00:00Berharap memperbaiki nasib, justru berujung duka.
00:02Seorang warga asal Binjai, Sumatera Utara, nekat merantau ke Kamboja
00:06demi keluar dari himpitan ekonomi.
00:08Namun naas, ia justru meninggal di negeri orang.
00:11Jenasahnya kini belum bisa dipulangkan.
00:16Di sebuah rumah kontrakan sederhana di Binjai, Sumatera Utara,
00:21Kiki Teresia Ginting hanya bisa menghala nafas,
00:24menantikan kabar kepastian jenasa suaminya,
00:27Rashdi Fauzi bisa segera dibawa ke tanah air.
00:32Kiki kembali mengenang bagaimana perjuangan suaminya tersebut
00:35untuk bisa membawa keluarga keluar dari himpitan ekonomi.
00:40Fauzi memutuskan menerima tawaran kerja di sebuah perusahaan skam di Kamboja
00:44karena sulit mendapatkan pekerjaan di kampung halaman.
00:48Fauzi sempat diminta pulang oleh keluarga
00:51usai ramai razia perusahaan skam di Kamboja.
00:54Namun ia menunda kepulangan karena menantikan bonus dari perusahaan.
01:00Dalam penantian itulah, tekanan pada Fauzi muncul
01:03karena bonus yang ia tunggu dibawa kabur oknum perusahaan.
01:07Fauzi sakit hingga meninggal dunia di Kamboja.
01:12Dia tetap kekeh, dia nunggu bonus dia untuk dia pulang.
01:16Mungkin untuk kami yang kondisi ekonominya di bawah 30 juta itu kan uang besar kan bang.
01:22Ya udah, jadi dia nunggu itu rupanya mungkin gak jadi larikan sama mungkin atasan dia.
01:26Bukan bos, tapi atasan dia melarikan.
01:28Trash, dia gak makan-makan, dikasih makan temannya dia gak mau.
01:32Kini, keluarga berharap pemerintah bisa membantu kepulangan jenazah Fauzi ke tanah air
01:38agar bisa dimakamkan di kampung halaman.
01:41Kisah yang menimpa Rashidi Fauzi di Binjai ini akan menjadi pengingat
01:45banyaknya WNI yang tergiur untuk bekerja di luar negeri.
01:49Padahal, tawaran tersebut merupakan indikasi penipuan perusahaan skam.
01:54Bukan hanya tertipu, mayoritas dari korban juga akan sulit untuk kembali ke tanah air.
02:00Dedi Zulkifli Tarikan, Kompas TV, Binjai, Sumatra Utara
Komentar