00:0117 orang selamat dan 3 tewas akibat irupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluk Utara.
00:07Padahal jalur pendagian telah ditutup sejak 17 April lalu.
00:11Telah bergabung bersama kami ada Bupati Halmahera Utara, ada Bapak Pit Hinbabua.
00:17Selamat malam Pak Pit.
00:22Pak Pit, selamat malam Pak Pit.
00:25Selamat malam, selamat malam.
00:27Pak Pit, ini pendagian kan sudah ditutup sejak 17 April lalu.
00:31Kok bisa puluhan orang mendaki hingga akhirnya bisa terjebak saat irupsi Pak?
00:36Ya, memang beberapa bulan terakhir ini aktivitas Gunung Berapi Dukono menunjukkan intensitas yang tinggi.
00:46Dan karena itu pemerintah daerah telah menetapkan sebagai sedara tertutup.
00:52Pemerintahan untuk pendagian ke lokasi Gunung Berapi.
00:57Nah, pada tanggal 8 yang lalu ada sekolong pekorang yang terdiri dari 9 warga negara Singapura dan 11 warga negara
01:12Indonesia
01:12ya, tanpa melalui koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Kepala Desa maupun di BMMG ya.
01:24Tiba-tiba nyerobos masuk ke lokasi dan akhirnya ketika mereka berada di puncak terjadi erupsi.
01:31Pak, sudah ada larangan naik untuk pendagian juga sudah ditutup.
01:36Bagaimana sistem pengawasan jalur tersebut Pak hingga akhirnya ada 20 pendaki yang akhirnya bisa menerobos masuk Pak?
01:45Ya, memang di lokasi terbubutan ada beberapa jalan alternatif yang kita namakan jalan tikus
01:53yang akhirnya kemungkinan mereka melewati jalan-jalan tikus itu yang kemungkinan tidak bisa terkontrol oleh masyarakat lokal
02:00maupun petugas yang ada di sekitar lokasi Gunung Berapi itu.
02:08Bagaimana situasinya atau sistem pengawasannya kalau memang ada jalur-jalur yang jalur-jalur tikus seperti itu Pak?
02:14Ya, memang sampai hari ini pemerintah daerah belum menetapkan atau menempatkan petugas-petugas secara khusus pada lokasi-lokasi tersebut.
02:26Tapi secara umum masyarakat di Halmarau Utara selama ini telah mengetahui dan menaati semua ketentuan yang dibuat oleh pemerintah daerah.
02:37Nah, hanya sayangnya memang ada sebagian orang yang kadang-kadang dengan sengaja menghindari
02:43menghindari berbagai ketentuan-ketentuan yang kita lakukan di sini
02:50dan main kucing-kucingan dengan kita kemudian mereka sampai menembus ke sana.
02:56Sebetulnya waktu itu proses sosialisasinya seperti apa Pak?
03:00Untuk penutupan hingga akhirnya kan ini menyebabkan korban jiwa Pak?
03:05Ya, kita kan ketika jadi itu kita melakukan ada surat edaran yang kita buat untuk beberapa camat yang ada di
03:12seputaran di sana
03:13kemudian sosial terhadap masyarakat
03:16dan di sepanjang jalan itu sudah dipasang berbagai peringatan-peringatan untuk tidak bisa mendaki
03:22bahkan sampai dengan pada radius 4 km itu sudah ada tanda batas aktivitas masyarakat
03:29dan masyarakat lokal selama ini mematuhi itu dan tidak terjadi hal-hal yang seperti yang terjadi sekarang.
03:38Jadi untuk evaluasinya saat ini semua jalur dikasih himboan untuk tidak ada pedaki yang bisa mendaki di Gunung Dukono ini
03:47apa ya?
03:48Iya, mungkin besok kami akan segera melakukan perhitungan dan kami akan menempatkan petugas patroli
03:56patroli seputaran jalur-jalur pendakian sehingga kemudian tidak ada lagi yang lolos sampai ke punca gunung.
04:04Pak ini status Gunung Dukono ini kan waspada level 2 sudah sejak tahun 2008 kalau nggak salah Pak.
04:13Dan harusnya, harusnya kan memang pengawasannya itu di sana itu akan lebih tertib gitu Pak
04:22untuk mengantisipasi hal-hal yang terjadi seperti saat ini.
04:27Dan mungkin mitigasi ke depan Pak akan seperti apa?
04:31Iya, jadi sebenarnya status Gunung Dukono itu selalu berubah-berubah karena intensitas Gunung Dukono itu
04:43pada masa-masa tertentu memang tidak ada sama sekali aktivitas erupsi yang terjadi
04:50atau ada erupsi tapi kemudian pada skala yang sangat rendah dan pada masa-masa tertentu
04:56statusnya ini sering berubah-ubah.
04:58Nah nanti kemarin terakhir ini karena intensitasnya tinggi kemudian
05:02BPMG menetapkan pada status 2.
05:07Nah memang kita ke depan tentunya akan berkoordinasi dengan semua stakeholder di Halmara Utara
05:16baik itu TNI, OLRI, BPMG maupun Sarnas untuk kita melakukan edukasi terhadap masyarakat.
05:27Nah memang ini kita kalau masyarakat lokal sampai hari ini kan tidak pernah terjadi sesuatu
05:32karena mereka sudah menyadari itu.
05:35Tapi kadang-kadang masyarakat yang dari luar dengan pemandu-pemandu yang juga kemudian
05:42semacam open trip yang tidak memiliki sensib dan sebagainya
05:45nah ini mengarahkan orang-orang yang dari luar yang tidak tahu apa-apa
05:48sehingga kemudian mereka juga terbawa sampai ke puncak gunung.
05:54Pak tadi ada mengatakan Pak Pit bahwa memang dari 2008 itu statusnya waspada level 2
06:00tapi untuk erupsinya itu kadang terjadi, kadang tidak.
06:04Apakah selama ini koordinasinya itu ada kendala atau seperti apa Pak?
06:08Koordinasi dengan BPMG untuk mengantisipasi hal yang terjadi Pak?
06:12Sebenarnya sepanjang ini tidak ada kendala yang terjadi
06:17karena setiap kali perubahan status di Gunung Api Dukono
06:22itu BPMG selalu menyampaikan laporan kepada pemerintah daerah
06:27untuk pemerintah daerah melakukan warning terhadap masyarakat yang akan berkunjung ke sana.
06:33Terakhir Pak Pit, imbuan Pak Pit pasca erupsi ini dan mengibatkan korban jiwa ini
06:41kan ada imbuan untuk tidak mendekat sejauh 4 km Pak Pit.
06:50Iya, jadi tentunya yang pertama selaku pemerintah daerah berharap bahwa ini
06:56kejadian yang pertama dan yang terakhir.
07:00Nah dan karena itu pemerintah daerah akan segera melakukan langkah-langkah
07:05koordinasi dengan semua stakeholder yang ada di Halmara Utara.
07:09Kemudian kita juga akan segera melakukan sosialisasi lebih jauh lagi
07:13lewat media-media elektronik maupun media-media sosial
07:18dan kemudian kita juga akan segera memasang tanda-tanda
07:22tanda-tanda larangan pada setiap
07:26kita ada lima pos ke sana, ada pos pertama, ada pos kedua, ketiga, empat, sampai kelima.
07:31Karena jarak dari desa terdekat itu, dari pos itu, 11,2 km.
07:38Cukup jauh dan sebenarnya lokasi sampai ke puncak gunung itu
07:43itu cukup sulit, cukup sulit, cukup rata sebenarnya.
07:49Sehingga kadang-kadang kalau orang-orang yang tidak biasa tidak bisa sampai ke sana.
07:53Ya baik artinya intinya saat ini penutupan telah berlangsung
07:57dan masyarakat diharapkan tidak mendekati kawah di sekitar 4 km dari kawah gunung.
08:04Terima kasih.
08:04Pak Pithen Babua, Bupati Almaira Utara telah bergabung bersama kami di Kumpas Malam.
08:09Terima kasih Pak, selamat malam.
Komentar