00:00Bagaimana komitmen Amerika Serikat dan Iran segera akhiri perang?
00:03Kita akan bahas bersama dengan pakar hubungan internasional Presiden Universiti,
00:08Tegu Reza Shah.
00:09Selamat malam, Pak Reza.
00:12Selamat malam, salam dari Presiden Universiti.
00:14Pak Reza, jadi bagaimana Anda melihat peluang nyata tercapainya kesepakatan damai
00:18antara Iran dan Amerika Serikat saat ini?
00:22Kans untuk itu ada ya.
00:24Terutama sekali Pakistan saat ini bekerja keras
00:27agar Amerika Serikat dan Iran itu mencapai kesepakatan
00:31itu menjelang keberangkatan Donald Trump ke Cina.
00:34Itu sekitar tanggal 14 atau 15 bulan ini ya.
00:37Kemudian juga Pakistan memiliki keyakinan tersendiri
00:40karena Pakistan mengatakan isu-isu kedua negara itu sudah terselesaikan sekitar 80 persen.
00:47Walaupun nanti urusan nuklir itu masih menjadi istilahnya bottleneck, itu kendala ya.
00:53Kemudian dikatakan juga oleh Pakistan,
00:55walaupun kedua negara itu sudah mendekati 80 persen tiket setuju,
00:59tapi urusan nuklir itu masih ngotot mereka.
01:02Kemudian juga Pakistan kita perhatikan sudah bekerja keras
01:08agar tercipta satu jalan tengah.
01:10Kemudian pada saat yang sama informasi juga masih samar-samar.
01:13Misalnya kita belum mendapat statement resmi dari pemerintah Iran
01:17perihal siapa delegasi mereka yang akan datang ke Pakistan ke depan.
01:21Setidaknya dunia sudah bisa menduga-duga yang akan datang adalah
01:24Menteri Luar Negeri Iran Abbas Archi
01:27dan Ketua DPR Iran adalah Mohamed Bagir Ghalibaf.
01:31Kemudian juga kita perhatikan sudah ada prakondisi.
01:34Ini yang menarik ya.
01:36Dimana Amerika Serikat sudah mulai bisa berbicara bahwa
01:41nuklir itu kita bahasnya belakangan.
01:43Kemudian kita juga mendapat informasi bahwa
01:48Operation Freedom itu akan dikurangi, dibatasi, ataupun dibatalkan.
01:54Ini masih berbicara.
01:57Tapi sebelumnya Trump ini menyampaikan beberapa tekanan ke Iran
02:01bahkan bilang Iran harus mengibarkan bendera putih.
02:05Bagaimana Anda melihat ruang kompromi
02:07di tengah kompleksitas syarat yang diajukan Ayas dan juga Iran
02:10jika masih ada tekanan yang muncul di permukaan?
02:14Itu memang biasa Donald Trump itu menekan
02:17kemudian pada saat yang sama membuat statement yang membingungkan.
02:20Saya berpikir ini kira-kira sama dengan campurus hari ini.
02:23Pagi, pagi beda, siang lain lagi, malam lain lagi.
02:26Kemudian pada saat berbicara dia menggunakan sumber-sumber referensi
02:29misalnya Twitter, kemudian referensi White House,
02:32kemudian nanti didukung oleh State Department dan juga oleh Pentagon.
02:36Kalau saya bisa melacak sebulan terakhir ya,
02:39itu tanggal 15 Maret, itu Amerika Serikat mengatakan
02:42Iran itu hanya punya waktu 48 jam,
02:46jika tidak maka neraka akan menimpa mereka.
02:48Kemudian diulangi lagi 13 hari kemudian,
02:51Iran memiliki waktu 72 jam,
02:53kalau tidak neraka akan menimpa mereka.
02:55Jadi kata-kata kunci jam dan neraka itu selalu dikatakan
02:58terus-menerus oleh Donald Trump.
03:00Dikatakan lagi bisa tanggal 4 April,
03:01kemudian dikatakan tanggal 5 April,
03:0415 April, dan hari ini juga.
03:06Hari ini Donald Trump mengatakan,
03:07Iran hanya memiliki waktu 24 jam,
03:09jika tidak maka neraka akan menimpa mereka.
03:11Jadi, inflasi statement dari Donald Trump itu membingungkan,
03:15tapi membuat Iran makin percaya diri bahwa
03:17perundingan oke, siap, tapi juga pelatuk tetap dipegang.
03:20Jadi, pernyataan sikap Donald Trump itu secara tidak langsung
03:24bisa mengarah pada pengakhiri perang?
03:29Kita tidak pernah tahu ya,
03:31cara pandang seseorang yang punya mengidap
03:33narsisistik personality disorder.
03:35Dia tidak, seringkali tidak mendengar siapapun,
03:39bahkan jenderal-jenderalnya pun seringkali tidak dihiraukan.
03:42Dia lebih percaya kepada headset,
03:44kemudian dia seringkali juga menafikan statement dari
03:47peringatan dari jenderal-jenderal yang sudah dia pecat.
03:50Misalnya, kepala staf gabungan,
03:52mantan menteri pertahanan,
03:54dan juga kepala staf angkatan udara,
03:56kepala staf angkatan laut.
03:57Jadi, Donald Trump ini ingin menang sendiri.
03:59Cuma untungnya sekarang,
04:01kalangan-kalangan Pentagon itu sudah sangat berhati-hati.
04:03Mereka tidak sembarangan memberikan informasi
04:05perihal nuklir kepada Donald Trump.
04:08Mungkin nuklir soal Iran,
04:09mereka kasih tahu sudah berapa persen uranium.
04:11Tapi bagaimana cara meledakkan nuklir dari Amerika Serikat,
04:15itu yang tidak dibagikan.
04:16Kalian ada prosedur.
04:17Mereka menggunakan istilah biskuit.
04:18Biskuit atau ada kata-kata kunci
04:21yang hanya bisa digunakan oleh seorang presiden,
04:23nanti didukung oleh Menteri Pertahanan
04:26dan juga kepala staf gabungan.
04:27Oke.
04:28Tadi Anda beberapa kali menyinggung soal,
04:30tampaknya Iran merespons positif
04:32soal proposal yang diajukan oleh AIS dan juga Iran.
04:36Ada kan celah positif di sini.
04:38Apakah artinya distrust selama ini yang terbangun
04:41antara AIS dan juga Iran
04:42perlahan sudah mulai terbongkar?
04:44Sudah mulai bisa dipecahkan?
04:49Diperkirakan begitu ya.
04:50Walaupun memang informasi sangat samar-samar saat ini ya.
04:54Misalnya di kalangan barat itu menilai
04:56di kalangan Iran itu terjadi perpecahan
04:58antara presiden dengan kepala,
05:00dengan pimpinan dari Iranian Revolution Guard Corps.
05:05Kemudian juga dikatakan bahwa ada persaingan juga
05:09yang melibatkan pimpinan tertinggi.
05:11Tapi ini kan isu yang dibuatkan.
05:14Bagi pihak Iran, kami tetap bersatu.
05:16Pihak-pihak yang pertanyakan kami lelah itu adalah
05:18sebenarnya mereka sendiri yang lelah.
05:20Tapi untuk itu saya perhatikan,
05:22untuk suatu negosiasi,
05:23memang diperlukan suatu rumus,
05:25civis pacem, parabelum.
05:26Siapapun yang ingin damai harus siap untuk perang.
05:29Dan tak hanya Iran mengatakan,
05:30kami setiap untuk perang jangka panjang
05:31dan Amerika Serikat.
05:32Karena mereka tahu persis,
05:34pada saat mereka melepaskan peluru kendali,
05:37pada saat yang sama peluru kendali itu
05:38sedang dibuat di berbagai kota
05:40di bawah tanah di Iran.
05:41Dan mereka juga sudah mengetahui persis,
05:43stok Amerika Serikat sudah sangat menurun.
05:46Dan untuk mendatakan stok itu perlu waktu.
05:48Dan membuat stok di daerah
05:51military industrial kompleks Amerika Serikat
05:53juga perlu waktu.
05:54Kalau Anda melihat strategi yang disiapkan
05:57oleh Amerika Serikat,
05:58bagaimana jika negosiasi gagal?
06:01Apa yang disiapkan seorang Donald Trump?
06:03Yang akan disiapkan oleh Donald Trump itu
06:06pertama adalah melakukan destabilisasi Iran.
06:08Saat ini mereka sudah berhasil,
06:10konon menurut Amerika Serikat,
06:11menjadikan mata uang Iran itu sangat lemah.
06:14Bahkan sudah lemah lebih dari 30% per minggu ini.
06:19Itu yang pertama.
06:19Diharapkan dengan ini akan terjadi
06:21demonstrasi besar-besaran di Iran.
06:23Kemudian pada saat yang sama
06:25tercipta ketidakpuasan dari
06:27personil-personil angkatan bersenjata Iran
06:29dan juga pasukan Garde Revolusi
06:31karena gaji mereka terlambat.
06:33Oke.
06:33Yang selanjutnya yang akan mereka lakukan adalah
06:35secara sistematis menyerang
06:37basis-basis strategis Iran.
06:39Misalnya pusat refinasi,
06:41kemudian refinery,
06:43kemudian pangkalan angkatan laut,
06:44pangkalan angkatan udara,
06:45dan juga kemungkinan mereka akan mengganggu
06:49wilayah perbatasan Iran yang sangat panjang
06:51di Barat Timur, Utara, Selatan
06:53sehingga terjadi gejolak
06:54di mana pemerintah Iran
06:55tanpa sadar melakukan
06:58basmian
06:59dan ini akan mengundang
07:00aksi dari dunia
07:01sama responsi.
07:02Kalau sebaliknya,
07:04Pak Reza, sebaliknya bagaimana
07:05nantinya responsi Iran
07:06jika negosiasi gagal,
07:08bagaimana kekuatan militer mereka?
07:11Kekuatan militer Iran itu
07:12sangat misterius ya.
07:14Yang jelas mereka sangat percaya diri
07:15bahwa mereka sudah berhasil
07:16menghancurkan bukan hanya
07:17pangkalan-pangkalan Amerika Serikat
07:19yang ada di Timur Tengah,
07:20tapi juga perangkat-perangkat
07:23militer itu sendiri sudah dihancurkan.
07:25Bahkan yang saat ini tersembunyi
07:27di bawah tanah itu
07:27konon sudah banyak tidak berfungsi.
07:29Pasawat tempur sudah tidak,
07:30banyak pasawat tempur tidak berfungsi,
07:32helikopter serang tidak berfungsi,
07:34kemudian perangkat-perangkat
07:35buat
07:36buat
07:38buat
07:39buat
07:41rangkat-perangkat
07:42buat amunisi
07:43buat amunisi
07:45amunisi angkatan udara juga
07:47tidak
07:47banyak yang tidak berfungsi
07:49dan juga
07:49yang kita
07:51harus kaji
07:52lebih lanjut adalah
07:53banyak
07:54banyak personil-personil Amerika Serikat
07:57yang sudah
07:57mengidap
07:58ini
07:59penyakit-penyakit saraf
08:01dan mereka banyak yang
08:03dikembalikan ke wilayah mereka
08:04apalagi mereka melihat
08:06keluarga mereka juga
08:07sangat menguatirkan
08:08nasib mereka di luar negeri.
08:09Semoga ada
08:11pesan
08:11damai yang bisa
08:12segera tercapai
08:13yang saat ini
08:14tengah diupayakan oleh
08:15Pakistan tentu dalam
08:16beberapa hari
08:17atau pekan ke depan.
08:18Terima kasih
08:18Pakar Hubungan Internasional
08:20Presiden University
08:21Teguh Reza Shah
08:22telah menyampaikan
08:23pandangannya di program
08:24Kepas Malam hari ini.
Komentar