beli masyarakat tidak ada.
01:05Iya kan?
01:06Sama itu kan barang kosong juga.
01:08Karena kan sekarang harus pergi di Indonesia.
01:11Sipu.
01:12Buh menurun jauh.
01:13Menurun jauh.
01:14Hampir 70-80%.
01:17Karena kayak gini, itu kan nol ya.
01:19Kau sudah masuk sama sekali.
01:21Dari pagi?
01:22Biar pemerintah ya pikirkan kita lah ya pasang para-para pedagang.
01:27Biar roda ekonomi tetap berjalan.
01:29Dolar turunkan gitu ya.
01:31Biar daya beli masyarakat naik lagi.
01:35Ada duit lah mereka itu.
01:37Dan sih pekerjaan lah yang dikasih mereka kerjaan.
01:43Lalu bagaimana pantauan harga barang elektronik di Glodok, Jakarta Barat?
01:48Langsung saja kita sampai jurnalis Kompas TV, Tifal Solesa dan juru kamera Junaidi Saputra.
01:53Selamat siang.
01:54Tifal, apa benar harga elektronik di Jakarta saat ini terdampak melemahnya rupiah?
01:58Lalu bagaimana daya beli konsumen?
02:04Sudah ada dampak yang terasa.
02:07Setidaknya saya sudah bertemu dengan beberapa atau sebagian kecil pedagang alat-alat elektronik.
02:12Khususnya alat-alat rumah tangga di kawasan Glodok, Jakarta Barat.
02:15Dan dalam beberapa kesempatan mereka bercerita kepada saya.
02:18Ada sejumlah alat elektronik yang harganya sudah mulai ada penyesuaian alias ada peningkatan.
02:24Ini salah satu toko yang saya temu di kawasan Glodok menjual beberapa alat rumah tangga.
02:29Mulai dari mesin cuci, pendingin ruangan, sampai juga kulkas.
02:34Nah, ada beberapa item produk yang sudah mulai ada penyesuaian harga di sini.
02:39Dan Mbak Agnes akan bercerita lebih banyak di sini dan berkenan untuk berbagi dengan saya di kesempatan siang hari ini.
02:45Tadi kita sebelum laporan langsung ini sempat berbagi cerita ya Mbak ya.
02:48Sudah mulai ada beberapa produk yang naik harganya.
02:52Apa saja itemnya itu Mbak?
02:54Yang paling ini sih sebenarnya kulkas ya.
02:56Untuk kulkas itu memang sudah ada kenaikan.
02:59Seperti yang mungkin yang dari harganya 1,7 bisa jadi sekitar 2 jutaan.
03:05Dan itu rata-rata berarti paling tinggi naik berapa persen atau berapa ratus ribu?
03:11Sekitar 200 sampai 300 ribu.
03:14Oke.
03:14Tergantung merek, tergantung ukuran juga.
03:18Jadinya enggak semua ukuran itu naiknya sama, tapi ada untuk yang paling kecil aja bisa naik sekitar 200 ribuan.
03:25Oke, itu untuk kulkas kalau AC, pembersih ruangan, pengisap debu, dan mesin cuci ini ada ngaruh juga nggak?
03:32Ada.
03:33Berapa rata-ratanya?
03:34Bisa naik sekitar 150 atau 200.
03:38Dan itu baru terjadi sekarang, karena kan tren pelemahannya kan lagi intens beberapa hari ke belakang.
03:44Atau jangan-jangan sebelum-sebelumnya juga mulai ada kenaikan juga Mbak?
03:46Sebelum-sebelum ada, cuma enggak terlalu parah kayak yang sekarang-sekarang ini terjadi ya.
03:53Yang sekarang-sekarang ini yang mungkin karena dolar naik juga, mungkin itu ada pengaruhnya.
04:00Kalau yang kemarin-kemarin sih cuma imbas dari COVID, itu-itu aja sih.
04:04Tapi juga naiknya enggak yang hampir berapa bulan dia harga naik, enggak.
04:11Untuk ini, untuk dolar ini, ini kemarin sudah terjadi kenaikan di awal bulan Mei dan akan terjadi lagi kenaikan di
04:19awal bulan Juni.
04:20Oh, itu kenaikan bulan Juni kemungkinan berapa persen dan untuk produk apa Mbak? Jenis apa?
04:25Untuk berapa persennya kita masih belum tahu, karena belum ada info juga dari pabrik.
04:30Untuk itemnya, biasanya sih di kulkas, mesin cuci, sama AC.
04:37Dan saya lihat dari 2 jam yang lalu kita ketemu sampai sekarang, belum ada pembeli ya Mbak?
04:43Ini memang trennya lagi begini karena kebetulan masalah tren pelemahan rupiah atau emang udah lama atau gimana sih Mbak?
04:49Untuk di daerah Glodok itu terjadi dari tahun 2022.
04:54Oh, era setelah COVID?
04:55Ya, setelah COVID itu memang kita jarang ada pengunjung.
04:59Jadinya biasanya kita bermodalkan database yang lama, jika mungkin pelanggan lama atau biasanya sih by phone atau gitu-gitu aja
05:11sih.
05:12Kalau untuk kita ada pengunjung datang itu jarang di Glodok.
05:16Bahkan saya lihat tadi ada satu pengunjung yang sebatas cari produk doang, kalau nggak ada ya udah aja cabut begitu
05:21ya?
05:21Iya, betul. Dan rata-rata mereka cuma mau lihat barang.
05:25Datang ke toko, mereka mau lihat barang, mereka udah ada, aku mau cari kulkas tipenya ini, mereka sudah ada tipe.
05:32Dan mereka tanya barang, terus lihat barangnya kayak gimana, tanya harganya berapa.
05:37Dan mereka selalu bandingkan ke toko online.
05:40Oh, oke. Sehingga menurut Mbak, kondisi yang ada sekarang menguatnya dolar betul-betul terpengaruh terhadap penjualan Mbak selama ini.
05:48Bahkan setelah COVID sampai detik ini pun juga masih kerasa efeknya?
05:52Ya, masih kerasa dan belum ada perubahan sih sama sekali.
05:56Malah istilahnya banyak keluhan dari customer.
06:00Kenapa harga naik itu sih sebenarnya?
06:02Ngaruh ke omset jelas ya?
06:03Jelas.
06:04Berapa persen ngaruhnya?
06:06Wah, kalau berapa persennya bisa sekitar 20-30 persen ada.
06:12Mbak, terima kasih ya sudah membawa kita bersama saya kali ini.
06:15Kira-kira gambarannya untuk pedagang lain juga demikian.
06:18Ada efeknya terhadap nilai jual, harga makin naik.
06:21Tapi jumlah pembeli antara berkurang, bahkan tidak ada, Ihsan.
06:26Baik, terima kasih.
06:28Tifal Solesa, informasi langsungnya dari Gelodok, Jakarta Barat.
06:31Tifal Solesa dan Junaidi Saputra, langsung dari Gelodok.
06:35Terima kasih, kawan-kawan.
Komentar