Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 menit yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/05/08/174532/dedi-congor-kabur-dari-wartawan-usai-diperiksa-kasus-bea-cukai-kpk-ada-dugaan-terima-uang

Mantan Kepala Bea Cukai Marunda, Ahmad Dedi alias Dedi Congor, menjadi sorotan usai diperiksa KPK terkait dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai. Setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Dedi terlihat menghindari wartawan dan berlari meninggalkan lokasi tanpa memberikan pernyataan apa pun.

KPK mengungkap adanya dugaan penerimaan uang dalam pengurusan impor barang yang melibatkan sejumlah pejabat Bea Cukai dan perusahaan kargo. Penyidik kini masih mendalami aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus yang terus berkembang ini.

Bagaimana kronologi pemeriksaan Dedi Congor? Mengapa ia memilih kabur dari kejaran wartawan? Simak laporan lengkapnya dalam video berikut.

Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Usai diperiksa kasus korupsi Bea Cukai, Deddy Congor kabur dari wartawan.
00:05Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa mantan Kepala Kantor Bea Cukai Marunda Ahmad Deddy alias Deddy Congor pada Jumat 8 Mei
00:142026.
00:16Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi dalam pengurusan impor barang di
00:24lingkungan Direkturat Jenderal Bea dan Cukai.
00:26Usai menjalani pemeriksaan, Deddy Congor menjadi sorotan karena memilih menghindari wartawan yang sudah menunggu di lokasi.
00:34Ia terlihat berlari meninggalkan Gedung KPK dan enggan memberikan komentar sedikitpun kepada awak media.
00:41Ngomong tersebut langsung menarik perhatian karena terjadi di tengah penyidikan kasus korupsi yang sedang ditebang.
00:54Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik sedang mendalami dugaan penerimaan uang dari perusahaan kargo PT Blue Ray Cargo kepada
01:04sejumlah pejabat Bea Cukai.
01:06Dugaan itu berkaitan dengan pengurusan impor barang dan Bea Masuk.
01:10KPK juga menduga Ahmad Deddy menerima aliran dana dalam perusahaan tersebut meski jumlah uang yang diterima belum diungkap ke publik.
01:18Kasus ini sendiri merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan KPK di lingkungan Direkturat Jenderal Bea dan Cukai pada Februari 2026
01:27lalu.
01:27Dalam perkara tersebut, sejumlah pejabat Bea Cukai telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan suap dan gratifikasi impor barang.
01:36Penyidik kini terus menelusuri aliran dana dan keterlibatan pihak lain melalui pemeriksaan saksi hingga fakta-fakta persidangan.
Komentar

Dianjurkan