Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri bersama pihak Imigrasi terus mengembangkan kasus pengungkapan praktik judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Dalam perkembangan terbaru, ratusan warga negara asing yang diamankan akan dititipkan ke rumah detensi imigrasi.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra mengatakan, dari total 321 pelaku yang diamankan, sebanyak 320 orang akan dititipkan di dua lokasi rumah detensi imigrasi, yakni di Kuningan dan Jakarta Barat.

Sementara satu orang lainnya tetap dibawa ke Bareskrim Polri untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

"Terhadap 321 pelaku yang akan kami titipkan, 320 karena mereka adalah WNA, satu orang tetap kita bawa ke Bareskrim," ujar Brigjen Wira.

Dari total pelaku yang diamankan, sebanyak 228 orang berjenis kelamin laki-laki dan 96 perempuan.

Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk menentukan pihak-pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Brigjen Wira, para pelaku yang nantinya ditetapkan sebagai tersangka akan diproses secara pidana hingga ke persidangan.

Bareskrim juga akan menelusuri aliran dana dalam kasus tersebut, termasuk pihak sponsor maupun pihak yang mendatangkan para pelaku ke Indonesia.

Polisi turut mendalami siapa saja yang menyewakan tempat serta menyediakan sarana dan prasarana operasional praktik judi online tersebut.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/668050/full-polisi-rilis-320-wna-1-wni-kasus-judol-hayam-wuruk-alasan-dititip-ke-detensi-imigrasi
Transkrip
00:00Terima kasih.
00:40Terima kasih.
01:07Terima kasih.
01:34Terima kasih.
01:50Terima kasih.
01:51Terima kasih.
02:03Terima kasih.
02:12Terima kasih.
02:24Terima kasih.
02:28Terima kasih.
02:34Terima kasih.
02:35Terima kasih.
02:37Terima kasih.
02:46Terima kasih.
02:55Terima kasih.
03:05Terima kasih.
03:13Terima kasih.
03:22Terima kasih.
03:35Terima kasih.
03:37Terima kasih.
03:38Terima kasih.
03:41Terima kasih.
03:50Terima kasih.
03:58Terima kasih.
04:01Terima kasih.
04:12Terima kasih.
04:19Terima kasih.
04:29Terima kasih.
04:34Terima kasih.
04:47Terima kasih.
04:51Terima kasih.
04:58Terima kasih.
05:04Terima kasih.
05:06Terima kasih.
05:10Terima kasih.
05:18Terima kasih.
05:23Terima kasih.
05:30Terima kasih.
05:32keimigrasian dan tindak bidana
05:34keimigrasian
05:38kami juga akan melakukan
05:40penelusuran terkait dengan
05:41sponsor penjamin
05:44warga negara asing ini
05:46untuk berada di Indonesia
05:47mungkin sekian dari saya
05:50yang dapat saya sampaikan sementara
05:52terkait dengan pengembangan kasus
05:53pengungkapan 320 warga negara asing
05:58rekan-rekan sekalian
06:00mungkin sebagai tambahan
06:01bahwa kami
06:03dari Kepolisian Negara Rebunuh Indonesia
06:05memiliki komitmen
06:08untuk melakukan
06:10pemberantasan terhadap
06:11tidak bidana perjudian
06:13baik itu perjudian
06:16online maupun
06:17perjudian konvensional
06:19karena hal ini
06:21sangat merugikan masyarakat
06:23dan dapat merugikan
06:25ekonomi negara
06:28kemudian
06:29yang tidak akan penting
06:30dengan pengungkapan ini
06:33diharapkan
06:34jangan sampai Indonesia ini
06:37menjadi tempat bagi
06:39sarang judi online
06:40ini sebagai komitmen
06:42daripada kami
06:43mungkin
06:45cukup sekian
06:47kami akhiri
06:49wilayah topik walidaya
06:51wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
06:54terima kasih
06:55satu orang
06:56satu orang ini WNI pak
06:59WNI
07:00jadi setelah kita lakukan pemeriksaan
07:02kemarin ternyata ada satu orang WNI
07:04yaitu warga
07:06di Jakarta sini
07:07tapi
07:08yang bersangkutan adalah
07:10mantan
07:12ataupun pernah
07:13bekerja di Kamboja
07:14jadi datang sini juga
07:16bekerja di sini lagi
07:20320
07:25nanti akan kita
07:26dalami lebih lanjut ya
07:27karena ini kan
07:27kita masih konsentrasi
07:29ini jumlahnya juga banyak
07:30karena 320
07:31kami tadi sudah sampaikan
07:33kita akan tetap
07:34melakukan penderalaman
07:35dan pengembangan
07:35terhadap
07:36kasus ini
07:36jadi tidak berhenti sampai di sini
07:41nanti akan
07:41nah ini masih penusuran lagi mas
07:44pendalaman
07:44ya
07:45monwaktu ya
07:46karena kita juga masih
07:47koordinasi baik dengan
07:49PPATK
07:50mungkin maupun
07:51stakeholder terkait lainnya
07:55ya
07:58belum tahu
07:59nanti kan kami masih akan
08:00kita dalam ini dilanjut
08:01ya
08:02karena kita masih melakukan
08:03analisis terhadap
08:06komputer dan lain sebagainya
08:07ataupun device-device lainnya
08:11sementara itu dulu mas
08:13yang 320
08:13nanti akan kita kembangkan
08:15lebih lanjut ya
08:16cukup ya
08:19cukup
08:20ada macam-macam
08:21ada yang telemarketing
08:22ada customer service
08:23ada juga yang
08:24bagian admin
08:25termasuk yang menampung
08:28peran BNI
08:29masih akan kita cek kembali
08:31tapi yang pasti dia
08:32customer service
08:33untuk sementara
08:35ya cukup ya
08:36cukup ya
08:36terima kasih
08:44Arief Ekaryanto
08:46Kasudit Pengawasan
08:47Keimigrasian
08:48Arief Ekaryanto
08:49Kasudit Pengawasan
08:50Keimigrasian
08:50terima kasih
09:10yang ditangkap di Jalan Hayamuruk, Jakarta
09:14Polisi
09:15Polisi
Komentar

Dianjurkan