Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 11 jam yang lalu
KOMPAS.TV - Presiden RI Prabowo Subianto menyebut Indonesia berada dalam kondisi yang kuat di tengah situasi global yang tak menentu, terutama di sekor ekonomi dan pangan.

Menurut Prabowo, sejumlah negara saat ini tengah menghadapi tekanan dan kepanikan akibat krisis pangan global.

"Kita berada dalam keadaan kuat, banyak negara panik kita tidak panik, kita sudah swasembada pangan," ujar Prabowo saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).

Baca Juga Presiden Prabowo Tak Mau Kapal Asing Ambil Ikan di Laut RI: Akan Beri 1.582 Kapal Nelayan di https://www.kompas.tv/nasional/667964/presiden-prabowo-tak-mau-kapal-asing-ambil-ikan-di-laut-ri-akan-beri-1-582-kapal-nelayan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667997/sebut-banyak-negara-panik-prabowo-indonesia-tidak-sudah-swasembada-pangan
Transkrip
00:00Karena itu, pemerintah yang saya pimpin, kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan.
00:16Istilah kita sekarang adalah ekonomi biru, ekonomi laut biru.
00:28The Blue Ocean Economy.
00:31Blue Ocean Economy ini adalah sangat penting, ini adalah karuniah yang maha kuasa, kita harus bersyukur dan kita harus sekarang
00:45besar-besaran investasi.
00:48Jadi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Pak Terenggono, Pak Sakti Wahyu Terenggono, ikut saya.
01:00Tadi kita dari Miangas, kita akan segera bangun juga desa nelayan di situ.
01:05Juga saya ditemenin Menteri Luar Negeri, kita baru saja dari Filipina, menghadiri KTT ASEAN.
01:16Kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah suasembada pangan, sudah suasembada beras, suasembada jagung, suasembada banyak sekali kita.
01:35Kita sekarang tidak perlu import lagi pangan dari luar.
01:43Dan para nelayan yang punya jasa besar dan kita ingin memperkuat peran para nelayan kita.
01:54Kita hari, tahun ini kita akan bangun, kita akan resmikan desa nelayan, kampung nelayan seperti ini.
02:03Jadi, totalnya tahun ini 1.386.
02:11Dan tahun depan kita akan bangun lagi.
02:15Berapa tahun depan?
02:161.000.
02:18Dan seterusnya kita akan bangun tiap tahun 1.000, 1.000, 1.000.
02:24Kita seluruh Indonesia punya 12.000 desa nelayan.
02:33Ini pekerjaan besar, tapi kita bangsa yang berani.
02:40Saya sering diejek Prabowo ini, ini Prabowo itu, tapi saya tidak ragu-ragu.
02:46Untuk rakyat kita tidak ragu-ragu.
02:53Kita berada di jalan yang benar.
02:56Rakyat kita harus sejahtera.
02:59Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera.
03:02Saya ingin senyum tiap hari.
03:04Karena penghasilannya baik.
03:10Kita akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan.
03:19Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu.
03:25Nanti bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin kooperasi.
03:31Nanti akan diatur, apakah 30 nelayan 1 kooperasi atau 30, nanti kita beri kapal.
03:41Kapal ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada yang kapal-kapal besar.
03:47Kita ingin, bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita.
03:54Kita ingin rakyat kita yang mengambil.
04:00Ya, terima kasih.
04:02Cukup ya dari saya.
04:03Cukup?
04:07Lagi.
04:08Lagi.
04:13Lagi.
04:14Lagi.
04:15Lanjut.
04:17Lanjut.
04:18Apa lagi yang bisa bicara?
04:23Hah?
04:27Bagaimana di
04:28Gurun Talu
04:31MBG sudah ada di sekolah-sekolah?
04:34Sudah?
04:36Hah?
04:37Hah?
04:39Ada yang belum?
04:42Ada yang belum?
04:44Iya, nanti yang belum dicatat ya.
04:47Segera kita, kita segera.
04:52Pokoknya tahun ini
04:54Semua sekolah
04:56Yang merasa perlu
04:58Akan kita berikan MBG
05:01Semuanya
05:04Yang tidak perlu, gak apa-apa
05:06Iya, kan?
05:07Iya, kan?
05:09Kalau anak-anak orang kaya, gak perlu, gak apa-apa
05:13Benar
05:14Iya, kan?
05:15Gak dipaksa
05:16Tapi
05:18Kita ingin anak-anak kita
05:20Kuat
05:21Kita ingin anak-anak kita semangat
05:23Kita ingin anak-anak kita
05:26Pinter
05:28Kita ingin anak-anak rajin belajar
05:30Harus
05:32Betul?
05:34Betul
05:35Gimana
05:35Wali kota, bupati
05:36Sekolah-sekolah di Gurun Talu
05:39Sudah terima layar
05:40Layar pinter
05:42Sudah?
05:43Iya
05:45Satu
05:46Tapi mulai tahun ini
05:48Tiap sekolah akan terima tiga
05:54Berarti
05:55Saya berharap
05:57Akhir tahun ini
05:58Tiap sekolah
06:00Sudah ada empat ruang kelas
06:02Yang ada layar
06:04Yang disebut layar pinter
06:07Karena dia memang pinter
06:09Kita bisa gunakan interaktif
06:11Tahun depan kita tambah lagi
06:14Nantinya semua ruang kelas
06:16Akan punya layar-layar pinter itu
06:19Saudara-saudara
06:22Yang nantinya
06:23Guru-guru di tempat yang sulit
06:26Dia bisa dibantu dari pusat
06:29Pelajarannya
06:32Tambahan
06:34Silabusnya
06:36Bantuan-bantuan
06:37Bahan
06:38Kita bisa langsung
06:40Waktu
06:41Yang
06:42Real
06:43Real time
06:44Kita akan
06:45Bisa
06:46Dan kita bisa monitor
06:48Semua kelas
06:49Di seluruh Indonesia
06:49Bisa kita monitor
06:51Dari Jakarta
06:53Jadi kalau ada guru-guru
06:56Yang gak masuk
06:57Kita bisa lihat
06:58Mana guru yang tidak masuk
07:01Pada kali itu
07:05Ya
07:06Pendidikan sangat penting
07:08Untuk anak-anak kita
07:10Kita akan
07:11Bangun seluruh negara
07:13Kita berada dalam keadaan kuat
07:16Banyak negara panik
07:18Kita tidak panik
07:18Kita sudah
07:20Suasem pada pangan
07:21Dan sebentar lagi
07:23Kita
07:24Suasem pada
07:25BBM
07:26Kita tidak akan import
07:28BBM lagi
07:29Saudara-saudara
07:30Kita
07:33Bangsa yang kaya
07:34Tapi yang penting
07:36Sekarang
07:36Kekayaan
07:37Harus
07:38Bisa
07:39Kita
07:41Kuasai
07:42Harus bisa
07:43Kita
07:43Kelola dengan baik
07:45Ya
07:46Kalau kita malas
07:47Kalau
07:49Pemimpin-pemimpinnya
07:50Tidak jujur
07:52Atau
07:53Seenaknya
07:54Maka
07:55Kekayaan kita
07:56Akan diambil
07:57Oleh bangsa-bangsa lain
07:59Saudara-saudara
08:00Saya kira itu dari saya
08:02Terima kasih
08:03Atas
08:04Bantuan dan semangat
08:06Saudara-saudara
08:07Terima kasih atas penerimaan
08:08Saudara-saudara
08:09Kepada saya
08:09Terima kasih atas penerimaan
08:10Terima kasih atas penerimaan
08:12Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan